This is me....

Senin, Juli 08, 2013

My girl is ex gangster (part 3)

"barang saya masih ada yang kurang: baju anti peluru"
Min ho kembali berdiri,"baju anti peluru anda robek dibagian leher dan belikat...kena tertembus peluru..ini"
dia berikan kepada Min Hyo
Min Hyo melihat lubang pada sisi pundak baju anti pelurunya,"ah...rusak lagi..aku pikir ini yang paling baik..ternyata bukan"
dia kembali bertanya pada min ho sambil melihat-lihat bajunya yang dia pantulkan ke lampu "jadi..yang copot baju saya siapa..bukan dokter kan??"
Min ho senyum,"bukan...tapi suster..kenapa?"
Min hyo menoleh padanya,"dor... ini kalau sampai dokter tahu badan saya,"sambil menodongkan senpi peluru kosong
Min ho terbelalak kaget

 
Min hyo santai,"gak ada pelurunya, dokter..habis tadi,haaahhh..."keluhnya
Min ho,"bercandanya tidak lucu,Miss"

"saya telpon ayah dulu"
"yah,ayah..aku ada di RS di jalan Daiyang..papa cepat kirim anak-anak kesini...aku yakin metalic dragon akan menyerbu RS ini...kirim segera"

Min ho panik,"haruskah saya telp polisi?"
MIn hyo senyum,"polisi gak berguna, dok.... "

Waktu menunjukkan pukul 4 pagi..
"dok..saya harus bayar semua,pinjam kamarnya untuk ganti baju..saya pinjam kaus dokter ya"
dia menuju rak gantung, dilihatnya ada beberapa kaus putih Min ho di hanger

Min ho,"eh eeh..saya keluar ruangan dulu"
Min hyo membelakangi Min ho,"gantinya begini...dasar dokter banci"
lantas dia melihat lukanya sendiri,"aduh sakit sekali..sepertinya tulang belikatku retak..ini perban dan pembalutnya bisa tahan sampai berapa lama??"
Min ho menjawab dengan membelakangi,"harus ganti kurang dari 12 jam..agar efek antibiotiknya tidak berkurang karena takut masih ada kuman akibat peluru"

Lantas Min Hyo memakai kaus punya Min ho,"sudah, dok..boleh balik ke sini lagi"
Min ho,"apa serius kamu gangster??saya tidak ingin RS ini terbawa masalah"
Min hyo duduk lagi sambil lihat-lihat sisa peluru di kantongnya,"ah..cuma 1 magasin lagi...payah..harus hemat"
Lalu dia senyum pada Min ho,"dokter... polisi bisa apa?? dari kecil aku sudah berurusan dengan dunia hitam..dari 12 tahun.. polisi bisa apa??papa yang akan melobi polisi agar daerah ini aman"

Min ho berfikir keras,"jangan pernah libatkan..karena kami hanya orang-orang netral"
"tenang, dok...aku janji"
dan janji Min Hyo tidak terbukti... dari ruangan Min Ho terdengar suara tembakan dari jauh

"gawat....pasti itu bukan anak-anaknya ayah", Min Hyo mengintip
"Brak!!" tiba-tiba pintu dibuka oleh orang yang gak dikenal..
Min Hyo menarik tangan Min Ho memaksa keluar ruangan
"dokter ikuti saja perintahku,"katanya dengan sedikit berbisik

"Dokter...tolong saya",ujar suster yang diancam dengan todongan senjata dibalik badannya itu
Min hyo teriak,"Suster itu bukan urusan kamu.. urusan mu dengan ku,"sambil mengacungkan juga senpi colt nya

"Lepaskan dia...aku tidak suka ada korban dari medis..mereka tidak salah,"
Lelaki itu menjawab,"mau medis, mau robot.. itu bukan urusan ku"
Sementara tiga lelaki yang lain menyusul masuk


Min Hyo sudah setengah terpojok,"aduh mampus... peluru tinggal 6, harus hemat..di depanku ada empat orang..cuma dua yang harus miss"
Lantas dia melihat bahwa nyawa suster juga penting untuk diselamatkan...dia melihat di depannya ada keset alas kaki..
Lantas dia melemparkan keset yang banyak debunya itu tepat ke muka lelaki yang menodong suster
Slasshhhh.......... keset terlempar tepat ke muka cowok yang ingin menembak suster
"TIARAP,SUSTER!!", teriak Min hyo.. suster pun lantas tiarap dan tiga cowok lain berusaha menembak Min Hyo..tetapi sudah kalah cepat

"dor..dor..dor..dor!!", empat jatuh sekaligus

"kabur, dok.. ayo kita kabur!!"
Min Hyo dengan wajah masih pucat dan masih sedikit meringis mencoba menyuruh Min ho kabur
"Mana jalan belakang dokter..dokter punya mobil kan??lari lebih dulu,dok..saya menyusul"

"Tapi,miss...",min ho malah panik

"LARI,DOKTER!!Hurry up!"
Min ho pun lari lewat pintu belakang
MIn hyo mengambil kesempatan dengan merebut senpi-senpi para empat cowok yang sudah mulai sekarat.. satu persatu dia tembak mati sekalian
"dor dor dor dor!"suara tembakan ke empat orang itu..mereka mati menggelepar karena langsung ditembak tepat jantung dan kepala oleh Min Hyo
"mampus.. saya tidak suka mencelakai orang gak salah..kalian cuma cecunguk basi Moon Kyo Kyo!"

"cao,suster.. maaf,saya pinjam dokternya", lantas dia menunduk hormat pada suster yang masih stress dan bingung serta bengong

Dia lantas lari menyusul MIn ho yang sudah diparkiran dan sedang memanaskan mobil
"jangan lama-lama..aku yang nyetir"
dia menggeser min ho keluar..
"masuk,dokter..", sambil menodong senpi ke Min ho
"kamu mau bunuh saya?", min ho kaget

"masukkkkkkkkkkkkk!!", min hyo maksa..akhirnya min ho masuk ikut bersamanya
Mereka segera kabur dari RS Daiyang, menuju ke markas tempat dimana perkumpulan White lotus tinggal..
tapi..dibelakang mereka diikuti oleh beberapa mobil

Muka Min Ho sudah sangat panik, dia tidak pernah berfikir akan terjadi hal yang mengerikan

"kamu menyandera saya?", ujarnya pada Min Hyo..mukanya jadi pucat
Min Hyo tersenyum,"menyandera dokter lebih baik daripada dokter mati"

Mobil melaju sangat kencang...memecah paginya kota itu... Min hyo sama sekali tidak memperdulikan kecepatan yang mencapai lebih dari 150km/jam..