This is me....

Tampilkan postingan dengan label Everybody's darling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Everybody's darling. Tampilkan semua postingan

Selasa, Mei 24, 2016

Everybody’s Darling (Part 9: Langit dan Bumi Hanya Dapat Saling Melihat..)

Cerita ini hanya imajinasi saja kok.. jangan dimasukkan ke hati banget...

Minho melanjutkan pekerjaannya setelah 3 hari perayaan pesta kecil kesuksesannya dalam sebuah drama. Drama itu selama diputar disebuah stasiun tv menjadi nomor satu di negeri ini. Memang hal itulah yang ia idam-idamkan.. menjadi seorang aktor ternama, bekerja keras terus menjadi aktor terbaik. Dia semakin memiliki banyak kontrak, bahkan sebelum drama yang lalu selesai ditayangkan.
“benar- benar kamu menjadi seorang aktor nomor satu sekarang, Minho!,” kata sahabatnya sesama aktor, Jong Seol, dengan nada gembira.
“ah.. ini semua juga berkat kamu, chingu..,” balas Minho.

Minggu, September 27, 2015

Everybody’s Darling (Part 8: Kenapa Harus Bersandiwara?)

Cerita ini hanya imajinasi saja kok.. jangan dimasukkan ke hati banget...

Minho menoleh sebentar pada Min Jung dan Hyo Rin yang terlihat justru terkesan akrab walau baru pertama kali jumpa. Ban memang tidak bisa dibohongi, apalagi, dia seorang yang berdekatan darah dengan pemilik manajemen tempat Minho bernaung.
“Lalu.. kamu ingin semua ini tidak berjalan?? Bagaimana nanti dengan karir mu, Minho??,” tanya Ban, serius.
“apa karirku akan berakhir jika tidak menuruti kemauan kalian??,” Minho jadi bertanya balik, mungkin saja dia akan mempertimbangkan. Dia dapat saja melawan, tetapi terkesan pasif.

Jumat, September 04, 2015

Everybody’s Darling (Part 7: Tidak Ada Kisah Cinderella di Dunia Ini)

Cerita ini hanya imajinasi saja kok.. jangan dimasukkan ke hati banget...

Minho memaksa Hyo Rin masuk ke mobilnya, walau cewek itu menolak sekali dan ingin berontak. Hyo Rin cemberut saja sepanjang jalan, tidak tahu, apa yang akan Minho lakukan padanya. Sepanjang jalan menuju sebuah tempat, mereka hanya diam saja, tanpa bicara sepatah katapun.
Tak berapa lama, sampailah mereka ditempat sebuah pusat perbelanjaan merk merk terkenal dari seluruh dunia. Minho keluar dari mobil dan meminta Hyo Rin juga keluar.
Lama cewek itu berpikir, apa akan keluar atau bahkan berlari kabur.

Senin, Agustus 24, 2015

Everybody’s Darling (Part 6: Pacaran Demi Karir?)

Cerita ini hanya imajinasi saja kok.. jangan dimasukkan ke hati banget...

“Roh Min Jung membuatku kesal.. dia seperti membuat isyarat kalau kami bisa saja pacaran lagi,” keluh Minho pada Jong Seol, temannya.
“aku sih... sudah merasa banget sikapnya seperti itu ketika kalian syuting.. kamu masih tidak sadar juga??,” tanya balik sahabat Minho itu.
Minho langsung duduk di kursi yang didepannya banyak koleksi majalah bertumpuk. Dia membuka satu persatu majalah tersebut, percakapan terhenti sejenak.
“tahu kok.. sadar banget,” balas Minho singkat.

Sabtu, April 18, 2015

Everybody’s Darling (Part 5: Aku Masih Belum Mau Pacaran)

Cerita ini hanya imajinasi saja kok.. jangan dimasukkan ke hati banget...

Minho dan Hyo Rin menjalankan aktivitasnya masing-masing. Waktu sudah berlalu semenjak tiga bulan yang lalu, Minho meminta Hyo Rin menjadi pacarnya, tetapi ditolak oleh cewek itu. Hyo Rin merasa dan berfikir, dia sama sekali bukan cewek yang pantas jadi pacar seorang aktor yang mulai terkenal macam Minho.
Minho berusaha menjalankan kegiatan syutingnya yang rencana akan berakhir dalam bulan ke empat. Sepanjang itu, dia tidak ada kontrak apapun selain bermain drama itu. Dia harus full totalitas berperan karena promosi drama ini memang terkesan wah sekali. Sehabis mereka syuting saja, ada saja esoknya Minho harus mengisi talkshow yang menceritakan sedikit perannya di dalam drama tersebut.

Minggu, Februari 01, 2015

Everybody’s Darling (Part 4: Pendaman Rasa Cinta Seorang Aktor)

Cerita ini hanya imajinasi saja kok.. jangan dimasukkan ke hati banget...

Minho kecewa dengan sikap Hyo Rin yang menolaknya sebagai teman spesial alias pacar. Dia pulang dengan perasaan kusut. Sehabis membersihkan diri, dia langsung berbaring, melamun lagi.
“aku pikir..dia memang cewek sederhana kok.. kenapa dia tolak aku??,”
Bayangannya tadi ketika dia mencium cewek itu adalah diterima jadi teman, tapi malah melihatnya menangis.
“apa karena kamu takut... kehidupan kita berbeda??,”
Myong yang melihat tuannya sedang galau, tidak bisa berbuat apa-apa, dia naik ke tempat tidur dan menjilati wajah Minho.
“nguuukk,” suara manja Myong sambil menjilat wajah Minho. Sepertinya dia mengerti perasaan tuannya sedang tidak menentu dan ingin menghiburnya.
“Kamu tahu tidak, Myong?? Tadi itu aku kiss Hyo Rin,” kata Minho padanya.
“Tapi sepertinya dia memang sama sekali tidak mau jadi temanku..karena aku ini aktor.. menyebalkan .. iya kan??,”
“Memangnya aktor itu gak boleh punya pacar dan cari cewek yang baik ya?? Enggak kan??,” katanya lagi pada Myong.
Jawaban Myong hanya,”nguukkk...”, pada Minho. Anjing golden retrivier itu terus menjilati wajah Minho ketika cowok itu selesai bicara per kalimat.

Minggu, Januari 04, 2015

Everybody’s Darling (Part 3: Mana Bisa Aku Bersahabat Dengan Aktor?)

Cerita ini hanya imajinasi saja kok.. jangan dimasukkan ke hati banget...

Pulang dari mengantarkan Hyo Rin sampai gerbang, Minho bermain-main dengan Myong sambil menulis not lagu. Dia bergumam-gumam di depan piano klasiknya yang besar itu sambil mencari nada yang pas untuk lagu nya itu.
”na.. na.. na.. tring.. tring..tring,” suara gumam dari mulutnya keluar bersamaan dengan not balok. Myong hanya menggonggong saja.
Museun il-iya??,” tanya Minho pada anjingnya itu.
Myong lalu pergi ke pojokan kamar Minho yang besar itu, menggigit sesuatu. Ternyata Myong mencuri sesuatu..... penjepit rambut cewek!
Minho lalu berjongkok di depan Myong,” Aigoo.. kamu mencuri.. ini punya siapa... Eonni??”, dia dua bersaudara dengan kakak perempuan.
Myong hanya menggonggong.
”berisik sekali.. ini punya siapa??,” tanya Minho lagi pada anjingnya itu, tapi Myong memang hanya menjawab dengan gonggongan.
”sepertinya Eonni tidak punya ini??,” katanya dalam hati. Dia melihat jepitan rambut sederhana warna biru muda. Kakak perempuannya tidak suka warna biru, tapi warna pink.
”Eonni kan pecinta pink... jadi rasanya tidak mungkin jepitan rambut dia,” pikir Minho lagi. Dia mengambil itu dari depan Myong lalu berdiri lagi.
”Lain kali kamu tidak boleh mencuri.. nanti aku bilang Eomma... kamu bisa dikurung,” katanya menasehati Myong, lalu kembali mencari not untuk lagu ciptaannya itu.
Myong hanya menunduk lalu menaruh wajahnya di lantai.
”Ini harus selesai.. sebentar lagi syuting.. hufh,” dia mengeluh sambil menekan-nekan tuts piano itu.

Jumat, November 07, 2014

Everybody’s Darling (Part 2: Kamu Aktor? Ah.. Aku Tidak Percaya, Hahaha!)

Jadwal Minho padat sekali hari itu, bangun pagi dia langsung segera melarikan mobilnya ke sebuah gedung bersama seorang manager dan juga asisten manager.
”kamu kok semangat banget wajahnya?,” tanya Manager Roh Byung Ho
Minho tertawa,” ah, hehe.. aku dapat lagu baru.. kapan mau mendengarnya??”
”Kapan Oppa ciptakan?,” tanya asistennya Min Hye Su yang juga perias Minho.
Minho bergumam,”umm... kemarin”
Manager dan asistennya bingung, sebab biasanya kalau soal mengarang lagu, Minho suka lama. Dia lebih suka main drama daripada bermusik, walau dia bisa main piano dan mengkomposisi lagu.
”wah.. hebat... besok coba tunjukkan pada manager Ban,” kata Byung Ho.
”kamu dulu yang lihat aku main.. jangan main kasih semua karya laguku,” Minho memukul kepala Byung Ho. Kebiasaannya memang suka main mengorbitkan apa saja dari Minho tanpa bilang ke pribadi Minho terlebih dahulu.
Byung Ho hanya cengengesan saja sambil menyetir.

Jumat, Oktober 17, 2014

Everybody’s Darling (Part 1: Kue Berasnya Enak)



Dangsin eun yeojachingu issnayo?,” seorang wartawan bertanya pada Lee Minho, seorang aktor terkenal yang sedang naik daun karena drama barunya “on the line of death”
Minho sang aktor membantah kalau dirinya sudah punya pacar,”Ani.. naega eotteon yeojachinguga eobsneun... gambsahabnida”, katanya dengan berjalan terburu-buru menghindari banyaknya pertanyaan yang menghantui dirinya, lalu masuk ke dalam mobilnya, melambaikan tangan dan pergi kembali ke rumah.
Semenjak Minho hadir sebagai tokoh utama di 20 episode drama itu, debut mainnya langsung banyak dipuji, terutama para wanita. Setiap hari ada saja wawancara dan juga acara tv langsung tentang dirinya dan juga peran dramanya sehingga bisa dipastikan dia sangat sibuk gak terkira.
“jadi.. beneran.. Anda tidak punya pacar sama sekali, Oppa Minho??,” tanya seorang presenter gossip cewek.
Minho tertawa,”ah.. enggak.. beneran deh.. aku gak punya.. untuk saat ini, rasanya bingung juga mau pacaran dengan siapa.. aku sibuk”, jawabnya dengan diplomatis.
“tapi.. bukannya bagaimanapun.. sesibuknya Oppa.. pasti ada wanita yang diincar dong??,” goda sang presenter cewek itu.
Minho senyum saja, dia merasa sebentar lagi pasti dikorek-korek kehidupan pribadinya.
“kriterianya seperti apa sih?? Kalau kita boleh tahu??,” tanya presenter cewek lagi.
Minho berfikir, dia agak sedikit cemberut, agak malas kalau kehidupan pribadinya tentang wanita ditanya-tanya, dia ingat apa kata best friend nya sebelum dia naik daun,”kamu mesti siap dengan gossip miring, gak enak dan sebagainya”