”saatnya kita berpisah,” kata Minho. Dia
berdiri di hadapan seorang cewek bernama Hana.
Hana termenung saja. Dia hanya melihat
wajah Minho,”benarkah.. kita akan berpisah? Apa.. akan bertemu lagi??,”
”aku janji..tidak akan melupakan mu.. kita
akan bertemu lagi disini..,” senyum Minho. Dia memegang tangan Hana.
”Salju ini.. akan sama lagi dengan tahun
berikutnya,” senyum Hana di depan stasiun, saat kereta menuju kota lain dari
Seoul akan berangkat.
”haaahh.. pada akhirnya aku harus bisa
menjalankan usaha ayah ku.. padahal sesuatu yang membosankan,” Minho tersenyum
”dan terpaksa pisah denganmu,” lanjutnya
lagi
”aku.. menunggu empat tahun.. berharap..
waktu akan semakin cepat,” balas Hana