This is me....

Tampilkan postingan dengan label The Clairvoyant. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Clairvoyant. Tampilkan semua postingan

Senin, Desember 28, 2015

The Clairvoyant (Part 4: Kamu Tahu Aku kan, Minho?)

Tokoh imajinasi: Lee Minho, Kim Hee Chan, Kim Young Hee, Lee Sang Geoul, Kwon Mi Young, Shin Dong

Cerita ini hanya imajinasi saja.... gak beneran terjadi... cuma iseng ngebayangin Mbebh Minho aja kok..

Ya, Minho berhadapan dengan seorang lelaki yang beberapa jam sebelumnya dia bicarakan dengan Kim Young Hee. Dia, Lee Sang Geol, yang ternyata masih ada hubungan saudara dengan dirinya. Minho sedikit tercengang, apa yang dia pikirkan sebelumnya, bahwa dalam waktu dekat akan berjabat tangan dengan lelaki ini, akhirnya terjadi juga.
”Aku Minho, samchon (paman),” senyum Minho sambil berjabat tangan pada lelaki yang terlihat berwajah tegas, berkacamata dan terkesan berwibawa.
”Wah.. Minho.. sudah setinggi ini?? Dahulu kamu hanya setinggi ini, kan??,” sapa ramah Sang Geol, sambil berekspresi menunjukkan tinggi Minho waktu kecil.

Minggu, September 06, 2015

The Clairvoyant (Part 3: Kita Sama..dan Aku Membutuhkanmu)

Tokoh imajinasi: Lee Minho, Kim Hee Chan, Kim Young Hee, Lee Sang Geoul, Kwon Mi Young, Shin Dong

Cerita ini hanya imajinasi saja....

”gimana.. kamu masih mau bilang kalau bu Kwon dalam bahaya?,” tanya Shin pada Minho di ruang kuliah. Sebentar lagi mereka akan mengikuti mata kuliah yang diajarkan dosen Kwon.
”kamu masih mikir.. kalau bu Kwon itu sama denganmu??,” lanjut Shin lagi.
Minho mengangguk santai sambil main game. Kali ini, dia tidak bertemu Micron alias Kim Young Hee, cewek yang beberapa hari lalu dia buka identitasnya dan akhirnya dibully oleh team game nya Minho.

Kamis, Februari 19, 2015

The Clairvoyant (Part 2: Tidak Mungkin...)

Tokoh imajinasi: Lee Minho, Kim Hee Chan, Kim Young Hee, Lee Sang Geoul, Kwon Mi Young, Shin Dong

Cerita ini hanya imajinasi saja.... Imajinasiku yang membayangkan Lee Minho seperti ini....

Shin memutuskan mengantarkan Minho ke apartment dosen Kwon. Esoknya, mereka benar-benar pergi. Sehabis naik bus menuju pusat kota, mereka berjalan kaki ke sebuah gedung yang kelihatannya cukup megah.
Shin menatap gedung yang lebih dari 50 lantai itu, megah sekali, seperti gedung pencakar langit, padahal hanya sebuah apartment,” Wah.. hebat sekali kalau bu Kwon tinggal di apartment sebagus ini,”
Minho hanya nyeletuk,” bukan urusan kita”

Selasa, Juli 29, 2014

The Clairvoyant (part 1: Test IQ)

“wah...ada test IQ besok... masak iya sih.. sudah 20 tahun masih ada test IQ juga??,”
Hari itu seorang cowok jurusan ilmu pengetahuan alam dasar, Lee Minho dan teman-temannya satu jurusan diharuskan mengambil test IQ sebagai dasar kelengkapan untuk lembar sistem pengambilan mata kuliah baru untuk semester berikutnya.
“ini sudah saya isi formulirnya ya,” katanya ramah plus senyum pada petugas administrasi jurusan. Dia lalu memberikan formulir itu, pamit menunduk hormat lalu membalikkan badan dan jalan. Tapi tak berapa detik kemudian, dia malah membalikkan badan lagi ke petugas administrasi dan bertanya lagi.
“aah.. Ibu Jang...sekali lagi..minta maaf nihh... saya heran banget loh..kenapa sih kok bisa.. ditest ulang IQ lagi?? Kok ngambil mata kuliah dasar fisika quantum saja harus ada test IQ sih??,” dia cengengesan sambil polos garuk-garuk kepalanya.
“Dosen Kwon yang minta... kata beliau, kalau sudah ada mahasiswa IQ nya diatas 130 ikut test ini, maka mereka yang berhak masuk..,” jelas petugas administrasi jurusan itu.
“kok aneh ya.. mata kuliah lain saja enggak loh,” Minho jadi protest sendiri,”saya ikutan kuliah biokimia molekuler biasa aja tuh,”
“kamu dapat nilai apa sih.. Minho.. tuk itu??,”
“A plus plus!,” kata Minho bangga dengan wajah cerianya
“semua nilai akademik mu A...ya.. jadi gak masalah kan.. kalau gak cerewet soal test IQ??,” ibu Jang sedikit menyindir
Minho cengengesan lagi,”ah eh, hehehe... bukan gitu sih.. ini jam nya ngantuk test nya loh, bu... enggak kebayang”