This is me....

Tampilkan postingan dengan label doctor's heart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doctor's heart. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Mei 07, 2016

Doctor’s Heart (Part 18: Rasa Hati)

Lee Minho sebagai Dokter Minho               Gackt sebagai Dokter Kamui

Cerita ini hanya fiksi imajinasi belaka...Kalau masih serius juga.. tanggung sendiri deh..

Pagi itu, semua berjalan detik demi detik terlewati. Minho meminta Shiori menyembunyikan peristiwa dirinya dilukai seseorang tadi malam. Dia tidak ingin Kamui atau siapapun tahu, karena memang mereka belum mengetahui, siapa pelaku atau dalang dari peristiwa kemarin.
”ya baiklah.. aku enggak akan cerita,” kata Shiori, singkat, sambil mereka makan pagi bersama.
Minho menjawab dengan senyum.
”aku tidak ingin semua urusan jadi panjang,” katanya pada Shiori.
”Jika aku jadi kamu.. tentunya aku enggak akan membiarkan ini.. sudah keterlaluan”, balas Shiori.
”andai kamu tidak mengelak...entah apa yang terjadi tadi malam,” lanjutnya.

Minggu, Januari 03, 2016

Doctor’s Heart (Part 17: Dia Masa Laluku...)

Lee Minho sebagai Dokter Minho               Gackt sebagai Dokter Kamui

Cerita ini hanya fiksi imajinasi belaka. Gak usah dipikirin kenapa begini, kenapa begitu.. Cuma keisengan diri saja yang ingin mengimajinasikan bebeb Lee Minho.  Adapun jika ada nama dan tempat yang kebetulan sama, itu gak sengaja, hehehe. Kalau masih serius juga.. tanggung sendiri deh..

Hari sudah pagi. Sinar matahari sudah mulai naik. Nami menemukan kakaknya, Minho dan Shiori, tidur di ruang tamu sehabis malam mereka terlalu lelah mengerjakan tugasnya. Dia mendiamkan saja mereka, tidak ingin membangunkannya. Namun, Minho mendengar suara sedikit ribut di dapur kecil rumah susunnya. Lantas, dia pun terbangun.
Jeoachim...Oppa.. pasti bekerja tadi malam terlalu lelah,” senyum Nami pada kakaknya itu.
Lalu dia minta ijin, apakah perlu membangunkan teman perempuannya? Nami anak perempuan yang patuh. Dia memilih tidak banyak bicara, walau mungkin dia tahu, boleh jadi, Shiori adalah pacar baru kakaknya itu.
Minho yang sudah keluar dari kamar mandi, tidak mengijinkan adiknya membangunkan Shiori. Setelah dia selesai semuanya, barulah dia lakukan itu.
Dia membangunkan Shiori pelan-pelan sekali. Tadi malam memang melelahkan berpikir keras. Kepalanya saja masih terasa pusing dan terpaksa dia menenggak sebutir obat sakit kepala.

Sabtu, Januari 02, 2016

Doctor’s Heart (Part 16: Apa Mungkin Dia??....)

Lee Minho sebagai Dokter Minho               Gackt sebagai Dokter Kamui

Cerita ini hanya fiksi imajinasi belaka. Gak usah dipikirin kenapa begini, kenapa begitu.. Cuma keisengan diri saja yang ingin mengimajinasikan bebeb Lee Minho.  Adapun jika ada nama dan tempat yang kebetulan sama, itu gak sengaja, hehehe. Kalau masih serius juga.. tanggung sendiri deh..

Esoknya, tim Kamui meneruskan lagi kerja mereka. Satu persatu pasien menjalani rawat inap sesuai dengan prosedur dan perjanjian yang telah ditetapkan. Sampai pada hari ke tiga, Kamui mengunjungi salahsatu dari mereka.
“semua prosedur lancar... aku senang..,” senyum Kamui, melihat satu dari beberapa data relawan pasien ini.
Minho dan Shiori menunduk hormat pada Kamui. Hari ketiga memang belum terlihat perkembangan, tetapi dengan penerimaan yang bagus dari mereka dan belum ada keluhan yang menyusul, tentu saja Kamui sudah cukup senang.
“melihat data ini.. aku jadi teringat beberapa tahun lalu di Kenzai,” kata Kamui, senyum. Mereka ngobrol sambil minum teh bersama di ruang pertemuan kecil.
“tentang.. Akimoto-san lagi??,” tanya Minho.
“Ya,” balas Kamui, cepat.
Minho dan Shiori berfikir, Akimoto tidak lagi mengganggu mereka. Namun, Kamui berpikiran beda. Dia tidak ingin kelolosan lagi tentang lelaki picik itu.
“Tidak mungkin rasanya.. jika dia bermain dengan anaknya disini... maksudku.. dengan Chiaki Akimoto,” jawab Shiori mendadak.
Minho diam. Dia pikir, Shiori tidak tahu kalau Chiaki adalah anak Takeo Akimoto. Minho salah terka, karena boleh jadi, di kedepannya, dia malah akan sangat terbantu dengan Shiori soal permasalahan masa lalunya dengan lelaki itu.

Rabu, Mei 13, 2015

Doctor’s Heart (Part 15: Apalagi?? Siapa Dia?)

Lee Minho sebagai Dokter Minho               Gackt sebagai Dokter Kamui

Namanya juga cerita imajinasi.. jangan dimasukin hati banget...

Pagi begitu cerahnya. Hari pertama di bulan juli yang panas. Matahari naik terlalu pagi, namun tidak menyurutkan hati pada tenaga medis dan paramedis untuk tetap bertugas. Jam 6 pagi sudah seperti siang hari. Rumah sakit Yutaka sudah terlihat ramai di luar. Banyak perawat membantu para pasien sekedar menikmati pagi hari, menatap matahari, mengambil sinarnya untuk kesehatan tubuh.
Minho berjalan menuju depan rumah sakit. Beberapa pekerja medis dan paramedis menyapanya dengan ramah. Dia pun membalas dengan ramah juga pada mereka. Lalu, dia langsung masuk ke gedung khusus bagian kanker.

Sabtu, Mei 09, 2015

Doctor’s Heart (Part 14: Riset...... Cinta? Lalu??)

Lee Minho sebagai Dokter Minho               Gackt sebagai Dokter Kamui
Namanya juga cerita imajinasi.. jangan dimasukin hati banget...

Shiori pulang dari flat Minho dengan perasaan bingung. Sama sekali dia tidak menyangka, kalau Minho berani memeluknya dan berkata agar dia jadi temannya, dan jangan pergi. Dia tidak habis pikir, kenapa itu semua terjadi. Awal dia menjadikan Minho senpai (senior) nya, dan ketika pertama kali Shiori bercanda pada Minho di sepanjang lorong, lalu Minho mengantarkannya ke ruangan antar divisi, itu hanya sebagai bagian responnya ketika Minho terlalu kaku menanggapinya. Tidak lebih dari itu.

Minggu, November 30, 2014

Doctor's Heart (Part 13 : Aku Ingin Kita Berteman Baik)

Lee Min ho sebagai Dokter Minho              Gackt sebagai Dokter Kamui

“Heeeh.. Jadi Yumi chan.. sekarang akan tinggal di hakone??,” pagi-pagi sekali Shiori ditelepon teman lamanya sewaktu SMA dari hokkaido.
“eeeh.. shinpai shinaide (jangan khawatir).. Yumi chan... bisa tinggal ditempatku kalau mau.. hanya saja.. flat ku sempit dan banyak kakek dan nenek terkadang disini, hehe,” kata Shiori lagi di teleponnya
Jya ne.. kabari aku segera kalau mau kesini ya.. aku tunggu,”
“bip,” telepon pun ditutup. Dia segera keluar flat dan menuju rumah sakit, tugas kembali.

Minggu, November 16, 2014

Doctor's Heart (Part 12: That Foolish Game Torn You)

Lee Min ho sebagai Dokter Minho              Gackt sebagai Dokter Kamui

“Aku menyadari, bahwa kamu mungkin tidak setuju dengan keputusan kita, tapi ini adalah keputusan bersama antara pihak kita dengan Maru chem,” Kamui memulai pembicaraan pagi itu, dia berdiri di ruang meeting khusus dalam ruangannya, dengan Shiori dan Minho.
Kata-katanya itu tertuju pada Shiori yang kemarin sempat protes dengan apa yang mereka putuskan. Minho diam saja karena dia memang lebih banyak menuruti perintah Kamui.
cant believe that... mostly the experiments would be children,” kata Shiori masih dengan mimick ngotot.

Senin, Juni 23, 2014

Doctor's Heart (part 11: Minho Senpai Yang Jutek dan Dingin)

Lee Min ho sebagai Dokter Minho              Gackt sebagai Dokter Kamui

Beberapa hari berlalu semenjak kejadian Akimoto Takeo menyerang Minho diluar meeting penentuan alat dan biaya. Minho juga membantu operasi severe myoma yang diderita oleh Sakura Yamagata pasien Chiaki Akimoto, anak dari Takeo. Minho tidak ingin perasaannya bercampur aduk dengan pekerjaan, jadi dia berusaha biasa saja ketika harus bekerjasama dengan cinta masa lalunya, Chiaki.
“semoga sukses operasinya, Lee sensei,”senyum Chiaki pada Minho.

Minggu, Mei 04, 2014

Doctor's Heart (part 10: Kisah Lama dan Penelitian)

Lee Minho sebagai Dokter Minho               Gackt sebagai Dokter Kamui
Paginya.. Minho terpaksa bangun lagi jam 5, karena dia harus segera praktek jam 7 pagi.
“Akira kun.. bangun! Ayo bangunkan adik-adikmu!,” teriaknya kepada Akira yang tidur di tatami (kasur jepang-red) disebelahnya. Dia menepuk adiknya dengan handuknya sendiri.
Akira bangun dengan rasa malas. Minho memukul badannya lagi dengan handuk.
“jangan malas.. hidup tidak boleh malas!,” bentaknya pada adiknya itu. Dia memang suka kesal dengan adiknya yang dia anggap terlalu santai hidupnya dan cuek dengan 2 adik perempuannya yang lain.
“Minho Ani (kakak cowok-red)..aku sudah siapkan makanannya,” teriak Nami dari dalam dapur.
Arigatou,” jawab Minho, dia langsung ke kamar mandi,”tolong bangunkan Ran Rin.. dia harus sekolah”

Senin, April 14, 2014

Doctor's Heart (part 9 : Masa Lalu Jangan Dibawa Lagi!)

Lee Minho sebagai Dokter Minho               Gackt sebagai Dokter Kamui

Orangtua dan kekasih nya Yamagata Sakura pun masuk ke ruangan Chiaki. Mereka bertemu untuk membicarakan kelanjutan pengobatan perempuan yang menderita severe myoma itu.
Chiaki menjelaskan, terutama kepada kekasihnya Sakura bahwa ini akan menjadi cobaan yang berat bagi pasangannya itu karena mereka akan mengoperasi habis myoma dalam rahimnya sehingga Sakura akan tidak bisa lagi memiliki anak dalam hidupnya. Kekasih Sakura terlihat terpukul dengan kenyataan ini.

Sabtu, April 12, 2014

Doctor's Heart (part 8 : Cinta Masa Lalu Lee Sensei)

Lee Minho sebagai dokter Minho                Gackt camui sebagai dokter Kamui

Sudah satu minggu Mabuchi Shin dirawat di RS ini...
“bagaimana penentuan hasil test kanker temanmu itu?”, tanya Kamui.
“metastasis seperti yang sudah pernah dijelaskan sebelumnya, sensei... walau penile cancernya sebagai primary cancer, tetapi secondary cancer nya sudah sampai 4 lymph node, tepat sesuai dengan perkiraan saya sebelumnya”, balas Minho.
“so..pelvis juga sudah terkena?”, tanya Kamui,balik.
Minho mengangguk,“ya, sensei... “

Selasa, Juli 09, 2013

DOCTOR'S HEART PART 7 : HE LOOKS SO PALE INFRONT OF AKIMOTO-SENSEI

Ruangan Obgyn ada di lantai 8..

Begitu sampai di ruangan Akimoto-sensei..Minho dan Shiori masuk ke ruangannya..
“ah.. konnichiwa, Lee-sensei... “, Akimoto chiaki menunduk hormat
Minho balas menunduk hormat dan senyum ramah.
konnichiwa.. ohisashi buri desu (hai.. lama tidak jumpa)”
Shiori mengikuti saja apa yang dilakukan Minho.

Senin, Juli 08, 2013

Doctor's Heart Part 6: Why Should I Meet Her Again?

Pagi ini cuaca Hakone walau berangin dingin sekitar 18 derajat celcius, tapi tetaplah segar.. aroma segar pegunungan sangat mengesankan.. seperti kesegaran bunga-bunga yang sedang mekar di musim semi setelah salju dan udara dingin menusuk hari-hari sebelumnya..
Seperti biasa, aktivitas banyak orang sudah mulai terlihat jam 5 pagi.. begitu juga di Yutaka Medical School University. Para perawat jaga memang masuk terlebih dahulu dibanding dokter yang baru satu jam kemudian. Dilihat pula ada cukup banyak pasien yang masih bisa jalan sedang jalan-jalan pagi ditemani para perawat jaga. Dan beberapa bahkan ada yang senam agar walau sakit, kondisi sel-sel tubuh bisa terbantu dengan oksigenasi alami olahraga. Hari itu sangat terkesan damai di pagi hari...

Doctor's Heart, Part 5: Dia Yang Terbuang Walau Pintar

Waktu berlalu sampai akhirnya tiba jam 8 malam, justru Shiori dan Minho baru terakhir sehabis dari ruangan IGD.. tetapi sebelumnya, Kamui-sensei bilang dalam sms Hp nya Minho bahwa dia dapat kabar dari Takahashi, pemilik RS itu kalau pengajuan proposal nya ditunda sehingga bisa lebih konsentrasi lama di kepustakaan. Lalu mereka akhirnya kembali ke ruangan Kamui.

DOCTOR'S HEART, Part 4: What?? Are You Gay, Lee-Sensei?? Whoah!!

Setelah masuk ruangan NICU, saatnya Minho dan Shiori masuk berkenalan dengan ruangan orang dewasa. Kesan ruangan ini berbeda-beda.. ada yang terkesan sangat kalem dengan paduan warna kayu yang khas, dan ada pula yang putih benar-benar seperti kamar-kamar di rumah sakit. Semua di Yutaka Medical University dirancang sebenarnya tidak seperti Rumah sakit, mengingat sebenarnya RS ini lebih ke arah pendidikan dan untuk orang-orang menengah ke bawah dan orang-orang yang tidak sanggup untuk membayar biaya kesehatan yang terbilang tinggi di negeri ini. Yutaka medical University termasuk kategori RS Nasional, tapi cukup bergengsi. Walau begitu untuk orang-orang menengah ke bawah, tetap saja fasilitas terbaik diutamakan. Semua ruangan di buat se-private mungkin.

Doctor's Heart, Part 3: This is our new doctor..but she is so childish!

Shiori ikut saja kemana Minho akan mengantarnya. Mereka berjalan menelusuri lorong rumah sakit.
”Akan kemana dulu kita pergi, Lee sensei?”, tanya Shiori pada Minho.
Minho diam sejenak, lalu, ”kesemua tempat.. mulai dari NICU sampai kamar mayat.. sekalian kamu berkenalan dengan mayat-mayat disini”, balasnya dengan nada cuek dan tetap berjalan, sama sekali tidak menoleh, bahkan menatap wajah dokter perempuan itu. Minho aslinya memang tipikal malas berbicara banyak, apalagi dengan perempuan.
Shiori cemberut saja dengan jawaban Minho. Dia menggerutu pelan,”hidoii...  (kejam)”
Minho mendengar itu, dia tetap cuek saja.

DOCTOR'S HEART Part 2: I love being a doctor!

Kamui sudah sampai ke ruangannya sendiri, dia menelepon bagian manajemen rumah sakit supaya bisa mengatur peralatan berupa meja, kursi dan yang lainnya untuk Shiori.
Dia lalu meminta Minho membantunya.
“aku sudah punya meja sendiri, ruangan sendiri.. Lee- sensei.. bisa tolong berbagi meja mu dan minta kursi tambahan ke staff operasional..15 menit lagi ke ruanganku”, kata Kamui.
Minho menunduk hormat, “baik, Kamui-sensei”, lalu dia berjalan keluar ruangan.

DOCTOR'S HEART: Part 1: we can meet everyone, everywhere

IGD instalasi yang kadang-kadang sangat sibuk...apalagi kalau sedang ada banyak kecelakaan atau tiba-tiba ada hal mendadak yang benar-benar gak diinginkan.. seperti malam ini, kejadian seorang nenek yang ditusuk orang tidak dikenal.
Seorang suster menelepon Minho.