This is me....

Sabtu, Januari 18, 2014

Our Resonances (part 8: pertarungan dimulai)

Aiko buru buru dilarikan ke Rumah Sakit. Minho panik sekali karena badan kecil cewek itu benar benar banyak darahnya.
“siapa yang melakukan ini??? Apa..dia punya musuh di kota ini??,” kata Minho,pusing sendiri.
Lalu Joy datang,”kenapa bisa begini?,”katanya mendadak bertanya
Minho menggeleng,dia juga tidak tahu.
”rasanya tidak mungkin kalau dia punya musuh,” gumam Joy
”aku merasa bersalah,”kata Minho,”aku..sudah janji dengan Nakamura san”
Joy menepuk nepuk pundak Minho..menenangkan adiknya itu,”semua pasti ada hal lain dibalik ini..kita tidak tahu”.
”besok kamu harus tetap syuting, semua harus sesuai jadual.. aku akan kontak ayahnya, apa yang terjadi dengannya harus diceritakan segera,” lanjut Joy lagi
”kalau begitu..aku kembali dulu.. administrasi sudah aku selesaikan.. tapi aku enggak tahu nomor telepon ayahnya,”ujar Minho
”sana pulang dulu.. aku yang bertanggung jawab,”balas Joy
Joy masuk ke ruangan aiko dirawat. Dilihatnya ternyata dia masuk ICU.
Selang infus, oksigen, makanan masuk semua dibadan cewek tubuh mungil itu.
”apa iya..dia punya musuh di negara ini? Rasanya tidak mungkin,” dalam hati Joy.
”Apa..yang sebenarnya diincar bukan dia.. tapi Minho??,” lanjutnya lagi dalam hati

Joy nekad menelepon Nakamura, Takuya sangat shocked anak puteri kecilnya dicelakain orang. Tetapi dia tidak berani menebak, siapa yang sudah mencelakainya. Malam itu berdasarkan waktu setempat, dia lekas memesan tiket ke Kyouto dan harus pergi malam itu.
Isni kaget dan sedih mendengar anaknya masuk rumah sakit, tapi Takuya berusaha menenangkannya.
subete ga daijyoubu da.. Minho kun ga bokutachi no musume o mamotte (semuanya baik baik saja.. Minho sudah melindungi puteri kita-red),” katanya pada isterinya itu, berusaha menenangkan, kalau anak mereka akan baik baik saja.
Takuya pun malam itu berangkat langsung dengan pesawat paling pagi dini hari.
”aku berangkat,” katanya pamit pada isterinya.
Ditengah jalan, dia bergumam,”apa.. ini masih ada kaitannya dengan Soujiro??,”

Hari berganti pagi.. Takuya pun sudah sampai dan langsung pergi ke RS tempat anaknya dirawat.
”Minho .. menemukannya sudah terluka,” kata Joy
Takuya diam.. dia melihat anaknya benar benar luka parah..
Lalu dia menunduk hormat pada Joy,”terima kasih sudah membantu”
”menurut mu, Nakamura san.. siapa yang tega berbuat ini pada anak anda?,” tanya joy
”saya juga belum tahu,” balas Takuya.
”umm,”gumam Joy,”ini aneh.. kami tidak punya musuh..dan.. aku juga yakin, aiko tidak punya musuh”
”mungkin.. orang yang sebenarnya tidak suka dengan saya”, balas Takuya.
Joy sudah merasa cukup mendampingi ayah temannya itu, lantas dia pun pamit. Karena dia harus tetap bekerja menemani Minho.
Takuya sangat berterima kasih pada keduanya.

Dia pun memandangi anaknya yang tidak sadarkan diri.
”Soujiro..,” gumamnya..
Dia pun lalu berbicara dengan suster, apa bisa dia menunggu sejenak anaknya karena dia datang jauh dari negara lain dan karena ICU nya VIP, maka diperbolehkan.
Dengan lembut Takuya memegang tangan anaknya.. ternyata dia berusaha melakukan time travel, menelusuri perjalanan mundur ke belakang untuk tahu, apa yang terjadi sebenarnya.

Dia melihat beberapa peristiwa yang membuat anaknya menjadi seperti itu.
”Hea Jung??,” katanya heran,”sepertinya anak ku tidak punya teman berbangsa mereka kecuali Minho”
”soujiro..umm,” gumamnya lagi,”jadi.. dia berhasil membuat Hea jung ini mencelakai anakku,”
Dia sudah mengingat bagaimana wajah Hea Jung.
“kenapa Minho tidak tahu kalau anak perempuan ini ternyata jahat??”
Maka..dia pun pergi dari hadapan anaknya..dia mencari penginapan.. duduk di dalam penginapan itu dengan memakai Yukata, seperti pemuda jaman dulu lagi..
Lalu.. Takuya pun berusaha tidur..dia mencoba menyerang Hea Jung lewat mimpi..
Hea jung berteriak teriak dalam mimpinya ketika dia di seret paksa oleh takuya.. dia juga meneriakkan nama Soujiro.. Takuya kaget.. ternyata memang Hea Jung dan Soujiro yang mencelakai anaknya!

Takuya lalu berkonsentrasi terlebih dahulu sebelum Soujiro mendatangi Hea Jung..sehingga dia bisa membuat tameng yang tebal agar Soujiro tidak bisa masuk ke dalam mimpinya..
”Percuma saja kamu teriak, hai anak perempuan tidak punya santun!,” Takuya marah melihat Hea Jung yang dia tarik ke mimpinya
Dalam mimpinya itu, Hea Jung diangkat tinggi tinggi oleh Takuya. Lalu di banting, sama dengan waktu dia membanting anaknya sampai masuk ICU.
”aku.. minta maaf,” kata Hea Jung memohon mohon supaya tidak lagi dikerjain di mimpi. Dia benar benar tidak berkutik, rasanya nyawanya benar benar habis,dia terengah engah di dalam mimpi.
”itu akibatnya jika kamu tidak bisa berbuat baik dengan anak ku.. soujiro bahkan tidak bisa melindungimu,” senyum Takuya dingin
Soujiro berusaha untuk membuka benteng mimpi takuya yang tebal sekali. Dia mengeluarkan energinya untuk membuka benteng itu yang tebal sekali. Satu tangan Takuya mengangkat tubuh Hea Jung, padahal kekuatan cewek itu adalah telekinetik, tapi tidak bisa berkutik ditangan Takuya dalam mimpi. Satu tangan Takuya memperkuat tameng agar Soujiro tidak bisa masuk
”Paman Soujiroooo... tolong akuuuu!!,” nafas Hea Jung susah sesak.
Soujiro tidak bisa masuk mimpi mereka karena di jaga. Takuya memasang benteng seperti besi yang tebal supaya Soujiro tidak masuk dalam pikirannya.

bakayarou, Takuya!,” soujiro memarahi takuya, dia benar benar tidak bisa masuk dan tidak bisa lagi berbuat banyak terhadap hea jung..
Takuya tertawa keras,”hahahahaha! Tidak ada yang mau orang yang dicintanya dicelakai.. begitu juga dengan mu, Soujiro.. ternyata kita bisa bertemu lagi ya!”, Takuya sudah dalam posisi marah, gelombangnya menjadi merah dan terbakar.
Soujiro terus mengeluarkan energinya agar dia bisa mendobrak dinding tebal tameng yang dibuat Takuya, takuya masih berteriak teriak mengangkat hea Jung yang sudah mulai kehabisan nafas
Takuya lalu menjatuhkannya lagi.. mirip lagi dengan apa yang Hea jung lalukan pada anaknya di dunia nyata..
shine! (mati kau-red), kata Takuya. Hea jung matanya melotot, dia sangat ketakutan.
Takuya menghentikan mimpinya. Soujiro sudah tidak bisa masuk lagi dalam mimpinya itu.
”tamengnya semakin tebal saja,” gerutu Soujiro.

Hea jung bangun.. matanya melotot..dia terasa dicekik dan dibanting oleh Takuya. Dia benar benar dibuat takuya tidak lagi sengsara dalam mimpi saja.. dia menjadi linglung di dalam dunia sebenarnya.
Dia lantas jalan tak tentu arah di malam itu.. satu hari setelah aiko masih masuk icu karena diserang oleh Hea jung.
”paman soujiro..kenapa tidak bisa melindungiku??,”kata Hea jung..dia linglung
Banyak crew yang melihat dia jadi aneh..dia berjalan seperti tak tentu arah, termasuk juga Joy melihatnya jadi bingung
”kenapa dia?,” tanya Joy pada Minho.
Minho menggeleng saja,”tidak tahu..”, dia lalu menghampiri hea jung
Hea jung malah bertanya,”kamu...siapa?”
Minho bingung,”wah.. sepertinya dia kena serang”,tapi Minho bukannya panik malah cekikikan.
”kamu gak lihat dia aneh?,”bisik Joy
Minho mengangguk,”lihat..kemungkinan dia terserang”
”oleh??,” tanya Joy lagi
Minho mengangguk,”tidak tahu..sehabis selesai syuting, malam aku pergi lagi ke RS”
”ini sudah sore..aku berangkat duluan,” kata Joy
”oi.. ayo mulai lagi!,”teriak seorang crew.. mereka lalu kumpul lagi..syuting lagi

”sebenarnya..siapa yang melakukan itu?,” tanya Joy pada Takuya
”aku,” jawab takuya singkat
”jadi... anda juga??,” Joy seakan tidak percaya
Takuya senyum,”iya..saya juga sama dengan adikmu”
Joy tepok jidat,”uh... banyak banget ya?,” gumamnya,”anda bisa apa?”
”masuk dalam mimpimu....nightmare,” senyum dingin Takuya
Joy malah kepo,”oh ya??gimana caranya?? Boleh dong aku ajarkan”
”bukan untuk mainan biasa,” balas Takuya dingin
”yah.. baiklah Nakamura san..,” balas Joy
Minho datang..dia masih melihat aiko dengan banyak selang.
”aku...mau hanya dengan dia disini,”kata Minho membuka pembicaraan
”ngapain?? Pacaran sama orang pingsan?,” joy gak ngerti apa maksud adiknya
”berisik,” gerutu Minho.
Takuya keluar,lalu disusul joy.

Minho mendekati aiko..memegang tangannya..
”sorry.. i must hold your hands,” katanya pelan.
Dia berkonsentrasi.. tak berselang, ada sinar hijau keluar dari telapak tangannya.
Diam diam Takuya dan Joy ngintip dari jendela pintu ICU yang tinggi.
”adikmu...healer,” kata Takuya.
Joy mengangguk.
Minho masih terus mengalirkan energy nya pada temannya itu, matanya masih terus terpejam.
”aiko chan..cepat sembuh...,” katanya lirih
Dia sengaja mengeluarkan semua energy nya sampai capek sendiri.
Minho menunduk kecapean.
”wah..jangan jangan dia pingsan,”intip Joy
Joy buru buru masuk,”Minho.. kamu okay?”
Appeun,” katanya singkat. Ternyata, dia banyak mengeluarkan energy yang akhirnya membuat dia terasa sakit.
”terima kasih,” kata Takuya.
”Minho ..apakah kamu tahu..siapa yang sudah mencelakakan aiko?,” tanya Takuya, berdiri di depannya..sementara Minho masih duduk di kursi samping aiko yang masih berbaring.
”siapa??aku merasa tidak punya musuh,” balas Minho

”Kamu.. kenal dengan Hea jung?,” Tanya Takuya
Minho kaget,”Tunanganku,” balasnya datar
Takuya tidak berkspresi kaget,”o begitu...dia yang telah melempar aiko ke dinding berkali kali...sampai anak ku koma,”
”Hea jung tidak bisa apa apa..dia bukan X DNA,” kata Minho
Joy juga tidak percaya,”ah..masak iya??,”
Takuya bercerita,” Hea jung X DNA, dia mempunyai kekuatan telekinetik.. ketika kamu dan anak ku bertemu lalu anak ku tidak mau ditemani Minho kun sampai pulang, dia ternyata membuntuti gerak langkah kalian sebelumnya”
”Hea Jung memang pencemburu.. tapi aku masih seperti enggak percaya kalau dia adalah X DNA... anak seperti itu??,” Minho benar benar gak habis pikir.
”dia adalah X DNA,” kata Takuya, tegas
”ya.. baiklah,” balas Minho. Dia tahu apa maksud Takuya, agar dia percaya perkataan Takuya.
”dan...dia dipengaruhi oleh Soujiro,” lanjut Takuya lagi.
”jadi.. dia berteman dengan Soujiro?,” tanya Minho.
Takuya mengangguk. Joy bingung.
”cewek manja itu,” keluh Minho.
”begitulah.. dia mudah dimanfaatkan Soujiro,” kata Takuya,”aku akan menyelesaikan urusanku dengan orang itu,”
”sangat berbahaya,”kata Minho.
”sudah pernah aku ceritakan bukan? Kalau aku musuh lama Soujiro itu??,”
Minho mengangguk.
”jadi.. akan kuselesaikan disini.. sudah lama sekali,” senyum Takuya
”tidak akan melibatkan Minho bukan?,” kata Joy.. dia khawatir adiknya akan celaka.. karena masih harus ada banyak pekerjaan.
”tenang saja,” senyum Takuya.
”tenang?? Sebaiknya aku cari tahu,”kata Minho dalam hatinya.
Takuya terkekeh sendiri dalam hatinya,”mau apa kamu, Minho?? Ini urusan antar senior,”
”apa...Hea jung bisa sembuh dari bingungnya??,” tanya Minho lagi.
Takuya senyum,”bisa.. akan aku tarik hari ini.. tetapi.. bilang pada tunanganmu.. dia harus menebus dulu terhadap kelakuan nya ke anakku”
”aku bukan tunangan aslinya..aku gak suka dia,” balas Minho agak judes.
Joy malah meledek,”ya..dia memang tidak suka sama yang judes judes..sebab dia sudah judes,”
Takuya akhirnya ketawa juga,”tidak perlu membantuku,Minho kun,”
Minho gak aneh lagi kalau Takuya bisa membaca pikirannya.
”darimana dia tahu kalau Minho mungkin mau bantu dia?,” kata hatinya Joy,”wah..dia mind reader”
”tolong katakan pada tunanganmu...berhenti berurusan dengan Soujiro..dia hanya akan diperalat,” kata Takuya lagi
”dia bukan tunangan asliku!,” Minho bete.
Joy nyengir kuda lihat adiknya bete.

”ini aneh sekali...aku tidak kenal kamu.. kamu siapa?,” kata Hea Jung pada Minho..ternyata dia masih kebingungan.
Minho senyum licik,”kasian deh kamu... makanya jangan jahat.. kamu tahu? Aku jadi benci kamu banget.. dasar cewek manja,”
Minho lalu duduk di sebelah Hea Jung..dia membaca mantra dan menempelkan tangannya ke cewek manja itu..berusaha membantu menyembuhkan linglungnya,tanpa ketahuan orang lain..
Sekitar 30 menit Minho membantunya..sampai akhirnya pelan pelan Hea Jung mengucek matanya.. linglungnya sudah mulai berkurang..
” oppa Minho...??,” katanya agak sedikit bingung
”aku mau ngobrol sama kamu,” kata Minho dengan suara tegas.
Hea Jung lagi lagi keluar menyebalkannya, dia bergayut pada lengan Minho,”ya???memang oppa kenapa??”
Minho langsung illfeel lagi,”gak berubah juga”, gerutunya langsung pada cewek itu.
”kamu..kenal dengan orang yang kamu sebut dengan paman Soujiro itu bukan?,” tanya Minho langsung ke Hea Jung
Hea jung masih bergayut,”iya, oppa.. memang kenapa??”
Minho langsung melihatnya dengan tegas, dia naikkan satu alisnya,”jawab jujur pertanyaanku..”
Hea Jung melepaskan rangkulannya,” oppa kenapa???”
”jawab saja jujur pertanyaan ku...,” balas Minho, lalu,”siapa yang mencelakai aiko, temanku?”
Hea Jung diam.
”kamu bukan?? Atas suruhan Soujiro??,” tanya Minho lagi
Hea Jung masih tetap diam.
”aku tidak suka dengan orang pembohong,” kata Minho
”iya.. aku yang melakukannya!,” Hea jung lalu berdiri.
”itu karena aku cinta oppa! Aku gak mau oppa jadi milik cewek jelek itu!,” teriaknya lagi
Minho ikut berdiri,”jelek atau bukan..itu bukan urusanmu..yang jelas.. kamu bisa dipenjara karena sudah mencelakai orang lain!”, dia akhirnya membentak cewek itu juga.
Minho menunjuk wajahnya Hea Jung dengan telunjuknya,”Ingat ya.. Hea Jung.. aku akan melindungi temanku,Aiko.. dan jika kamu berani sekali lagi menggunakan kekuatanmu..aku juga akan tunjukkan sisi diriku yang lain”
Hea Jung kaget,”apa maksud kamu, oppa??”
”lupakan! Jauhi Soujiro..atau kamu akan celaka suatu hari nanti!,” Minho pergi meninggalkannya
Hea Jung mengejar,” oppa tunggu!!”, dia berlari.
Minho menoleh,”jangan ganggu aku.. aku mau istirahat.. capek.. besok kerja lagi!”. dia pun masuk ke penginapannya, joy sudah ada didalam sebelumnya.

”sudah sembuh cewek menyebalkan itu?,”tanya Joy. Minho mengangguk.
”kamu baik bener deh.. mau tolong orang yang sudah celakakan soulmate mu,” lanjut joy lagi
”aku bisa dimaki maki eomma kalau tahu nanti dia pulang dengan linglungnya itu,” balas Minho
”aku capek nih..,” lanjutnya lagi. Dia lalu merebahkan dirinya diatas tempat tidur.
Joy malah duduk disampingnya,”aku gak nyangka..kalau si cewek manja itu ternyata X DNA...dia bahkan lebih kuat dari pacarmu, aiko itu”
Minho malah melipat kedua tangannya di bawah kepalanya, dia berbaring,”gak nyangka.. yang jelas... aku gak segan segan serang dia juga kalau dia masih berurusan dengan Soujiro itu”
”jadi.. kamu bilang sama si hea jung.. kalau soujiro itu jahat?,” tanya Joy
Minho mengangguk.
”gila sekali ya? Hanya karena mencintai seseorang yang bernama Lee Minho, hea jung nekat,” joy malah terkesan menerawang jauh
Minho bangun dari baringannya, melihat joy dengan tatapan nyinyir,”aku gak suka cewek itu”, ketusnya
”ya..ya..aku minta maaf,” balas Joy, enteng.
”aku harus membuat tameng dulu..agar Soujiro tidak sembarangan masuk ke dalam tidurku,” kata Minho dalam hatinya, lalu dia pun melakukan ritual seperti meditasi.
Setelah itu, dia pun tertidur.

Sementara itu, Takuya menelepon isterinya dan mengatakan, kalau anak mereka memang belum bangun bangun, tetapi baik baik saja dan ada perubahan, sehingga tidak ada yang perlu di khawatirkan. Lalu setelah dia selesai mengobrol dengan isterinya, dia pun duduk di dalam penginapannya.
”haaahhh.. melelahkan...,” katanya merebahkan kepalanya di sandaran kursi.
Lalu tubuhnya membuat tameng sendiri supaya soujiro tdak masuk ke mimpinya dalam keadaan sadar.

Esok paginya, ketika Takuya kembali menjenguk anaknya, dia temukan aiko sudah bangun. Dia sangat senang, karena anaknya itu sudah sadar.
”berapa hari aku tidak bangun bangun, otoosan?,” tanya aiko, walau masih terbaring lemah, tetapi selang oksigennya sudah dilepas.
”tiga hari,”senyum Takuya
”badanku sakit sekali,”keluh aiko
”kamu..jangan bangun dulu ya?,” senyum Takuya lagi.
”Minho kun..membantumu..untuk menyembuhkan mu,” senyum Takuya lagi
”Minho kun??aku pikir, dia tidak tahu aku disini,”kata aiko pelan
”dia membantumu mengalirkan energy nya sampai dia kesakitan,” kata Takuya
Aiko diam saja..lalu,”apa..sore ini dia akan kesini?”
Takuya menggeleng,”aku tidak tahu, anakku”,lalu senyum, dia mengelus elus rambut anaknya sendiri.

Soujiro marah rencananya gagal total untuk mencelakai anaknya Takuya. Dia masih mengharapkan Hea Jung. Lalu, dia pun bertemu lagi dan mempengaruhi pikiran Hea Jung.
”Minho akan tetap suka dengan aiko,”katanya pada Hea Jung.
”aku kesal! Oppa benar benar sudah tidak peduli lagi denganku,” Hea jung memaki maki.
Itu membuat Soujiro makin senang saja. ”anak perempuan itu makin menyukai Minho mu itu,”
”aku mau pura pura manis minta maaf dengan Minho kun dan bertemu cewek itu,” kata Hea jung.
Soujiro bilang rencana itu bagus. Dia benar benar mengadu domba antara Hea jung, Minho dan aiko.

Sore itu...setelah selesai syuting, ternyata Minho datang lagi ke rumah sakit.
Dia senyum ketika bertemu dengan aiko
Aiko mencoba bangun dan duduk, Minho menahannya supaya tidak banyak bergerak dulu.
”aku..berterima kasih, Minho kun.. atas kebaikanmu,” kata Aiko
Takuya dan joy keluar kamar lagi, membiarkan mereka berdua.
”aku..bantu lagi ya?,”senyum Minho. Dia lalu mendekatkan telapak tangannya ke badan cewek itu dan mengirimkan energy penyembuhannya lagi padanya.
Aiko diam saja, berusaha menerima aliran energy itu.
”rasanya menyejukkan,”kata cewek itu pada Minho. Minho masih konsentrasi memejamkan matanya.
Setelah sekitar 20 menit kemudian, dia membuka matanya,”cukup hari ini.. keadaanmu jauh sudah lebih baik,” senyum Minho
”terima kasih, Minho kun.. kamu baik sekali padaku,” balas aiko
”aku..atas nama Hea jung, meminta maaf,” kata Minho padanya
Aiko bingung, siapa hea jung itu.
”Hea jung itu... tunanganku dari orangtuaku,” balas Minho
” oh.. ,” kata aiko singkat,”lalu... kenapa dia berusaha menjahati dan mencelakaiku??”
”dia iri..karena aku dekat dengan mu,” balas Minho
”jadi.. kemungkinan..agar kamu tidak dicelakai siapapun..aku harus menjauhkan diri darimu,” lanjut Minho lagi
Aiko hanya menatap Minho, sampai cukup lama, beberapa menit.
Kemudian,”ya.. tidak apa,” katanya senyum,”itu semua demi kebaikan Minho kun”
”aku minta maaf, aiko chan,” balas Minho. Minho bisa membaca bahwa kekuatan Hea jung lebih tinggi dari aiko.. kalau Hea jung kumat lagi emosinya, dia bisa saja mencelakai cewek yang dia suka itu.
Aiko senyum pada Minho.. Minho tidak enak hati dengan perkataannya sendiri yang terakhir tadi..


Bersambung ke part 9...