Minho dan haru datang ke kuil meiji untuk berdoa.. anak kembar mereka juga ikut..
Tanpa kesulitan, mereka berdoa di depan altar kuil leluhur dan berharap, kehidupan pernikahan mereka nanti akan bahagia dan tanpa hambatan yang terjal..
“aku berharap..aku bisa bahagia dengan haru dan anak anak..aku tetap bersemangat hidup,” kata Minho memohon dalam hati ketika berdoa di depan altar leluhur
“aku berharap.. Minho kun benar benar menjadi pemimpin dalam hidup ku..aku cinta dan sayang padanya..seburuk apapu dia,” kata haru dalam hatinya
Lalu setelah itu.. mereka bicara panjang lebar dengan pendeta kuil shinto untuk acara pernikahan mereka seminggu setelahnya berdoa awal..
“ani san telepon,” lalu haru menyalakan headset bluetooth..
“moshi moshi, ani san,” kata Minho
“moshi moshi.. kalian sudah berdoa?,” tanya kamui
“sudah, ani chan,” jawab haru
“aku baru bisa sekitar 4 hari lagi ke sana.. maaf ya, banyak barang masuk,” kata Kamui
“daijoubu, ani san.. kami sudah senang hari ini ani san telepon,” kata Minho
“kalian pasti bahagia kan??,”tawa kamui
“pasti, ani san..terima kasih,” jawab Minho
“bersenang senanglah.. 4 hari lagi aku datang,” kata Kamui
“ok, ani san..kabari kami. Biar aku coba menjemput,” kata Minho
“baik..kalian jaga diri ya..tidak lupa, ada salam dari ane,” kata kamui
“okay..terima kasih..salam kembali untuk ane,” jawab Haru
“whaahh..hari ini menyenangkan..ya kan, Minho kun??,” tanya haru ke Minho
“iya...chu,”Minho mencium pipi haru yang sedang menggendong ryutaro yang mulai rewel
“lapar ya..ryo chan,” kata haru
“badan mu semakin kurus deh..tampaknya tidak cukup untuk anak anak,” kata Minho
“makan mu harus banyak,” tambah Minho
“mungkin karena banyak berfikir..habis kita nikah..besoknya aku harus mulai kerja baru..mengonsep ulang untuk kanada,” jawab Haru
“atau...berhenti kerja saja ya?aku khawatir kesehatan anak anak,”kata Minho masih serius nyetir
“enggg...itu aku harus pikirkan dulu, Minho kun,” jawab Haru
“buat jasa konsultasi..jadi haru chan bisa kerja dirumah,” balas Minho
“aku harus menghubungi teman teman ku dulu waktu dikampus,” balas Haru
“baiklah..nanti aku bantu pikirkan,” balas Minho
Sampai di apartment... mereka mau masuk ruangan.. tetapi di depan pintu...
“eomma??,” kata Minho heran, bercampur kaget,”kenapa eomma kesini??,”
Minho menunduk hormat...lalu haru mengikuti
“selamat siang, Ibu,” kata haru menunduk hormat dengan senyum
“aku ingin bicara dengan kalian,” kata Ibunya minho
Minho lalu membuka kunci ruangan apartmentnya.. dia meminta ibunya masuk
Ibunya lalu masuk ruangan apartemen itu..dia melihat lihat setiap sudut apartment..
“silahkan masuk, ibu,” kata Haru ramah, walau masih kaku..
Ibu Minho masuk ke apartment mereka dengan gaya seperti ningrat..
Minho memegang tangan haru dan berbisik,”daijoubu..tenang saja”
“kamu tinggal di apartment seperti ini??,” tanya ibunya
Minho menunduk hormat,”iya eomma..,” lalu mencoba senyum
“Ini sama sekali tidak cocok dengan mu,” jawab Ibunya
“tapi aku bahagia, eomma,” senyum Minho..,”silahkan duduk”
Sama sekali tidak ada kursi di apartement yang kecil dan sederhana itu..sehingga Minho meminta ibunya duduk langsung diatas karpet
Haru ikutan duduk disamping Minho..
“eomma datang dengan siapa??,” Minho mencoba basa basi dengan ibunya sendiri
“supir,” kata ibunya singkat
“panas sekali disini..pengap lagi,” lanjut ibunya menyindir
“saya..ambil minum dulu sebentar.. ibu mau minum apa??,” tanya haru ramah
“tidak usah..minuman ku airnya khusus,” jawab ibunya, sombong
Haru duduk lagi, yang tadinya berdiri.. Minho memegang tangannya.. dia meraba tangan haru yang gemetar..
“baiklah kalau eomma tidak mau minum.. tolong ambilkan aku air minum, sayang..,” Minho menoleh pada haru
“baik,” lalu Haru berdiri lagi dan ke dapur
“ada perlu apa eomma kesini? Dan kenapa eomma bisa tahu apartment ku??,” tanya Minho
“mengatakan padamu bahwa eomma sama sekali tidak setuju dengan pernikahanmu,” jawab ibunya
“darimana eomma tahu aku mau menikah?,”
“kakak mu..siapa lagi?? Dan juga beberapa stalker,” jawab Ibunya
“eomma..ijinkan aku bahagia dengan jalan ku sendiri,” Minho menunduk hormat pada ibunya
“jalan mu tidak membuat eomma bahagia, tapi malah membuat eomma malu,” jawab ibunya
“aku tidak bisa mencintai Mayako, eomma.. sama sekali tidak bisa..,” Minho masih menunduk
“kamu benar benar anak yang tidak berbakti,” balas ibunya
“maafkan aku, eomma..aku tidak bisa,” kata Minho menegakkan kepalanya
“aku juga sudah mempunyai anak anak dari haru,” lanjutnya
“aku sama sekali tidak mengakui mereka cucu-cucu ku,” balas ibunya
“tapi mereka lahir dari benih ku,” balas Minho
“apa kamu tidak mau lagi jadi anak ku?,” tanya ibunya
"Haru adalah tulang rusukku yang telah lama hilang, Omma... Selama ini aku pincang karena kehilangan dia...Aku telah menemukannya dalam hidup dan tidak akan kulepas agar aku tidak timpang berdiri... Haru juga nafasku ketika aku bahagia...sedih dan dukanya bagian dari diriku...aku ingin hidup&mati dalam pelukan haru...bukan wanita lain..hanya Haru yang mengisi detik-detik setiap tarikan nafas dan degup jantungku,omma...jadi ijinkan aku menikahi haru dan menjadi appa untuk anak-anakku"
“kamu sama sekali tidak menganggap aku ibu mu?,”
“aku selalu berkata bahwa eomma adalah ibu ku..tetapi untuk hubungan ku dengan haru..aku tetap akan bertekad menjadi suami baginya dan ayah dari anak-anakku,”
Ibunya kaget dengan pernyataan Minho, lalu dia berdiri.. sementara Haru sebenarnya sudah ada di belakang Minho..tapi dia berdiri diam saja ketika Minho berbicara seperti itu pada ibunya
“baiklah...kalau begitu.. kamu bukan anak eomma lagi,” lantas ibunya langsung pergi tanpa permisi
Haru memandang ibunya minho sampai keluar pintu apartment tanpa bersuara..
Minho tidak mencegah ibunya keluar..dia juga diam saja..
“Minho kun,” kata haru
Minho menoleh,”apa.. kamu dengar percakapan aku dan ibu ku??”
Haru duduk disamping Minho. Dia meletakkan tray yang berisi gelas di atas meja rendah
“iya,” kata haru
Minho memeluknya dan menciumnya..
”sama sekali aku tidak ingin lepas dari haru..biar kematian saja yang benar benar memisahkan kita”
“Minho kun,” Haru memeluk Minho sangat erat..
“aku gak tahu harus bersikap bagaimana terhadap ibu mu,” kata haru lagi
“kalau benar tadi perkataan ibu ku...maka lepas sudah seluruh hubungan darah ku dengan dia,” kata Minho. Haru masih memeluknya
“aku menyusahkan Minho kun,” kata haru
“mencintai itu tidak menyusahkan dan aku tidak merasakan Haru dan anak anak menyusahkan ku,” balas Minho
Haru menangis di pelukan Minho..
“aku ingin hidup bahagia dengan Minho kun dan anak anak..sesulit apapun hidup kita nanti jika ada hambatan,”
Minho melepas pelukan haru..mengusap air matanya haru..
“aku begitu beruntung bisa mengenal Minho kun,” kata haru lagi
Minho tersenyum,”aku kehabisan kata dengan haru”
Mereka mendengar suara megumi menangis
Minho dan haru menghampiri megumi
“aku saja yang gendong,” kata Minho
“papa Minho gendong ya?,” lanjutnya
“cup cup cup..megumi chan jangan nangis ya?,” Haru mengelus elus rambut megumi
Megumi tertawa
“aih..megumi chan manis ya..kalau tertawa,” kata Minho yang juga ikutan tertawa
Minho mencium pipi megumi,”anak manis..megumi sarangheyo...papa loves megumi”
Megumi yang dicium Minho malah tertawa dan mulutnya menggeser dan memasukan hidung Minho ke mulutnya..Minho malah makin tertawa..
“megumi chan lapar ya?,” tanya Minho..tapi megumi malah senyum pada Minho
“sini..megumi chan sama mama saja ya?,” Haru mengambil megumi dari tangan Minho
Haru duduk sambil merawat megumi...Minho duduk di sebelahnya
“sebenarnya aku sedih orangtua ku tidak bisa menerima mu dan anak anak,” kata Minho
Haru memandang Minho..
“kenapa?,” tanya Minho
Haru menggeleng,”gak apa..aku jadi bersalah, karena sampai ibu Minho kun bilang seperti itu”
“lalu...aku harus bagaimana??terpisah dari mu...begitu?,” tanya Minho
Haru menggeleng,”enggak,Minho kun..aku akan terus berharap ibu mau menerima ku dan cucu cucunya,”
“itu yang selalu aku harapkan..,” Minho memeluk haru walaupun dia sedang mengasuh anaknya
“hauu...hau..,” tiba tiba megumi mengeluarkan suara
“eh...megumi chan bubbling,” Minho senyum
“sudah hampir dua bulan..jadi wajar kalau dia bubbling,” senyum haru
“berarti perkembangannya cepat..itu kan karena mama nya pintar,” kata Minho
Minho mencium kening haru dan megumi
Megumi bubbling dan tertawa pada Minho..wajah haru senang sekali..mereka menanggapi bubbling megumi..,”andai saja ibu tadi melihat megumi chan bubbling ya??”, kata haru
“anak-anakku semakin pintar dan besar,” balas Minho,”kita hadapi saja orangtuaku dengan berani..kita besarkan anak anak kita..lalu kita tunjukkan pada eomma, kalau kita bisa bahagia dengan anak-anak”
Haru mengangguk,”minho kun bantu aku membesarkan mereka ya?”
“aku akan berusaha,” kata Minho mencium kening haru
Megumi bubbling lagi..merasa dirinya masuk ke dalam percakapan orangtuanya, Minho melayani bubbling nya dan bermain main dengannya..sementara haru memandang dan menciumi ryutaro yang sedang tidur lelap
Di rumah Minho..
“anak mu benar benar keterlaluan,” kata ibunya minho kepada suaminya
“kamu berhasil mencari apartmentnya kan?,” tanya suaminya
“aku sungguh tidak habis pikir..perempuan itu perempuan biasa..tetapi benar benar bisa menguasai perasaan dan hati minho,” keluh ibunya
“lalu..kamu bicara apa dengan dia??,”
“aku tidak lagi menganggapnya sebagai anak.. sudah.. lupakan saja anak kita itu,” jawab isterinya
Ayah Minho sangat kaget dengan perkataan isterinya
“kamu gila.. biar bagaimanapun, dia itu anak laki-laki keluarga kita satu-satunya. Kakak dan adiknya perempuan dan dia mewakili keluarga ku, bermarga Lee!,”
“dia sudah tidak lagi menganggapku sebagai orangtuanya,” balas isterinya
Ayahnya minho berdiri,’aku sama sekali tidak percaya Minho sampai seperti itu..beritahu dimana tempat dia tinggal sekarang.. ,”
“minta supir mengantarkan mu,” jawab isterinya singkat
Lalu ayahnya minho langsung keluar dari ruang tamu.. mencari supir nya
“ini tidak boleh terjadi..aku sama sekali tidak percaya kalau anak ku benar benar tidak ingin lagi menjadi bagian dari keluarga kami,” kata ayahnya dalam hatinya
Sementara.. hari senja bergannti malam.. haru dan minho makan bersama di apartment..
Sementara anak anak kembar mereka ditaruh di kotak anyaman rotan disamping mereka yang sedang makan
“ryu chan juga sudah mulai bubbling.. lucu sekali mereka.. aku benar benar gak sabar nunggu mereka besar,” kata Minho senang.. wajahnya berbinar melihat perkembangan anak anak kembarnya yang cepat
Haru tersenyum,”aku juga gak sangka mereka pintar sekali,”
“yang pintar itu kan kamu, haru chan.. aku bagi ketampanan ku untuk ryu chan,” canda Minho
Ryu terus bubbling,”hauu...hauu,” sambil menggerakkan kaki dan tangannya
Minho menanggapi bubbling ryu sambil makan
“Minho kun makan dulu..baru nanti bermain dengan ryu chan,” kata Haru
“aku benar benar gak sabar, hahahaha,” Minho tertawa
“bisa gak... nambah lagi??,” kata Minho
“mau tambah nasi?aku masak banyak,” haru menaruh mangkuknya dan memberikan tangannya, berharap Minho memberikan mangkuk padanya
Minho senyum,”bukan nasi.. tapi anak”, minho mencium haru dengan cepat,”chu”
Lalu dia tertawa
“minho kun begitu deh..,” kata haru setengah malu
“habisnya, mereka lucu..mereka benar benar mengalihkan dunia ku..aku benar benar semangat kerja karena mereka ,” senyum Minho
“tapi dua saja sudah repot..apalagi tiga,” kata Haru
“gak ah.. kalau perlu sampai bentuk team volly,” Minho tertawa
“Minho kun suka anak anak ya?,” tanya haru
Minho mengangguk,”mata anak anak sangat bersih, bebas dunia yang penuh kejahatan”
“tapi melahirkan itu berat loh..bukannya Minho kun juga lihat aku kesakitan??,” kata haru sambil dia memasukkan nasi ke dalam mulutnya dengan sumpit
Minho iseng,”siapa suruh mau ku hamili,hehehe”
“tapi kan itu karena aku cinta sama Minho kun,” kata haru masih sambil mengunyah
“haru..,” kata Minho.. dia menyudahi makannya
“apa?,” jawab haru
“sudah dulu makannya,” minho senyum genit, menarik tangan haru ke kamar
“eeeeh..Minho kun tunggu,”
“besok ada ani san..gak bebas.. jadi sekarang aja deh, hehehehe,”
Minho menarik dan mendorong dorong haru ke kamar..,”sama aku dulu..baru sama anak anak”
“apa..kamu mau jadi pacarnya anakku?,” kata ibunya minho di telepon kepada seorang cewek
“bukannya.. minho kun sudah mau menikah, nyonya??,” balas cewek itu ditelepon
“kamu selalu mengikuti perkembangan beritanya nya?? Kamu stalker yang benar benar suka dia??,” tanya ibunya
“iya.. ,” jawab cewek itu singkat, di telepon
“kalau begitu..aku akan bantu anak ku jadi pacarmu..karena aku setuju,” kata ibunya Minho
“lalu..bagaimana dengan isterinya?? Aku dengar gossip dari manajemen kalau 4 hari lagi mereka akan menikah,” kata cewek itu
“lupakan..biarkan mereka menikah terlebih dahulu..aku mau membuat perempuan yang anak ku cinta membenci minho dengan dia memacari mu..,” kata ibunya
“apa nanti oppa minho tidak marah dengan ku??,” tanya cewek itu
“apa kamu tidak mau jadi pacar anak ku yang banyak sekali penggemarnya?,” ibunya minho balas bertanya
“tentu saja aku mau, nyonya.. aku ingin sekali dekat dengan Minho kun,” jawab cewek itu
“kalau begitu..turuti saja apa rencana ku, kalau perlu..kamu bisa jadi isterinya” senyum ibunya Minho
“apa nyonya serius mau pertemukan aku dengan minho kun?,” kata cewek itu
“aku tidak bohong,” jawab ibunya minho
“baiklah, “ kata cewek itu
“haru chan...chu,” Minho mencium haru yang masih tertidur..lalu memeluknya...
“dia lelah sekali..isteriku memang cantik,” minho senyum pada haru
Minho mengelus kulit punggung haru..
“teeeeetttttttttt...ting toonggg,” bel apartmen berbunyi
“siapa ya??,” kata Minho dalam hati
Dilihatnya, jam sudah diatas jam 9..lalu dia berpakaian..
Minho mengintip dari lubang pintu,”appa??”
Lalu dia membuka pintu..dan benar saja, ayahnya yang datang
“appa..malam begini.. darimana tahu apartmen ku sekarang?,” Minho heran
“aku ingin masuk,” kata ayahnya
“silahkan masuk,” jawab Minho
Ayahnya masuk.. minho lupa menutup pintu kamar..ayahnya melihat haru yang sedang tidur dengan pundak terbuka
“ah..maaf, appa...sebentar,” Minho lalu menutup pintu kamar
“aku ingin melihat anak anak mu,” kata ayahnya duduk
Minho masuk ke kamar sebelah..lalu dia membawa kotak anyaman tidur bayi..
Ryu dan megumi chan ternyata bangun dan mereka bubbling kepada Minho
Minho memberikan kotak anyaman si kembar kepada ayahnya
“berat, appa..biar ditaruh saja di lantai,” katanya
Ayahnya memperhatikan cucu cucunya
“mereka sehat sehat,” kata ayahnya dengan suara biasa
“syukurlah..mereka bukan anak anak yang menyusahkan aku dan haru chan,” senyum Minho pada ayahnya
“apa..kamu benar ingin menikah dalam waktu dekat,minho?,” tanya ayahnya
“iya, appa...aku dan haru chan mohon restu appa..,” minho menunduk hormat
“aku merestui..bagaimanapun.. kamu anak satu satunya di keluarga Lee.. dan aku senang kamu menjadi lelaki yang bertanggung jawab,” kata ayahnya dengan suara kebapakan
“gamsahabnida, appa.. aku bersyukur”, Minho menunduk hormat pada ayahnya
“Minho kun,” kata haru dari dalam kamar..lalu dia muncul dengan berbalut selimut, keluar kamar
Lalu dia kaget, karena ada lelaki, dan dia tutup lagi pintunya
“blam!,” suara pintu
“Minho kun kenapa gak bilang kalau ada ayahmu?,” katanya dari dalam kamar
Minho menuju pintu kamar,”mendadak,”
Haru membuka pintu.. Minho lalu masuk
“minho kun tidak bilang..,” kata haru
“ya sudah sana pakai baju..minta maaf sama ayah ku,”Minho mencium pundak haru
“..kamu capek ya?hehehe,”Minho mengacak acak rambut haru
Tak berapa lama..mereka keluar..
“ayah..aku minta maaf tadi..bangun terlambat,” haru duduk,menunduk hormat ala jepang, seperti sujud pada ayahnya Minho
Ayahnya Minho senyum,”kamu wanita yang kuat, cerdas.. berpendirian..pada dasarnya..aku suka ishimaru miharu menjadi menantuku”
Haru masih menghormat ala jepang,”terima kasih, ayah..aku dan anak anak ku benar benar ingin mendapatkan restu ayah,”
“aku berharap, Minho bahagia dengan mu, ishimaru,”
“aku akan berusaha, ayah.,” balas Haru masih menunduk hormat
“bangun,” kata ayahnya Minho
Lalu haru duduk seperti biasa lagi
“jadi..kehidupan kalian sekarang seperti ini?? Pamtas saja ibumu marah besar.. apartmen mu saja jauh dari apa yang menurut ibu mu mewah,” kata ayahnya Minho
“aku sudah membeli rumah, ayah..tapi sepertinya kami masih punya banyak rencana lain,” kata minho
“aku harap.. ayah masih tidak keberatan kalau aku menangani proyek canada itu..sebab ayah termasuk yang berkeberatan,” haru menunduk hormat lagi
“tidak usah lagi dipikirkan.. ,” kata ayahnya
“terima kasih,” kata haru
“saya ingin membuat minum dulu,” lanjutnya, lalu dia bangkit dan membuat minuman
“aku berterimakasih appa tidak ikut marah seprti eomma,” kata Minho
“awalnya juga aku marah..tapi apa dengan marah marah segalanya akan jadi lancar?,”kata ayahnya
“eomma sudah memutuskan tali darah denganku...jadi..mungkin aku bukan bagian dari keluarga Lee lagi,”Minho menunduk hormat
“Apa?,”ayahnya kaget dengan pernyataan minho
“ye,” jawab Minho singkat
“apa apaan ini?memutus hubungan tali darah berarti kamu bukan anakku lagi..keterlaluan ibumu,” balas ayahnya
“gak apa,appa..mungkin eomma sedang emosi tadi..aku tidak menganggapnya terlalu serius,”minho menunduk hormat
“serius atau tidak..hal itu tidak boleh diucapkan sembarangan,” balas ayahnya
Haru muncul dengan cangkir teh dan tekonya,”silahkan,ayah,”
“terima kasih,” ayahnya meminum teh racikannya
“aku mungkin akan datang ke pemberkatan nikah kalian,”lanjut ayahnya
Minho dan haru saling menoleh dan senyum, lalu menghormat pada ayahnya minho
“terima kasih,” kata mereka. Ayahnya tersenyum
“jagalah anak ku,minho dan cucu cucu ku, ishimaru,” lanjut ayahnya
“saya akan berusaha,ayah,” jawab haru masih dengan menunduk hormat ala jepang
“aku mintaa maaf jika meminta toyama san kemarin memecatmu,” kata ayahnya
“tidak apa..saya tidak marah,ayah,” kata haru masih menunduk hormat
“kapan kapan...mainlah ke rumah..ajak anak-anak kalian..,” ayahnya seyum tipis
“terima kasih ayah mau menerima kami dalam kehidupan keluar Lee..itu sudah cukup bagi saya dan anak anak,” haru masih menunduk hormat lalu duduk seperti biasa lagi
Minho senyum pada haru dan memegang tangannya..
“ishimaru..kamu wanita yang baik..,” kata ayahnya minho
“kami sudah salah menilaimu...,” lanjutnya
“itu karena selama ini kita menilai orang lain karena hartanya,appa...beruntung aku bertemu haru yang sederhana,” balas Minho
“apa...kamu senang dengan kehidupanmu yang sekarang??,” tanya ayahnya pada Minho
Minho senyum,”puas dan senang,”
“bagus..aku juga senang menderngarnya,” balas ayahnya
“nah..ayah tidak bisa berpanjang lebar...ayah serahkan kehidupan kalian..kalian sendiri yang mengatur...ayah juga sudah bosan jadi sosok diktator,” kaya ayahnya senyum, lalu berdiri
“kenapa appa cepat sekali?pulang?,” tanya Minho
Ayahnya mengangguk,”iya..aku permisi”
Ayahnya berjongkok lagi dan memegang pipi megumi dan ryutaro..sementara, ryu dan megumi malah ber bubbling pada ayahnya Minho
“kakek mau pulang,megumi chan..ryu chan..,” kata Minho senyum..dia menggendong ryu. Haru membantu menggendong megumi
“aku pamit,” kata ayahnya,menuju pintu depan
“terima kasih,kakek,” Minho menggerakkan tangan ryu..ryu tertawa pada ayahnya Minho
Ayah minho senyum, memegang jari ryu
Ryu bubbling pada ayahnya minho,”hauu,” lalu tertawa
“eh...ryu chan bilang apa pada kakek??,” kata haru
Minho tertawa,”ryu chan masih mau main sama kakek nih”
“sudah ya..aku permisi..jaga anak anak kalian,” kata ayahnya minho
“terima kasih, ayah,” jawab minho dan haru
“pintu rumah ini selalu terbuka untuk ayah,” kata Minho
Ayahnya pun membuka pintu dan pulang..
“ryu chan pintar sekali ya?,” kata minho duduk dan masih menggendong ryu,dia memainkan jari jari ryu
Ryu bubbling terus padanya
“kita harus beli banyak mainan,” kata Minho pada haru
“mainannya sudah banyak,minho kun..kamar sudah penuh..hampir setiap hari kamu belikan mereka mainan”, kata haru
“hehehehe,” jawab Minho
“kalau sudah memberi makan anak anak..tidur lagi ya?,” kata Minho
“aku capek nih,” lanjutnya
“alasan minho kun saja,” balas haru
Minho meletakkan ryu chan di kotak anyaman bayi..lalu dia mendekati haru..merangkul pundaknya..tapi haru mengambil megumi, lalu memberinya susu..
“kan aku sudah bilang..mau buat team volley,” tawa Minho
“Minho kun genit,” balas Haru
“chu,”Minho mencium leher haru
“biarin ah genit...untung sudah berlalu ya..jadi aku bisa terus dirumah dan main main dengan haru dan anak anak,” lanjut minho
“apanya yang berlalu?,” tanya haru
“yaaa...apa saja...hehehe,” Minho cengengesan
“pokoknya aku bahagia sama kamu dan anak anak,” Minho mencium pundak haru
“pengakuan dari appa juga sudah membuatku senang...dan aku yakin,pasti eomma suatu saat akan ikut appa,”lanjutnya lagi
“ayah sudah baik padaku..aku menganggapnya sebagai ayahku sendiri..,” kata haru
“harus begitu dong..appa ku hanya keras diluar,” Minho memeluk haru dari belakang, lalu dia mencium leher belakang haru
“mmmm,” kata minho
“ayah mudah mudahan datang ya..4 hari lagi ke pernikahan kita,” kata haru
“appa orang yang memenuhi janji,” kata Minho
“sudah??,” lanjutnya lagi
Haru mengangguk,dia meletakkan anak anaknya di tempat tidur anak di kamar sebelah..Minho ikut ikutan
“kok ikut ikutan sih,minho kun??,”
Minho cengengesan..dia menarik narik dan mendorong haru ke kamar mereka..
“tidur..tidurrrr..sudah malammm..besok harus masak pagi pagi..ani san datang,” katanya
“minho kun alasan ah,” haru menahan badannya supaya gak didorong dorong Minho
Minho cengengesan...semua lampu dimatikan..