"apa..kamu masih berhubungan juga dengan Minho itu?,"tanya Kamui di depan Megumi
Megumi menggeleng,"tidak, Kamui kun..sudah satu minggu"
"bagus..aku tidak suka ada orang lain merecoki hubungan kita.. aku posesif," balas Kamui
Megumi mengangguk saja.
"ini komik yang aku bawa..coba dilihat," Kamui memberikannya pada Megumi, dia menunduk hormat menerimanya.
"bagus sekali..terima kasih, Kamui kun,"senyumnya
Kamui membalas lagi dengan senyuman.
Mereka bicara banyak tentang perjalanan Kamui dan band nya tour keliling eropa. Megumi tertawa tawa senang dengan cerita pacarnya yang heboh dan beragam itu
"wah..bisa aku jadikan komik, Kamui kun.. mau kan?," katanya pada Kamui, wajahnya berbinar
Kamui melirik sedikit keluar jendela restaurant itu.. lalu dia mencium Megumi
"umm.. kamu manis sekali hari ini," kata Kamui basa basi
"Kamui kun.. kenapa?," Megumi malah heran
Kamui ngeles,"ah..enggak apa apa.. memang gak boleh ya.. pacar cium pacarnya di depan orang?? kan aku romantis," senyumnya
Megumi malah jawab malu malu,"enggak sih..cuma..aku malu dilihatin banyak orang"
Ternyata, Kamui sengaja mencium Megumi karena dari kejauhan, Minho melihat mereka yang sedang asik makan siang.
"Rasakan, Minho kun... kamu tidak bisa merebut apa yang aku punya.. ," dia menoleh sebentar ke jendela, melihat Minho yang memandang mereka
"Kamui kun, kenapa?," Megumi agak sedikit bingung dengan tingkah pacarnya itu
"ah..enggak.. gak apa.. cuma.. tadi sepertinya aku lihat seseorang mirip temanku," Kamui ngeles.
Megumi melihat jendela, tapi Kamui buru buru mengalihkan pandangannya, memegang pipinya
"benar tidak ada apa apa?,"tanya Megumi lagi pada Kamui yang masih memegang pipinya
Kamui menggeleng,"tidak ada apa apa.. daijyoubu (that's ok-red),"
Kamui lalu berdiri,"ayo pulang..aku lelah..harusnya aku istirahat karena besok mau latihan lagi.. ada single baru," senyumnya
Dia menggandeng tangan Megumi, Megumi senyum senyum dan cerita cerita sambil jalan tentang Nomura, asisten sekaligus editor komiknya kepada Kamui.
Kamui tertawa tawa dengar ceritanya, Megumi merangkul tangannya.
"saya..Kitajima Ryouji..yang waktu itu menjadi pemenang Meet and Great dengan Isei Megumi.. boleh saya bicara dengan Megumi Isei?," ternyata Minho menelepon penerbitan komik tempat Megumi kerja dan yang menerima adalah Nomura
"oooh... Kitajima san... iya, saya ingat.. ini saya Nomura, asisten dan editor Isei san," balas Nomura,"ada perlu apa dengan Isei san?"
"Isei san.. tertinggal sesuatu dalam apartment saya," balas Minho
"hah?? apartment??," kata Nomura heran, lalu imajinasinya main sendiri,"jangan jangan... mereka pacaran,"
"Anda.. tidak punya no nya Isei san?," tanya Nomura
"tidak.. karena tempat tinggalku dan dia dekat..jadi maaf, tidak terpikir oleh ku harus mencatat dan punya no nya..jadi, kalau memang Nomura san punya.. aku boleh minta?? bajunya tertinggal," balas Minho. Memang baju Megumi tertinggal karena dia memakai baju ibunya Minho
Nomura langsung sok kepo lagi, dia ngayal lagi,"wah... jangan jangan mereka...," katanya dalam hati.
"baik..baik..akan saya berikan no nya..mohon dicatat," balas Nomura. Minho pun mendapatkan no hp Megumi.
Minho kerja di ruangan kantornya dengan bersiul siul. Sekretarisnya datang menghadap. Dia bicara dengan sekretarisnya kalau hari ini meeting dengan kontraktor baru harus segera disiapkan dan juga mereka berharap proyek baru bisa jebol lagi dan sukses. Hari itu Minho juga senang karena dia mendapatkan no Megumi, yang akan dia telepon nanti malam.
"nanti malam...kita kencan ya, Megumi chan,"katanya senyum senyum di depan pc,ngayal sendirian
Sorenya, Megumi kebingungan karena dia mendapatkan misscall dari no yang tidak dia kenal. Hari itu dia tidak ke penerbitan tetapi hanya di rumah susunnya saja, mengerjakan komiknya.
"ini..no siapa ya?," katanya dalam hati, hanya memandangi Hp nya yang sedang di misscall Minho, tanpa dia tahu kalau itu no Minho
"Megumi chan...angkat!," gerutu Minho di kantornya, dia mondar mandir di ruangannya
Setelah beberapa kali misscall akhirnya diangkat juga..
"Moshi moshi.. dare ka hanashimasu ka??(dengan siapa saya berbicara?-red)," tanya Megumi, membuka pembicaraan
"Minho," jawab Minho singkat
Megumi kaget.. lalu dia melamun,"Minho kun"
"Megumi chan.. genki?," Minho senyum di depan teleponnya
Megumi masih menyebut namanya saja, Minho senyum.
"Inakute sabishii da yo, Megumi chan (aku kangen kamu-red)," balas Minho
"ah..tidak boleh.. aku minta maaf," Megumi lalu langsung menutup telepon dari Minho
Minho kaget teleponnya tiba tiba ditutup, tapi lalu dia santai saja
"umm,"gumamnya,"belum pernah ditaklukkan Lee Minho kan.. Megumi chan??", lalu dia senyum santai, duduk dan memejamkan matanya.
Hari berganti sore. Minho berdiri di depan rumah susun yang terdiri dari 10 lantai.
"oi.. Megumi chan.. ayo turun ke sini!," dia teriak dari lantai bawah.
Megumi kaget, begitu juga Keiko
"seperti ada suara seseorang," kata Keiko. dia lalu keluar.
"Kamu..siapa??," teriaknya dari lantai 4
"Aku Minho.. Lee Minho.. pacarnya Megumi chan..!," katanya teriak dari bawah
"Jangan teriak.. nanti kamu dimarahi orang orang seisi rumah susun ini!," teriak Keiko lagi
Minho senyum licik,"jadi..aku boleh masuk dong? daripada teriak teriak.. iya kan??,"
Keiko bete.. lalu Megumi keluar
"Minho kun..jangan teriak..tidak baik!," katanya sok menasehati Minho dari atas
"hi, sayang.. kimi ni aitakute (kangen pengen ketemu kamu-red)!!," Minho teriak dan seyum dari bawah ke Megumi
"oh..jadi ini yang namanya Lee Minho ya?? Tinggi dan cakep," gumam Keiko
Lalu Keiko malah teriak,"kamu masuk aja kesini.. nanti dimarahi orang orang sini.. bahaya! enggak sopan!," dia menggerutu pada Minho
"Kamu..siapa??temannya Megumi chan ya?,"teriak Minho lagi
"Ya!,"Keiko balas teriak
"Aku disini saja.. aku cuma mau Megumi yang ijinkan aku masuk.. bukan kamu!," teriak Minho lagi
"ah.. keras kepala!," teriak Keiko lagi. lalu dia masuk dan bilang pada Megumi yang sudah terlebih dulu masuk,"urusi tuh..selingkuhanmu.. aku tahu, pacarmu masih Kamui kun bukan??,"
"aku gak selingkuh dari Kamui kun..aku sudah tidak bisa bicara lagi dengan Minho kun,"kata Megumi, dia taruh pipinya di atas meja sofa,bicara dengan Keiko
"ah..cowok itu berarti menyebalkan, keras kepala," balas Keiko
Megumi mengangguk,"iya", balasnya singkat
"biar saja dia teriak teriak dibawah.. bisa bisa dia dimarahi orang orang satu komplek rusun ini," Keiko duduk dan asik makan
"MEGUMI CHANNNN!! KELUAR DONG, SAYANG!," Minho teriak lagi
"Menyebalkan!," gerutu Keiko, dia merasa terganggu, tapi dia tetap membiarkan Minho teriak teriak
Beberapa perempuan lalu marah marah dengan tingkah Minho yang berisik.
Minho pun mengambil hati mereka,"Okasan.. tolong bantu saya.. saya diputusin oleh pacar saya.. saya mohon,Okasan (tante-red)," Minho menghiba hiba
Ada ibu yang akhirnya turut sedih, dua ruangan dari ruangan Megumi dan Keiko,"kenapa, Nak?"
Minho merengek padanya,"Okasan..tolong aku..cintaku di tolak dan aku harus lapor pada Okaasan (ibu-red) ku.. aku harus menikah cepat cepat dengan Megumi chan", katanya teriak dari bawah, ternyata ibu itu tahu dan pernah ngobrol dengan Megumi
"Megumi chan?? jadi.. kamu koibito nya Megumi chan?," tanya ibu itu balik
Minho mengangguk, dia bersandiwara,"iya, okasan.. tolong bantu saya",teriaknya masih dari bawah.
"Kasihan sekali kau,Nak.. mari ibu bantu," Ibu itu lalu masuk lagi ke ruangannya dan ternyata dia mengetuk pintu ruangan Megumi dan Keiko
"Megumi chan..kamu tidak bisa seperti itu terhadap dia, Nak..dia itu tulus cinta sama kamu", kata ibu itu
"Honda san..dia bohong.. Megumi chan sudah punya pacar, namanya Kamui kun," balas Keiko
"tapi...kenapa dia mau berhujan hujanan??," tanya ibu itu lagi
Cuaca memang jadi hujan... lalu Megumi malah ingat ketika beberapa hari lalu dia berusaha mengobati Minho yang kehujanan.
Dia langsung bangun dan bilang,"Kasihan kalau Minho kun sakit..dia tidak tahan cuaca hujan, Okasan (tante-red)"
Dia pun lalu malah keluar rusun lagi, masih di lantai 4 tapi berdiri di tempat jemuran,"Minho kun.. ini hujan.. nanti kamu sakit lagi!!!," katanya teriak
Minho balas teriak,"Biar! Biarin aku sakit.. aku tetap disini saja..!!"
"Tidak boleh Minho kun..nanti Ibu mu marah!," jawab Megumi
"Aku mau kasih kamu ini!," ternyata Minho menunjukkan sekumpulan mawar merah jambu kepada Megumi,"Ayo turun! atau..aku naik ya!"
"Ah...ini kan bukan dorama!," gerutu Keiko, dia kesal dengan tingkah Minho
"hai cowok sok kecakepan.. cepat masuk rusun ini.. nanti kamu sakit...kita juga yang repot!," teriak Keiko.dia keluar ruangan lagi dan berdiri disamping Megumi
"aku tidak mau.. kalau tidak dijemput Megumi chan!,"teriak Minho lagi
"Minho kun.. kamu nakal lagi... ! aku sudah bilang pada ibu mu kalau kamu nakal... kamu kan tidak tahan hujan..nanti kamu sakit lagi!," teriak Megumi
Keiko menoleh pada Megumi,"bertemu ibunya??sama Kamui kun saja dia belum pernah bertemu orangtua Kamui kun," katanya dalam hati
"oi..cowok aneh! sudah.. masuk saja!," Teriak Keiko lagi
Hujan semakin deras.. Minho mulai menggigil..
"nah..rasakan kau, cowok aneh!," Teriak keiko
"Keiko chan.. kamu jangan sadis dengan Minho kun," kata Megumi polos
Keiko langsung masuk ke ruangan rusun lagi.
'Minho kun...ayo masuk.. nanti kamu sakit seperti kemarin!," teriak Megumi
"gak..aku gak sakit!," Teriak Minho sambil menggigil, dia tidak memakai jas hujan, hanya kemeja saja,"aku mau disini sampai kamu turun!"
"Kamu nakal lagi.. Minho kun!!," teriak Megumi lalu dia lekas lekas turun...
dia lalu sampai di depan gerbang Rumah susun..
Minho langsung menghampirinya.. serangkaian bungan mawar pink yang dipegangnya sudah mulai terkena air dan satu persatu keping keping bunga nya rontok..
Minho memeluknya,"Aku mau kamu jadi pacarku...aku mau kamu putus dengan Kamui kun", katanya dengan menggigil
"Minho kun.. kamu sudah menggigil.. nanti kamu flu," balas Megumi. Hujan makin deras dan membuat tubuh keduanya basah kuyup.
"ini..bunga untukmu,"Minho memberikan bunga itu, tangannya gemetaran kedinginan..
"Minho kun.. nekat..kamu bisa kena flu," balas Megumi datar..
Minho memeluknya lagi dalam hujan yang deras. Walau menggigil gemetaran, dia terus bicara pada Megumi,"kamu mau kan...jadi pacarku?? suki atte (kita pacaran saja-red)"
Megumi diam saja.. tangannya memegang kumpulan bunga dan satu lagi memeluk Minho..
Dalam mobil, Kamui melihat mereka,"aku memang sudah tidak bisa mempertahankan Megumi chan.. sepertinya dia sudah mulai berubah"
Hujan masih terus turun...Minho masih tidak mau melepas pelukannya..walau Megumi meminta dia masuk karena sudah menggigil..
"ayo.. katakan.. kalau kamu mau jadi pacarku," pinta Minho
Bunga pink yang dipegang Megumi sudah satu persatu rontok kelopak dan mahkota bunga nya satu persatu jatuh ke tanah.. malam dan hujan semakin menambah dingin .. Minho sudah super gemetaran, menggigil..
Megumi melepas pelukan Minho.. Lalu dia berjingkat...
"aku.. akan jadi pacarnya Minho kun..," katanya.. wajahnya diguyur hujan...
Minho senyum dan menundukkan kepalanya..
Mobil yang ditumpangi Kamui pun berlalu setelah melihat pemandangan itu..
Bersambung ke part 8....
Megumi menggeleng,"tidak, Kamui kun..sudah satu minggu"
"bagus..aku tidak suka ada orang lain merecoki hubungan kita.. aku posesif," balas Kamui
Megumi mengangguk saja.
"ini komik yang aku bawa..coba dilihat," Kamui memberikannya pada Megumi, dia menunduk hormat menerimanya.
"bagus sekali..terima kasih, Kamui kun,"senyumnya
Kamui membalas lagi dengan senyuman.
Mereka bicara banyak tentang perjalanan Kamui dan band nya tour keliling eropa. Megumi tertawa tawa senang dengan cerita pacarnya yang heboh dan beragam itu
"wah..bisa aku jadikan komik, Kamui kun.. mau kan?," katanya pada Kamui, wajahnya berbinar
Kamui melirik sedikit keluar jendela restaurant itu.. lalu dia mencium Megumi
"umm.. kamu manis sekali hari ini," kata Kamui basa basi
"Kamui kun.. kenapa?," Megumi malah heran
Kamui ngeles,"ah..enggak apa apa.. memang gak boleh ya.. pacar cium pacarnya di depan orang?? kan aku romantis," senyumnya
Megumi malah jawab malu malu,"enggak sih..cuma..aku malu dilihatin banyak orang"
Ternyata, Kamui sengaja mencium Megumi karena dari kejauhan, Minho melihat mereka yang sedang asik makan siang.
"Rasakan, Minho kun... kamu tidak bisa merebut apa yang aku punya.. ," dia menoleh sebentar ke jendela, melihat Minho yang memandang mereka
"Kamui kun, kenapa?," Megumi agak sedikit bingung dengan tingkah pacarnya itu
"ah..enggak.. gak apa.. cuma.. tadi sepertinya aku lihat seseorang mirip temanku," Kamui ngeles.
Megumi melihat jendela, tapi Kamui buru buru mengalihkan pandangannya, memegang pipinya
"benar tidak ada apa apa?,"tanya Megumi lagi pada Kamui yang masih memegang pipinya
Kamui menggeleng,"tidak ada apa apa.. daijyoubu (that's ok-red),"
Kamui lalu berdiri,"ayo pulang..aku lelah..harusnya aku istirahat karena besok mau latihan lagi.. ada single baru," senyumnya
Dia menggandeng tangan Megumi, Megumi senyum senyum dan cerita cerita sambil jalan tentang Nomura, asisten sekaligus editor komiknya kepada Kamui.
Kamui tertawa tawa dengar ceritanya, Megumi merangkul tangannya.
"saya..Kitajima Ryouji..yang waktu itu menjadi pemenang Meet and Great dengan Isei Megumi.. boleh saya bicara dengan Megumi Isei?," ternyata Minho menelepon penerbitan komik tempat Megumi kerja dan yang menerima adalah Nomura
"oooh... Kitajima san... iya, saya ingat.. ini saya Nomura, asisten dan editor Isei san," balas Nomura,"ada perlu apa dengan Isei san?"
"Isei san.. tertinggal sesuatu dalam apartment saya," balas Minho
"hah?? apartment??," kata Nomura heran, lalu imajinasinya main sendiri,"jangan jangan... mereka pacaran,"
"Anda.. tidak punya no nya Isei san?," tanya Nomura
"tidak.. karena tempat tinggalku dan dia dekat..jadi maaf, tidak terpikir oleh ku harus mencatat dan punya no nya..jadi, kalau memang Nomura san punya.. aku boleh minta?? bajunya tertinggal," balas Minho. Memang baju Megumi tertinggal karena dia memakai baju ibunya Minho
Nomura langsung sok kepo lagi, dia ngayal lagi,"wah... jangan jangan mereka...," katanya dalam hati.
"baik..baik..akan saya berikan no nya..mohon dicatat," balas Nomura. Minho pun mendapatkan no hp Megumi.
Minho kerja di ruangan kantornya dengan bersiul siul. Sekretarisnya datang menghadap. Dia bicara dengan sekretarisnya kalau hari ini meeting dengan kontraktor baru harus segera disiapkan dan juga mereka berharap proyek baru bisa jebol lagi dan sukses. Hari itu Minho juga senang karena dia mendapatkan no Megumi, yang akan dia telepon nanti malam.
"nanti malam...kita kencan ya, Megumi chan,"katanya senyum senyum di depan pc,ngayal sendirian
Sorenya, Megumi kebingungan karena dia mendapatkan misscall dari no yang tidak dia kenal. Hari itu dia tidak ke penerbitan tetapi hanya di rumah susunnya saja, mengerjakan komiknya.
"ini..no siapa ya?," katanya dalam hati, hanya memandangi Hp nya yang sedang di misscall Minho, tanpa dia tahu kalau itu no Minho
"Megumi chan...angkat!," gerutu Minho di kantornya, dia mondar mandir di ruangannya
Setelah beberapa kali misscall akhirnya diangkat juga..
"Moshi moshi.. dare ka hanashimasu ka??(dengan siapa saya berbicara?-red)," tanya Megumi, membuka pembicaraan
"Minho," jawab Minho singkat
Megumi kaget.. lalu dia melamun,"Minho kun"
"Megumi chan.. genki?," Minho senyum di depan teleponnya
Megumi masih menyebut namanya saja, Minho senyum.
"Inakute sabishii da yo, Megumi chan (aku kangen kamu-red)," balas Minho
"ah..tidak boleh.. aku minta maaf," Megumi lalu langsung menutup telepon dari Minho
Minho kaget teleponnya tiba tiba ditutup, tapi lalu dia santai saja
"umm,"gumamnya,"belum pernah ditaklukkan Lee Minho kan.. Megumi chan??", lalu dia senyum santai, duduk dan memejamkan matanya.
Hari berganti sore. Minho berdiri di depan rumah susun yang terdiri dari 10 lantai.
"oi.. Megumi chan.. ayo turun ke sini!," dia teriak dari lantai bawah.
Megumi kaget, begitu juga Keiko
"seperti ada suara seseorang," kata Keiko. dia lalu keluar.
"Kamu..siapa??," teriaknya dari lantai 4
"Aku Minho.. Lee Minho.. pacarnya Megumi chan..!," katanya teriak dari bawah
"Jangan teriak.. nanti kamu dimarahi orang orang seisi rumah susun ini!," teriak Keiko lagi
Minho senyum licik,"jadi..aku boleh masuk dong? daripada teriak teriak.. iya kan??,"
Keiko bete.. lalu Megumi keluar
"Minho kun..jangan teriak..tidak baik!," katanya sok menasehati Minho dari atas
"hi, sayang.. kimi ni aitakute (kangen pengen ketemu kamu-red)!!," Minho teriak dan seyum dari bawah ke Megumi
"oh..jadi ini yang namanya Lee Minho ya?? Tinggi dan cakep," gumam Keiko
Lalu Keiko malah teriak,"kamu masuk aja kesini.. nanti dimarahi orang orang sini.. bahaya! enggak sopan!," dia menggerutu pada Minho
"Kamu..siapa??temannya Megumi chan ya?,"teriak Minho lagi
"Ya!,"Keiko balas teriak
"Aku disini saja.. aku cuma mau Megumi yang ijinkan aku masuk.. bukan kamu!," teriak Minho lagi
"ah.. keras kepala!," teriak Keiko lagi. lalu dia masuk dan bilang pada Megumi yang sudah terlebih dulu masuk,"urusi tuh..selingkuhanmu.. aku tahu, pacarmu masih Kamui kun bukan??,"
"aku gak selingkuh dari Kamui kun..aku sudah tidak bisa bicara lagi dengan Minho kun,"kata Megumi, dia taruh pipinya di atas meja sofa,bicara dengan Keiko
"ah..cowok itu berarti menyebalkan, keras kepala," balas Keiko
Megumi mengangguk,"iya", balasnya singkat
"biar saja dia teriak teriak dibawah.. bisa bisa dia dimarahi orang orang satu komplek rusun ini," Keiko duduk dan asik makan
"MEGUMI CHANNNN!! KELUAR DONG, SAYANG!," Minho teriak lagi
"Menyebalkan!," gerutu Keiko, dia merasa terganggu, tapi dia tetap membiarkan Minho teriak teriak
Beberapa perempuan lalu marah marah dengan tingkah Minho yang berisik.
Minho pun mengambil hati mereka,"Okasan.. tolong bantu saya.. saya diputusin oleh pacar saya.. saya mohon,Okasan (tante-red)," Minho menghiba hiba
Ada ibu yang akhirnya turut sedih, dua ruangan dari ruangan Megumi dan Keiko,"kenapa, Nak?"
Minho merengek padanya,"Okasan..tolong aku..cintaku di tolak dan aku harus lapor pada Okaasan (ibu-red) ku.. aku harus menikah cepat cepat dengan Megumi chan", katanya teriak dari bawah, ternyata ibu itu tahu dan pernah ngobrol dengan Megumi
"Megumi chan?? jadi.. kamu koibito nya Megumi chan?," tanya ibu itu balik
Minho mengangguk, dia bersandiwara,"iya, okasan.. tolong bantu saya",teriaknya masih dari bawah.
"Kasihan sekali kau,Nak.. mari ibu bantu," Ibu itu lalu masuk lagi ke ruangannya dan ternyata dia mengetuk pintu ruangan Megumi dan Keiko
"Megumi chan..kamu tidak bisa seperti itu terhadap dia, Nak..dia itu tulus cinta sama kamu", kata ibu itu
"Honda san..dia bohong.. Megumi chan sudah punya pacar, namanya Kamui kun," balas Keiko
"tapi...kenapa dia mau berhujan hujanan??," tanya ibu itu lagi
Cuaca memang jadi hujan... lalu Megumi malah ingat ketika beberapa hari lalu dia berusaha mengobati Minho yang kehujanan.
Dia langsung bangun dan bilang,"Kasihan kalau Minho kun sakit..dia tidak tahan cuaca hujan, Okasan (tante-red)"
Dia pun lalu malah keluar rusun lagi, masih di lantai 4 tapi berdiri di tempat jemuran,"Minho kun.. ini hujan.. nanti kamu sakit lagi!!!," katanya teriak
Minho balas teriak,"Biar! Biarin aku sakit.. aku tetap disini saja..!!"
"Tidak boleh Minho kun..nanti Ibu mu marah!," jawab Megumi
"Aku mau kasih kamu ini!," ternyata Minho menunjukkan sekumpulan mawar merah jambu kepada Megumi,"Ayo turun! atau..aku naik ya!"
"Ah...ini kan bukan dorama!," gerutu Keiko, dia kesal dengan tingkah Minho
"hai cowok sok kecakepan.. cepat masuk rusun ini.. nanti kamu sakit...kita juga yang repot!," teriak Keiko.dia keluar ruangan lagi dan berdiri disamping Megumi
"aku tidak mau.. kalau tidak dijemput Megumi chan!,"teriak Minho lagi
"Minho kun.. kamu nakal lagi... ! aku sudah bilang pada ibu mu kalau kamu nakal... kamu kan tidak tahan hujan..nanti kamu sakit lagi!," teriak Megumi
Keiko menoleh pada Megumi,"bertemu ibunya??sama Kamui kun saja dia belum pernah bertemu orangtua Kamui kun," katanya dalam hati
"oi..cowok aneh! sudah.. masuk saja!," Teriak Keiko lagi
Hujan semakin deras.. Minho mulai menggigil..
"nah..rasakan kau, cowok aneh!," Teriak keiko
"Keiko chan.. kamu jangan sadis dengan Minho kun," kata Megumi polos
Keiko langsung masuk ke ruangan rusun lagi.
'Minho kun...ayo masuk.. nanti kamu sakit seperti kemarin!," teriak Megumi
"gak..aku gak sakit!," Teriak Minho sambil menggigil, dia tidak memakai jas hujan, hanya kemeja saja,"aku mau disini sampai kamu turun!"
"Kamu nakal lagi.. Minho kun!!," teriak Megumi lalu dia lekas lekas turun...
dia lalu sampai di depan gerbang Rumah susun..
Minho langsung menghampirinya.. serangkaian bungan mawar pink yang dipegangnya sudah mulai terkena air dan satu persatu keping keping bunga nya rontok..
Minho memeluknya,"Aku mau kamu jadi pacarku...aku mau kamu putus dengan Kamui kun", katanya dengan menggigil
"Minho kun.. kamu sudah menggigil.. nanti kamu flu," balas Megumi. Hujan makin deras dan membuat tubuh keduanya basah kuyup.
"ini..bunga untukmu,"Minho memberikan bunga itu, tangannya gemetaran kedinginan..
"Minho kun.. nekat..kamu bisa kena flu," balas Megumi datar..
Minho memeluknya lagi dalam hujan yang deras. Walau menggigil gemetaran, dia terus bicara pada Megumi,"kamu mau kan...jadi pacarku?? suki atte (kita pacaran saja-red)"
Megumi diam saja.. tangannya memegang kumpulan bunga dan satu lagi memeluk Minho..
Dalam mobil, Kamui melihat mereka,"aku memang sudah tidak bisa mempertahankan Megumi chan.. sepertinya dia sudah mulai berubah"
Hujan masih terus turun...Minho masih tidak mau melepas pelukannya..walau Megumi meminta dia masuk karena sudah menggigil..
"ayo.. katakan.. kalau kamu mau jadi pacarku," pinta Minho
Bunga pink yang dipegang Megumi sudah satu persatu rontok kelopak dan mahkota bunga nya satu persatu jatuh ke tanah.. malam dan hujan semakin menambah dingin .. Minho sudah super gemetaran, menggigil..
Megumi melepas pelukan Minho.. Lalu dia berjingkat...
"aku.. akan jadi pacarnya Minho kun..," katanya.. wajahnya diguyur hujan...
Minho senyum dan menundukkan kepalanya..
Mobil yang ditumpangi Kamui pun berlalu setelah melihat pemandangan itu..
Bersambung ke part 8....