"ini.. diminum, bapak Minho.. maaf, kami gak punya apa-apa,cuma teh aja" kata ibunya syifa
lalu dia juga menawarkan gorengan dari ummi amin yang tadi..
"dipanggilnya kakak, ummi,bukan bapak," jawab syifa
Minho senyum
"ibu semua tinggal disini??," tanya Minho
"iya..," jawab ibunya syifa
"abi kapan pulang ummi?," tanya syifa
"sebentar lagi, jam 12," jawab ibunya
sementara anak anak diluar ramai sekali sampai depan pintu melihat Minho
Minho berjongkok di depan syifa,"mereka lihat apa?,"
"mereka bingung lihat kakak Minho," jawab syifa
"oh..mereka mau bicara dengan saya?," kata Minho lagi
"sebentar ya, kakak," jawab syifa.. lalu dia menghampiri udin di depan pintu
"udin emang mau salaman sama kakak minho?," tanya syifa
"emang itu guru lu?," udin tanya balik
"iya," kata syifa ke dia dan teman temannya
"keren amat sekolahan lu ada guru dari luar negeri," kata udin lagi di depan pintu
"masuk, din..jangan di depan pintu," kata ibunya syifa
Udin masuk, teman temannya ikutan
mereka duduk di bawah melihat Minho, sambil mereka bengong bengong
"kalian kelas berapa?," tanya Minho sambil senyum pada mereka
Akhirnya Minho ikut duduk di bawah
"loh kok bapak ikut duduk dibawah??jangan, kotor nanti bajunya," kata ibunya syifa
"kakak Minho duduk di atas aja," lanjut syifa
"mereka duduk dibawah," jawab Minho
"emang beneran bapak ini gurunya syifa?," tanya udin
Minho senyum,"nama kamu siapa?," gak nyambung dengan pertanyaan udin
"udin," jawab udin
"it seems that you are gonna be a hansome boy someday.. kamu tampan ya,u-din.." kata Minho sambil mengusap usap kepala udin dan mengucap nama udin agak terbata
Yang lain anak anak tertawa,"hahahahaha..si udin cakep katanya", ada anak yang nyeletuk
"udin..kamu juga sekolah?," tanya Minho
"iya.. aku sekolah madrasah," jawab udin
"madrasah??," tanya Minho
Minho jadi duduk bersila di depan udin..ibu nya syifa makin gak enak hati lihat Minho duduk sama sama mereka di bawah, takut lantainya kotor
Ternyata Minho mudah berbaur dengan anak anak di gang tempat syifa tinggal
"madrasah itu sekolah islam untuk SD," kata syifa menjelaskan
"oh..isseullam haggyo," gumam Minho
"apaan tuh?," kata kamal, yang duduk di sebelah udin
"bahasa korea kali tuh.. lu mana kenal," kata udin
Minho tanya pada kamal,"kamu tahu korea?"
"tau dong gw.. yang ada main ful haus.. si siti kakak gw suka nonton," jawab kamal
"die juga tuh demen banget suka sama suju..gw sih kagak," lanjutnya
Minho bingung dengan bahasa betawi nya kamal
"kamal bilang.. dia tahu korea, kakak minho.. kamal punya kakak perempuan namanya siti...suka nonton sinetron korea," kata syifa
"oh.. full house.. now i remember, hahaha," minho tertawa
Anak anak ikutan tertawa, padahal mereka gak ngerti apa maksud Minho
"pada mau gorengan gak??ntar ummi bikinin teh ," kata ibunya syifa.. lalu dia masuk ke dalam, dan kembali dengan banyak gelas dan teh manis hangat
"trus.. enak gak disono, pak Minho?," kata udin
"maksudnya?," Minho bingung
"maksud udin, kakak minho suka tidak tinggal di korea?," kata syifa
"oh.. suka, suka..," jawab Minho
"udin..kalau besar jadi apa?," tanya Minho
"jadi artis," jawab udin pede
Minho tertawa,"that must be very funny if you are gonna be an artist"
"gak ngerti," kata udin
"lu aneh aje sih,din.. lu mana laku jadi artist," kata kamal, mengeplak kepala udin
"anak anak..makan dulu gorengannya," tawar ibunya syifa, dia menyodorkan gorengan kepada Minho, udin, kamal dan yang lainnya
anak anak berebut makan, minho hanya melihat mereka senyum, lalu dia mengambil kamera dari tasnya
"cheese!," katanya kepada anak anak
"eh...foto lu..foto!," kata si raka
mereka langsung mepetmepet minta di foto
"good," minho mengangkat jempolnya
Anak anak makin senang difoto..
Minho tertawa tawa dengan tingkah mereka yang senang difoto..
"bagus," katanya
"saya akan buat ini untuk nanti di korea," lanjutnya
"wah..bakalan nyampe korea kite nih!," kata raka
"ntar gw masup tivi korea," kata kamal bangga..soalnya dia berdiri paling depan sama si udin
Ibunya syifa senyum...
"satu kali lagi...boleh??," pinta Minho pada anak anak
"boleh bangeeeeeeeeeeettt," udin pede
Lalu minho duduk bersila diantara mereka, dan dia meletakkan kamera di atas meja plastik, lalu dia mengatur timer
"say cheese.. tolong sebut: cheese," pinta dia ke anak anak
"cheese," anak anak ikut
"flash!," kamera mengambil gambar otomatis dia dan anak anak
"terima kasih," kata Minho pada mereka
"sama samaaaa," kata mereka kompak
"dimasukin tivi gak, di korea?," udin penasaran
Minho senyum gak faham maksud udin
"lu din..gaya banget, huuuu," anak anak sorakin udin
"hehehe," udin ikutan ketawa
lalu dia juga menawarkan gorengan dari ummi amin yang tadi..
"dipanggilnya kakak, ummi,bukan bapak," jawab syifa
Minho senyum
"ibu semua tinggal disini??," tanya Minho
"iya..," jawab ibunya syifa
"abi kapan pulang ummi?," tanya syifa
"sebentar lagi, jam 12," jawab ibunya
sementara anak anak diluar ramai sekali sampai depan pintu melihat Minho
Minho berjongkok di depan syifa,"mereka lihat apa?,"
"mereka bingung lihat kakak Minho," jawab syifa
"oh..mereka mau bicara dengan saya?," kata Minho lagi
"sebentar ya, kakak," jawab syifa.. lalu dia menghampiri udin di depan pintu
"udin emang mau salaman sama kakak minho?," tanya syifa
"emang itu guru lu?," udin tanya balik
"iya," kata syifa ke dia dan teman temannya
"keren amat sekolahan lu ada guru dari luar negeri," kata udin lagi di depan pintu
"masuk, din..jangan di depan pintu," kata ibunya syifa
Udin masuk, teman temannya ikutan
mereka duduk di bawah melihat Minho, sambil mereka bengong bengong
"kalian kelas berapa?," tanya Minho sambil senyum pada mereka
Akhirnya Minho ikut duduk di bawah
"loh kok bapak ikut duduk dibawah??jangan, kotor nanti bajunya," kata ibunya syifa
"kakak Minho duduk di atas aja," lanjut syifa
"mereka duduk dibawah," jawab Minho
"emang beneran bapak ini gurunya syifa?," tanya udin
Minho senyum,"nama kamu siapa?," gak nyambung dengan pertanyaan udin
"udin," jawab udin
"it seems that you are gonna be a hansome boy someday.. kamu tampan ya,u-din.." kata Minho sambil mengusap usap kepala udin dan mengucap nama udin agak terbata
Yang lain anak anak tertawa,"hahahahaha..si udin cakep katanya", ada anak yang nyeletuk
"udin..kamu juga sekolah?," tanya Minho
"iya.. aku sekolah madrasah," jawab udin
"madrasah??," tanya Minho
Minho jadi duduk bersila di depan udin..ibu nya syifa makin gak enak hati lihat Minho duduk sama sama mereka di bawah, takut lantainya kotor
Ternyata Minho mudah berbaur dengan anak anak di gang tempat syifa tinggal
"madrasah itu sekolah islam untuk SD," kata syifa menjelaskan
"oh..isseullam haggyo," gumam Minho
"apaan tuh?," kata kamal, yang duduk di sebelah udin
"bahasa korea kali tuh.. lu mana kenal," kata udin
Minho tanya pada kamal,"kamu tahu korea?"
"tau dong gw.. yang ada main ful haus.. si siti kakak gw suka nonton," jawab kamal
"die juga tuh demen banget suka sama suju..gw sih kagak," lanjutnya
Minho bingung dengan bahasa betawi nya kamal
"kamal bilang.. dia tahu korea, kakak minho.. kamal punya kakak perempuan namanya siti...suka nonton sinetron korea," kata syifa
"oh.. full house.. now i remember, hahaha," minho tertawa
Anak anak ikutan tertawa, padahal mereka gak ngerti apa maksud Minho
"pada mau gorengan gak??ntar ummi bikinin teh ," kata ibunya syifa.. lalu dia masuk ke dalam, dan kembali dengan banyak gelas dan teh manis hangat
"trus.. enak gak disono, pak Minho?," kata udin
"maksudnya?," Minho bingung
"maksud udin, kakak minho suka tidak tinggal di korea?," kata syifa
"oh.. suka, suka..," jawab Minho
"udin..kalau besar jadi apa?," tanya Minho
"jadi artis," jawab udin pede
Minho tertawa,"that must be very funny if you are gonna be an artist"
"gak ngerti," kata udin
"lu aneh aje sih,din.. lu mana laku jadi artist," kata kamal, mengeplak kepala udin
"anak anak..makan dulu gorengannya," tawar ibunya syifa, dia menyodorkan gorengan kepada Minho, udin, kamal dan yang lainnya
anak anak berebut makan, minho hanya melihat mereka senyum, lalu dia mengambil kamera dari tasnya
"cheese!," katanya kepada anak anak
"eh...foto lu..foto!," kata si raka
mereka langsung mepetmepet minta di foto
"good," minho mengangkat jempolnya
Anak anak makin senang difoto..
Minho tertawa tawa dengan tingkah mereka yang senang difoto..
"bagus," katanya
"saya akan buat ini untuk nanti di korea," lanjutnya
"wah..bakalan nyampe korea kite nih!," kata raka
"ntar gw masup tivi korea," kata kamal bangga..soalnya dia berdiri paling depan sama si udin
Ibunya syifa senyum...
"satu kali lagi...boleh??," pinta Minho pada anak anak
"boleh bangeeeeeeeeeeettt," udin pede
Lalu minho duduk bersila diantara mereka, dan dia meletakkan kamera di atas meja plastik, lalu dia mengatur timer
"say cheese.. tolong sebut: cheese," pinta dia ke anak anak
"cheese," anak anak ikut
"flash!," kamera mengambil gambar otomatis dia dan anak anak
"terima kasih," kata Minho pada mereka
"sama samaaaa," kata mereka kompak
"dimasukin tivi gak, di korea?," udin penasaran
Minho senyum gak faham maksud udin
"lu din..gaya banget, huuuu," anak anak sorakin udin
"hehehe," udin ikutan ketawa