Apa sih sebenarnya istilah autistik? Kalau kita buka lagi buku
psikologi, ternyata termasuk rentang kelainan pada otak (disorder) yang
membuat kesulitan berinteraksi dan berkomunikasi. Dari kecil, memang aku
lebih suka disapa duluan daripada menyapa terlebih dahulu. Dan..aku
tidak betah terlalu lama melihat mata orang lain yang berbicara di
depanku. Suatu kali, waktu SMA,guru kelas elektronika marah karena
ketika dia coba menerangkan, aku malah coret coret buku, menggambar
komik di ujung lembar buku (yang kalau dibolak balik halamannya bisa
jadi sebuah film bergerak), karena menurutku pelajarannya membosankan
dan aku sudah bisa membuat radio. Aku dipanggil di ruang guru dan ketika
dinasehati, mataku tidak melihat nya, malah menerawang kemana mana ke
sudut sudut ruangan. Dia marah, tapi seingatku, guru biologi malah
tertawa,karena memang guru biologi sering banget meledek aku dengan
panggilan "si amoy..anak cino". Akhirnya.. dibawa ke guru BP deh.
Guru BP ku cantik, lembut dan hampir gak pernah marah walaupun aku pikir, dia sembunyikan wajah marahnya karena banyak anak anak nakal yang harus dia tangani. Kalau nakal sekalian, itu mungkin memang sudah tugasnya, tapi kalau nakalnya tanggung seperti aku, dia juga mikir sepertinya hehehe. Lantas, aku diajak ngobrol baik baik. Aku masih ingat kalau aku bilang aku malas sama pelajaran yang sudah pernah diulas, apalagi pelajarannya seperti bertumpuk dengan fisika. Bu R bilang, aku gak boleh begitu, harus menghargai guru dan kalau dinasehati, jangan mata melihat kemana mana, itu namanya gak sopan.
Bu R tanya, nilai ku sekolah bagaimana? aku bilang, baik..aku ranking 2. Bu R tanya tanya kenapa aku bosan sama pelajaran yang diulang, kupikir, semua anak yang rasa penasarannya tinggi juga pasti malas. Lalu bu R lihat coret coretan komikku dan dia suruh aku test IQ. Ya..aku jalani aja isi itu test dan serangkaian test lainnya yang aku pikir.. buat apa sih ini?? pakai acara aku harus mengisi dengan jujur lah, isi dengan perasaan hati lah, dan banyak sekali tuh lembarnya..sampai hal hal yang membosankan, kondisi kebingungan, keanehan juga jadi kuis segala. Tapi, karena bu R memang sudah sangat baik sama aku dan aku suka iseng traktir beliau walau hanya 1 buah risoles, aku isi aja kuisioner itu. Aku gak ikut pelajaran bahasa inggris deh, cuma karena harus mengisi.
Kata bu R..aku punya semacam ketidakbagusan dalam pola otak, tapi tidak berat, masih ringan banget dan hanya butuh orang mengerti aku sedikit, karena sebenarnya aku tidak menyusahkan mereka. Kata bu R, kalau memang aku enggak bisa lama lama lihat mata lawan bicara, jangan lama lama ngobrol. Ya sudah, aku pikir.. aku memang tidak suka ngobrol lama kalau aku tidak minat dengan topik yang dibicarakan. Dan.. bu R menyuruh aku supaya bisa fokus pada pelajaran kalau guru menerangkan. Padahal, jujur saja..malas banget.. pura pura serius tapi sebenarnya pikiran terus kemana mana.
Lalu.. teman teman cowok iseng punya pikiran memanggil jailangkung yang ada di pojokan sekolah. Katanya, disana ada hantu cewek yang bunuh diri. Mereka rencananya mau beraksi pas habis pulang sekolah, sekitar magrib dan sudah bikin papan untuk memancing jailangkung membuka dirinya. Waktu itu mereka akhirnya ajak aku. Aku, A,C,M pun magrib itu menggelar tikar dan papan yang bertuliskan banyak huruf. Aku melihat lihat pojokan sekolah yang seperti kebun. Horror memang, karena dari udaranya saja sudah dingin sekali walau belum malam. A pun memulai, dia yang pegang gelas yang kalau jailangkung datang, gelas yang ditangannya akan digerakkan dan bercerita. Pas C bilang "jailangkung.. jailangkung.. datang ke sini", aku kaget.. karena dia sebenarnya sudah ada disamping A yang duduk juga dan memegang tangan A!
Aku cuma diam aja.. lalu yang lain tanya tanya.. sebut namanya Ningsih, katanya mati bunuh diri pacarnya nikah dengan cewek lain, tingglanya diruangan kelas 2-1, kelas paling pojok. Kita semua merinding..aku lebih merinding karena mereka gak sadar.. kalau si Ningsih ini yang menggerakkan gelas yang dipegang temanku..A!
Aku bilang, kita pulang aja.. aku takut. Tapi teman teman malah terus tanya ini itu. Pas teman minta Ningsih pulang, dia enggak mau pulang kalau enggak disedikan ayam hitam. Malah temanku hampir kesurupan. Aku bilang kalau kita harus lapor bang J, penjaga sekolah.. soalnya Ningsih susah diusir. Bang J memang suka jadi imam kalau sholat dhuhur dan ashar, dia penjaga sekolah yang menurut kita, sholeh dan suka mengaji di mushola sekolah. Temanku lagi cari bang J, aku gelagapan karena Ningsih senyum senyum sama aku, sementara yang lain enggak melihat. Aku stress sendiri disenyumin hantu yang walau cantik, wajahnya dingin sekali dan senyumnya seperti ada dendam. Bang J buru buru datang dan ngobrol sama Ningsih yang sudah mulai masuk ke temanku. Bang J baca ayat kursi dan ningsih mau juga pergi. Tapi..kita semua dimarahi dia deh. Aku sampai sekarang masih ingat saja dengan wajah Ningsih. Sepertinya dia memang hantu yang putus asa. Tapi, ningsih aku lihat bukan cuma di ruangan 2-1, tapi juga diruangan kelas yang setengah rubuh dan belum direnovasi saat itu.
Besoknya.. wali kelas memanggil kami dan kami dihukum dengan mengerjakan tugas banyak banyak. Apes deh.. gara gara temen cowok pada nakal.. Ningsih aku lihat lagi terakhir kali di ruangan koperasi.. dan katanya, penjaga koperasi stress pernah lihat dia sebelum pulang sekolah di sore hari menjelang magrib..
Ningsih juga pernah aku lihat di WC cewek.. tapi karena ramai..aku cuma diam aja ketika melihat dia di kaca.. disamping anak kelas lain yang lagi ngaca.. menyebalkan deh! siang siang kenapa harus melihat juga?? Dan..pernah juga ada anak kelas sosial katanya lihat hantu cewek di WC waktu ngaca dan dia sedang sendirian..sepertinya.. itu juga ningsih yang pernah kita panggil...
bersambung ke part 5...
Guru BP ku cantik, lembut dan hampir gak pernah marah walaupun aku pikir, dia sembunyikan wajah marahnya karena banyak anak anak nakal yang harus dia tangani. Kalau nakal sekalian, itu mungkin memang sudah tugasnya, tapi kalau nakalnya tanggung seperti aku, dia juga mikir sepertinya hehehe. Lantas, aku diajak ngobrol baik baik. Aku masih ingat kalau aku bilang aku malas sama pelajaran yang sudah pernah diulas, apalagi pelajarannya seperti bertumpuk dengan fisika. Bu R bilang, aku gak boleh begitu, harus menghargai guru dan kalau dinasehati, jangan mata melihat kemana mana, itu namanya gak sopan.
Bu R tanya, nilai ku sekolah bagaimana? aku bilang, baik..aku ranking 2. Bu R tanya tanya kenapa aku bosan sama pelajaran yang diulang, kupikir, semua anak yang rasa penasarannya tinggi juga pasti malas. Lalu bu R lihat coret coretan komikku dan dia suruh aku test IQ. Ya..aku jalani aja isi itu test dan serangkaian test lainnya yang aku pikir.. buat apa sih ini?? pakai acara aku harus mengisi dengan jujur lah, isi dengan perasaan hati lah, dan banyak sekali tuh lembarnya..sampai hal hal yang membosankan, kondisi kebingungan, keanehan juga jadi kuis segala. Tapi, karena bu R memang sudah sangat baik sama aku dan aku suka iseng traktir beliau walau hanya 1 buah risoles, aku isi aja kuisioner itu. Aku gak ikut pelajaran bahasa inggris deh, cuma karena harus mengisi.
Kata bu R..aku punya semacam ketidakbagusan dalam pola otak, tapi tidak berat, masih ringan banget dan hanya butuh orang mengerti aku sedikit, karena sebenarnya aku tidak menyusahkan mereka. Kata bu R, kalau memang aku enggak bisa lama lama lihat mata lawan bicara, jangan lama lama ngobrol. Ya sudah, aku pikir.. aku memang tidak suka ngobrol lama kalau aku tidak minat dengan topik yang dibicarakan. Dan.. bu R menyuruh aku supaya bisa fokus pada pelajaran kalau guru menerangkan. Padahal, jujur saja..malas banget.. pura pura serius tapi sebenarnya pikiran terus kemana mana.
Lalu.. teman teman cowok iseng punya pikiran memanggil jailangkung yang ada di pojokan sekolah. Katanya, disana ada hantu cewek yang bunuh diri. Mereka rencananya mau beraksi pas habis pulang sekolah, sekitar magrib dan sudah bikin papan untuk memancing jailangkung membuka dirinya. Waktu itu mereka akhirnya ajak aku. Aku, A,C,M pun magrib itu menggelar tikar dan papan yang bertuliskan banyak huruf. Aku melihat lihat pojokan sekolah yang seperti kebun. Horror memang, karena dari udaranya saja sudah dingin sekali walau belum malam. A pun memulai, dia yang pegang gelas yang kalau jailangkung datang, gelas yang ditangannya akan digerakkan dan bercerita. Pas C bilang "jailangkung.. jailangkung.. datang ke sini", aku kaget.. karena dia sebenarnya sudah ada disamping A yang duduk juga dan memegang tangan A!
Aku cuma diam aja.. lalu yang lain tanya tanya.. sebut namanya Ningsih, katanya mati bunuh diri pacarnya nikah dengan cewek lain, tingglanya diruangan kelas 2-1, kelas paling pojok. Kita semua merinding..aku lebih merinding karena mereka gak sadar.. kalau si Ningsih ini yang menggerakkan gelas yang dipegang temanku..A!
Aku bilang, kita pulang aja.. aku takut. Tapi teman teman malah terus tanya ini itu. Pas teman minta Ningsih pulang, dia enggak mau pulang kalau enggak disedikan ayam hitam. Malah temanku hampir kesurupan. Aku bilang kalau kita harus lapor bang J, penjaga sekolah.. soalnya Ningsih susah diusir. Bang J memang suka jadi imam kalau sholat dhuhur dan ashar, dia penjaga sekolah yang menurut kita, sholeh dan suka mengaji di mushola sekolah. Temanku lagi cari bang J, aku gelagapan karena Ningsih senyum senyum sama aku, sementara yang lain enggak melihat. Aku stress sendiri disenyumin hantu yang walau cantik, wajahnya dingin sekali dan senyumnya seperti ada dendam. Bang J buru buru datang dan ngobrol sama Ningsih yang sudah mulai masuk ke temanku. Bang J baca ayat kursi dan ningsih mau juga pergi. Tapi..kita semua dimarahi dia deh. Aku sampai sekarang masih ingat saja dengan wajah Ningsih. Sepertinya dia memang hantu yang putus asa. Tapi, ningsih aku lihat bukan cuma di ruangan 2-1, tapi juga diruangan kelas yang setengah rubuh dan belum direnovasi saat itu.
Besoknya.. wali kelas memanggil kami dan kami dihukum dengan mengerjakan tugas banyak banyak. Apes deh.. gara gara temen cowok pada nakal.. Ningsih aku lihat lagi terakhir kali di ruangan koperasi.. dan katanya, penjaga koperasi stress pernah lihat dia sebelum pulang sekolah di sore hari menjelang magrib..
Ningsih juga pernah aku lihat di WC cewek.. tapi karena ramai..aku cuma diam aja ketika melihat dia di kaca.. disamping anak kelas lain yang lagi ngaca.. menyebalkan deh! siang siang kenapa harus melihat juga?? Dan..pernah juga ada anak kelas sosial katanya lihat hantu cewek di WC waktu ngaca dan dia sedang sendirian..sepertinya.. itu juga ningsih yang pernah kita panggil...
bersambung ke part 5...