Matahari muncul lagi dengan indahnya
Bulan pun tidur sejenak..mengganti hari
Semilir angin semangat kehidupan begitu segarnya
Seperti tidak pantas jika tangan ini tak terulur untuk mereka
Bulan pun tidur sejenak..mengganti hari
Semilir angin semangat kehidupan begitu segarnya
Seperti tidak pantas jika tangan ini tak terulur untuk mereka
Burung-burung terbang mencari segenggam biji
Kembali jika sudah langit berubah jingga
Tak layak jika hanya termenung menunggu hari
Dalam kegundahan tak tahu mengapa
Kokok ayam berkata pada manusia
Kalau kalian mahluk Tuhan yang sempurna
Namun mengapa...masih ada darah tertumpah?
Dari lautan para budak nafsu yang tertawa pongah
Damai hijaunya rumput, birunya langit
Memaksaku ingin memeluk setiap waktu
Memuji keindahan abstrak dan realis penciptaan
Dalam bola besar kemegahan alam
Pagiku indah..seindah Dia menciptakanku
Seindah semua sudut kehidupan yang sedang berjalan bersama
Seindah langit cerah saat kugantungkan impian dan khayalan
Dan kembali terlelap kala bulan keluar dari peraduannya
Kembali jika sudah langit berubah jingga
Tak layak jika hanya termenung menunggu hari
Dalam kegundahan tak tahu mengapa
Kokok ayam berkata pada manusia
Kalau kalian mahluk Tuhan yang sempurna
Namun mengapa...masih ada darah tertumpah?
Dari lautan para budak nafsu yang tertawa pongah
Damai hijaunya rumput, birunya langit
Memaksaku ingin memeluk setiap waktu
Memuji keindahan abstrak dan realis penciptaan
Dalam bola besar kemegahan alam
Pagiku indah..seindah Dia menciptakanku
Seindah semua sudut kehidupan yang sedang berjalan bersama
Seindah langit cerah saat kugantungkan impian dan khayalan
Dan kembali terlelap kala bulan keluar dari peraduannya