This is me....

Tampilkan postingan dengan label Heal me doc 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Heal me doc 2. Tampilkan semua postingan

Minggu, Oktober 16, 2016

Heal Me, Doc, season II (Part 8: Semoga Tidak Terjadi)

Cerita ini cuma iseng saja, fiksi imajinasi...

Jerry pun kembali datang ke Jepang, dia sangat kangen dengan Negara itu, yang sudah lebih dari dua tahun ditinggalkannya. Tidak lama dia berada di apartemennya, langsung menuju ke rumah sakit di hari itu, khusus bertemu dengan Minho yang sudah menjadi atasannya, namun ternyata pikiran kepala rumah sakit Eisei berubah. Seperti biasa, basa-basinya masih terlihat basi dengan sahabat, Jerry memang seseorang yang memiliki sifat easy going.
“Waktu mu masih besok baru kerja full time.. jadi, kesini buat apa... kangen denganku?? Aku bukan homo,” sindir Minho, yang aslinya bercanda.

Senin, Januari 25, 2016

Heal Me, Doc, season II (Part 7: Aku Mohon.. Batalkan Perjanjian Itu)

Cerita ini cuma iseng saja, fiksi imajinasi... jangan dimasukin ke hati.. kalau masih serius juga.. tanggung sendiri deh..

Chie masih dirawat di rumah sakit. Memang kondisinya sudah tidak separah beberapa hari lalu yang masih muntah dan tidak mau makan. Hari ini, dia makan dengan semangat karena menjelang siang, dia berjanji akan bertemu dokter Higa dari bagian makanan dan gizi. Dia begitu bersemangat bertemu dengan dokter itu.
Higa menyapanya dengan ramah, diruangan tempat Chie dirawat, langsung duduk di kursi samping tempat tidur Chie. Minho menemaninya, supaya nanti apa yang mereka bicarakan akan mudah dimengerti oleh Chie.
“Kondisi Chie-chan.. kata Suzuki-sensei.. sudah mulai membaik,” senyum Higa padanya.

Senin, Maret 09, 2015

Heal Me, Doc II (Part 6: Aku Ini.. Manusia Seperti Kalian Juga, Kan?)

Cerita ini cuma iseng saja, jangan dimasukin ke hati.. kalau masih serius juga.. tanggung sendiri deh..

Malam itu, Minho masih tidak pulang ke rumah, tetap berada di Rumah Sakit Eisei, menjaga Chie. Dia masih duduk di ruangannya sendiri, memikirkan banyak hal. Dia lalu menelepon kakaknya, Marisa.
“Kasihan sekali, Chie chan,” ujar Marisa.
Minho mengangguk saja. Dia lalu bercerita soal hubungan dia dengan ibu mereka yang sudah mulai merenggang.
Marisa kaget mengetahui itu semua karena sebuah perjanjian, dia tidak menyangka Minho tega melakukan itu.

Senin, Februari 02, 2015

Heal Me, Doc II (Part 5: Sepertinya, Kamu Berbohong Padaku, Minho...)

Cerita ini cuma iseng saja, jangan dimasukin ke hati.. kalau masih serius juga.. tanggung sendiri deh..

“Masuk bulan ke 4,” kata Minho pagi itu pada Ken, diruang rawat inap anak. Minho melihat-lihat para anak yang sedang dirawat, dia mampir dan memang sudah lama juga tidak main ke tempat praktek Ken. Dulu ruangan mereka berdekatan, setelah Minho naik pangkat, jadi terpisah jauh.
Ken berdiri di depannya sambil memasukkan kedua tangannya ke saku,”tidak ada masalah lagi kan?”
“Kata siapa?? Dia masih kadang tergeletak parah dan muntah-muntah.. itu yang aku khawatirkan. Endo-sensei memang sudah memberinya dosis vitamin dan mineral yang berbeda dari sebelumnya... agak membantu..walau belum berarti sekali,” jawab Minho. Dia lalu iseng menoleh pada seorang bayi yang matanya terbuka, sehabis bangun tidur dan mengetuk-ketuk ringan kaca inkubator, mengajak bayi itu bercanda.

Sabtu, Januari 03, 2015

Heal Me, Doc II (Part 4: Ibu Mertua Tidak Suka Padaku)

Cerita ini cuma iseng saja, jangan dimasukin ke hati.. kalau masih serius juga.. tanggung sendiri deh..

Pagi itu hari libur. Minho mendapatkan libur juga setelah seminggu lebih dia bekerja tanpa henti dari pagi sampai malam. Dia masih berfikir tentang ibunya yang memaksanya memberikan perhatian yang sangat dalam soal kesehatan calon bayi mereka. Minho hanya bisa mengadu pada Matsuda, seperti biasanya.
“Kalau Tuan Lee masih saja selalu khawatir… sebenarnya, saya pun lebih khawatir lagi akan kesehatan Nyonya,” kata Matsuda
Minho menyandarkan tubuhnya di kursi makan, mereka baru saja makan pagi. Matsuda naik ke atas, ke lantai dua, membantu Chie makan karena ternyata dia mual lagi. Setelah selesai, barulah dia bicara dengan Minho.
”Matsuda-san tahu.. apa yang Chie-chan rasakan kepada ibuku?? Sepertinya dia merasa.. kalau ibuku tidak suka padanya..,” kata Minho, dia sedikit menghela nafas.
”Aku tidak bisa memaksa dia harus seperti perfect woman, wanita sempurna.. sementara ibuku menginginkannya,” lanjutnya lagi
”Saya menyarankan.. Tuan dan Nyonya pergi bersama lagi ke rumah Tuan.. liburan,” kata Matsuda dengan lembut
Minho lalu menjelaskan, kalau dia semakin sibuk saja semenjak menjadi kepala divisi. Agak sulit baginya mencari liburan. Ini saja, dia meluangkan waktunya sebisa mungkin nanti untuk mengunjungi Endo-uisa (dokter) untuk berkonsultasi bersama dengan Chie.

Sabtu, November 08, 2014

Heal Me, Doc II (Part 3: Perkenalkan.. Isteriku.. ASD Hito Desu)


“bipp...biippp,” telepon masuk untuk Minho. Pagi baru saja datang dan matahari dimusim semi baru menampakkan diri agak siang. Pagi itu terlihat mendung.
Minho malas sekali menjawab telepon itu ketika dilihatnya, berasal dari ibunya
“Ibu.. aduh.. kacau nih,” keluhnya. Dia hanya bisa melihat pemberitahuan panggilan, sama sekali tidak menyentuh Hp nya.
“aduh.. malas banget deh,” keluhnya lagi. Ibunya meneleponnya berkali-kali tapi dia diamkan saja. Dia malah menaikkan poni nya, kesal.. ibunya pasti akan bicara lagi soal kehamilan Chie. Dia diam saja, lalu melihat Chie yang masih tidur.

Kamis, Oktober 23, 2014

Heal Me, Doc II (Part 2: Aku Hanya Berusaha, Minho kun)

Minho dibangunkan Matsuda karena sudah janji dia dan Chie harus pergi ke pameran karena isterinya itu sebagai ketua penyelenggara. Matsuda tersenyum pada Minho yang masih tidur karena wajahnya acak-acakan diwarnai crayon oleh isterinya sendiri.
“Lee san.. okite kudasai (bangun-red),” Matsuda mengguncang-guncang tubuhnya tetapi ingin tertawa.
Minho bangun, dia santai saja lalu menuju kaca yang ada di wastafel dan kaget,”Nani?? Erghh... pasti ini kerjaan Chie chan!”, dia kesal tapi tidak bisa kesal karena tahu kekurangan isterinya.

Jumat, Oktober 17, 2014

Heal Me, Doc II (Part 1: Berbagi Tugas Rumahtangga.. Chie Chan Akan Jadi Ibu Loh!)



“Chie chan.. ayo bangun.. okiyo,” Minho berusaha membangunkan Chie Nakamura, yang sudah menjadi isterinya, pagi itu. Matahari diluar bersinar cerah sekali, musim semi baru saja tiba. Dua minggu sudah pernikahan mereka berjalan.
Chie masih saja menarik selimutnya, dia malas dibangunkan Minho. Setiap pagi kerjanya muntah saja, dia mengalami morning sickness yang dapat dialami oleh seorang ibu hamil di tiga bulan pertama/trimester.
tsukarete naa.. Minho kun,” Chie mengeluh selalu capek. Minho hanya duduk disamping tempat tidur, sabar menunggu dia membuka matanya.
“kita jalan-jalan pagi,” senyum Minho.