This is me....

Minggu, Mei 18, 2014

Nampyeon Ku Cowok Cantik (Part 7: Menginap di Apartment Ku Saja)

Starring: Lee Minho, Jung YoungHwa

“kita kembali lagi ke rumah besok,” kata Shin ayahnya Areum. Mereka semua sedang kumpul untuk makan pagi.
“Appa..apakah kerjanya sudah selesai??,” tanya Jun Woo
“Appa minta maaf gak bisa ajak kamu jalan jalan...tapi..apa kamu sudah jalan jalan selama 4 hari ini di Seoul??,” tanya Shin ramah pada anak bungsunya itu
“hanya sebentar, Appa.. aku minta maaf.. belum ajak Jun Woo sampai keliling kota...sebab..aku belum tahu banyak tentang Seoul,” jawab Areum. Mereka sedang duduk dipagi hari sebelum Shin kembali hadir di seminar pertanian.
“kamu belum tahu, sayang.. kalau anak mu ini jadi model iklan??,” kata Cho bangga
Shin kaget,”oh..beneran??kapan??Appa sama sekali tidak tahu..surprise buat Appa kah??”
“dia main iklan minuman isotonik bersama pacarnya,” balas Cho
“wah.. ini berita bagus! Mana pacarmu??kok Appa tidak dikenalkan??,”
“aa..lagi lagi,” Areum langsung malas kasih tahunya
“mereka baru pacaran, Sayang...wajar saja masih kaku dan Areum masih galak,” balas Cho
“Eomma tidak sadar juga..aku sudah bilang berkali kali kalau dia bukan pacarku..kejadiannya tidak menyenangkan, Appa.. Eomma,”


“memang kenapa??,” tanya Shin
“Mulanya dari kejadian kemarin mati lampu, Appa.. Jun Woo menghilang, lalu aku mencarinya,”
“ya..aku mengerti.. waktu setengah kota Seoul mati lampu kan??,” tanya Ayahnya
Areum mengangguk,”lalu.. aku mencari di ruangan yang lain..gelap sekali, Appa.. aku tersandung kaki nya yang panjang itu..dan... dia mencium aku”
“ah...romantis sekali!,” kata ayahnya, malah jadi lebay
“tuh kan.. benar kan.. Appa.. kalau Oppa itu namjachingu nya Eonni Areum??,” Jun Woo jadi ikutan menggosip
“kamu masih kecil, Jun Woo.. tidak boleh kamu pikir seperti ini,” kata Ayahnya pada anak lelakinya itu
“lalu...lalu.. kalian pacaran begitu??,” mata ayahnya berbinar biar
“aduh... Appa ini..sama saja dengan Eomma dan Jun Woo deh..aku gak pacaran sama si Minho itu!,” Areum langsung mangkel dengan ekspresi ayahnya yang berbinar binar
“Bohong.. dia itu pacaran, Nampyeon.. kemarin saja.. Minho itu mesra sekali dengan Areum..apalagi di iklan itu.. aduh.. pokoknya kalau dia bisa jadi suaminya Areum.. kita pasti bangga, Nampyeon!,” Cho ngarep banget.
“Eomma ini terlalu lebay deh,” keluh Areum
“Tapi memang sepertinya Oppa itu suka sekali dengan Eonni Areum, Appa,” Jun Woo lagi lagi ikutan nimbrung
ibdagchyeo...sok tahu sekali kamu, Jun Woo,” balas Areum ketus
“Ah.. enggak boleh begitu.. kapan kapan kenalkan pada Appa..,”
“tapi.. apa sehabis kita pulang besok.. dia masih bisa pacaran sama kamu? Dia orang mana.. orang kampung kita atau Seoul??,” lanjut ayahnya lagi
“aku tidak tahu,” balas Areum singkat
Mueos?? Kok bisa??,” tanya ayahnya
“Ah.. pasti hanya pura pura saja, hehehe,” lanjut ayahnya lagi
“sudah lah.. sudah.. kita harusnya gak ikut campur urusan percintaan mereka, Anae,” katanya lagi pada isterinya, Ny Cho
“kalau Nampyeon melihat Minho itu.. pasti bangga,” puji Ny Cho
“uh Eomma.. selalu saja..,” keluh Areum
Hari terus berlalu, esoknya keluarga Shin kembali pulang ke kampung halaman mereka.

Minho masuk ke sebuah ruangan, dia bertemu seseorang lalu menunduk hormat
annyeong haseyo, Kwang ssi,” katanya pada manager talenta
annyeong haseyo.. anj-eu sigess-eoyo...please sit down,” kata Kwang Min Joon
gomabseubnida.. jaljinaess eoyo??,” balas Minho
“banyak sekali kemajuan.. hubungannya sama iklan “gold apple”.. sangat heboh sekali,” kata Kwang, wajahnya cerah
“ya.. aku sempat tahu.. apa ada promo tour iklan??,”
Kwang mengangguk,”ya.. kami sudah hubungi pacarmu itu.. memang tidak dikasih tahu??”
Ternyata semua orang yang ada di manajemen model, iklan dan talenta itu hanya tahu Minho dan Areum berpacaran
“ah.. enggak tahu.. aku benar benar tidak diberitahu,” jawab Minho, ngeles.
“wah.. aku bakalan jalan tour sama dia lagi.. cewek itu lagi.. buat kepala ku pusing kalau ada dia, kata katanya kasar sekali..,” gerutunya dalam hati, sepertinya mood nya sedang enggak enak buat jahil.
“ini sudah sebulan dari iklan berlangsung dan produk isotonik “gold apple” sekarang penjualannya meningkat.. jadi wajar kalian dijadikan ambassador dan perusahaan minta kalian berkeliling korea dan mungkin beberapa negara selama promosi berlangsung,”
Minho pura pura senang,”wah.. kesempatan besar sekali, Gomabseubnida, Kwang-ssi”, katanya basa basi
“aneh sekali kalau pacarmu sama sekali tidak memberitahukan pada mu... apa kalian putus??,”
Minho mengelak dengan menggerakkan tangannya,”ani.. anieyo.. hanya.. dia itu tipe cewek sibuk.. dan pacarnya sendiri pun.. kalau dia sedang sibuk begitu.. tidak suka menganggunya,”
“wah.. pacaran yang aneh..apa karena kalian beda kota?? Makanya kesannya seperti bukan pacaran??,” pikir Kwang,”tapi baiklah, Minho.. besok kita buat kesepakatan dengan mereka lagi.. mereka ada penambahan kontrak promosi ini.. jadi.. besok kamu dan pacarmu akan kesini”

“Shin agassi...saya Geum Yi, perwakilan dari Kwang Min Joon, Live star management..”, ternyata Areum di telepon salahsatu staff manajemen
“aah.. iya.. saya Shin Areum.. ada apa??,” tanya Areum agak gugup, dia sedang bekerja menghitung pengeluaran dari penjualan permen susu sapi peternakan ayahnya
“kami ingin beritahukan.. bahwa dua hari lagi Anda dan Minho Lee harus ada di kantor kami untuk kesepatakan tambahan promosi iklan “gold apple” itu.. minuman isotonik yang kalian bintangi,”
Areum agak kaget,”Oh.. lalu.. akan bagaimana??”
“nanti saja di bahas dikantor ini.. tuan Kwang dan pihak Gold apple akan bertemu kalian berdua,”
Areum agak ragu.. lagi lagi dia akan berurusan dengan cowok yang ngerjain dia berkali-kali.
“kalian akan jadi ambassador produk itu..jadi, memang akan dilanjutkan tambahan kontrak,” kata Geum Yi lagi
“ah..iya, baik.. jam berapa aku harus temui kalian??,”
“jam 9 pagi.. semuanya akan kumpul jam 9 pagi,”
“baik.. tolong beri alamatnya..aku akan datang,”
“loh.. apa Minho tidak kasih tahu? Kalian pacaran kan??,” Geum Yi bingung
“arghhh... cowok cantik itu.. berulah lagi pastinya!,” gerutu Areum dalam hatinya
Tapi dia tetap ramah dengan Geum Yi,”ya, baik.. lusa aku akan kesana.. terima kasih informasinya”

Areum galau lagi.. adiknya lihat lagi,”Eonni.. ada apa??”
“ah.. kamu.. sok tahu,” dia langsung ngambek dan mengurung diri dikamar.
“Areum...kamu kenapa lagi??,” kata Ayahnya mengetuk pintu kamarnya
“dua hari lagi aku harus pergi ke Seoul... ternyata Live star malah memperpanjang kontrak dan aku harus jadi ambassador mereka,” kata Areum menjelaskan pada ayahnya
Mata ayahnya berbinar mengetahui anaknya akan sukses.. malah dia memanggil isterinya,”Oi... Nyoobo.. kesini! Ada berita baik dari anak kita!,”
Dia malah keluar kamar anaknya lalu teriak teriak ke pabrik kecil pembuatan permen susu dan produk susu milik mereka disebelah rumah
“ayo kemari.. ke kamar anak kita.. dia akan jadi artis sukses!,” kata Shin bersemangat menarik narik tangan isterinya masuk kamar anak perempuannya itu
“apa?? Beneran, Nampyeon??,” tentu saja ibunya senang sekali
“IYA!!,” teriak ayahnya.. mereka lalu ke ruangan Areum
“aduh.. bagaimana sih, Appa dan Eomma ini?? Aku pikir mereka tidak akan dukung, huh!,” Areum mengeluh lagi

“Jadi.. kamu besok harus ke Seoul lagi?? Waaahh... anak Eomma memang beruntung sekali!!,” Cho malah kegirangan, loncat loncat memeluk anaknya
Shin juga ikutan memeluk anak perempuan kesayangannya itu
“aduh... Appa dan Eomma ini bagaimana sih?? Aku kan enggak mau lagi berurusan dengan si Minho itu!,” Areum malah kesal dengan kedua orangtuanya, lalu cemberut
Aigoo... kamu tidak boleh begitu, sayang... dia itu kan pacarmu yang manis sekali,” bujuk ibunya
“apanya yang manis.. aku bukan pacarnya, Eomma..,” keluhnya lagi
“memang dia tidak pernah menghubungi kamu sebulan ini??,”
Areum menggeleng,”Ani... jadi.. benar kan.. dia bukan pacarku?? Eomma saja yang terlalu Ge Er,” dia cemberut pada kedua orangtuanya lagi
“iya deh.. Eomma minta maaf.. tapi.. kenapa Minho mesra banget sama kamu??,”
“cowok macam itu bisa mesra sama siapa aja.. Appa dan Eomma juga Jun Woo tertipu banget!,” nada Areum masih kesal dengan kedua orangtuanya itu
“tapi.. kamu tetap harus pergi ke Seoul lagi... kan kamu tidak bisa begitu saja, kamu sudah tandatangan kontrak dan termasuk jadi ambassador itu,” kata ayahnya
“Ya... Appa.. tapi kalau nanti aku disuruh dekat dekat dengan cowok cantik itu.. aku bakalan malas...aku batalkan saja kontraknya!,” Areum benar benar gerah banget dengan tingkah cowok itu yang sudah habis-habisan ngerjain dia sampai dia menangis.

“Ahh... lama lama nanti.. Eomma yakin...ada kisah cinta diantara kalian,” ibunya jadi lebay lagi
Areum melihat ibunya sendiri dengan pandangan aneh,”Hieehhh... enggak ya, Eomma... aku enggak suka cowok macam itu.. sibuk sendiri dengan wajahnya.. make up harus begini..harus begitu...menjijikkan”
“tidak boleh begitu.. bagaimanapun.. pasti nanti kamu akan jadi teman ambassadornya juga.. iya kan, Anae??,” kata ayahnya Areum
Cho mengangguk,”dan aku percaya... kalian pasti akan jatuh cinta”
“ekh,” jawab Areum ketus kepada orangtuanya
Shin ayahnya malah tertawa,“Hahahaha... anak kita ini judes tapi cengeng... pasti dia kalah dengan Minho itu kan, Anae??,”
Cho malah tertawa dan mengangguk,”Iya.. dan Minho itu memang anak manis dan sexy, Nampyeon, hahaha”
“dua dua nya sama saja,”keluh Areum, menunduk lemas. Dia merasa, kedua orangtuanya tidak lebih dewasa darinya
“SEMANGAT.. SEMANGAT.. HWAITING!,” kedua orangtuanya menyemangati.
Areum malah menunduk lesu.. dia sudah terbayang kalau Minho akan ngerjain dia nanti..apalagi dia akan pergi sendiri dan gak ada orangtuanya
“uh.. kenapa sih, Tuhan?? Kenapa harus ketemu lagi dengan cowok macam itu???,” keluh Areum berkali kali malam itu

Lusa... dia kembali ke Seoul.. dan langsung ke Live Star Management..
Dia memakai potongan sederhana ¾ dengan lengan ½.. berwarna khaki..
“Areum kan??,” kata Kwang berdiri di depannya
Areum berdiri dan menunduk hormat,”Ye.. jeoneun Shin Areum eyo,” katanya ramah pada Kwang, sang manager
“di dalam sudah ada Minho.. ayo masuk,” senyum ramah Kwang, mempersilahkan
Areum langsung pucat sendiri,”aduh.. uh..,” keluhnya dalam hati, pikirannya langsung melayang kemana-mana.. dia membayangkan Minho akan ngerjain  dia lagi kalau ketemu nanti.
Dia masuk ruangan Kwang. Disana sudah menunggu juga pihak manajemen Gold Apple...dan.. Minho duduk di kursi yang sebelahnya kosong.. otomatis untuknya!
Areum sudah deg degan sendiri.. dia berfikir macam macam lagi
“ini Shin Areum.. pemain cewek.. ,” kata Kwang memperkenalkan dia pada manajemen Gold Apple
Areum menunduk hormat,”mannaseo bangabhabnida..”
“wah.. kamu tahu, Shin agassi.. saya kagum dengan caramu menendang.. hebat sekali.. hahaha,” Managemen Gold Apple, Roh langsung memuji Areum,”padahal kamu tidak tinggi ya, Nona?? Tapi hebat sekali.. ingin rasanya saya melihat langsung cara anda menendang cowok cowok di iklan itu hahaha”
“dia bisa bela diri, Roh ssi,” kata Kwang,”jadi.. jangan main main dengan dia, hahaha”
Semua tertawa, termasuk Minho.
“hampir saja cewek ini sebulan yang lalu mencelakai tangan dan thingy ku,” katanya dalam hati. Dia ingat kejadian kalau hampir saja aset hidupnya bisa hilang kalau habis ditendang gak berbekas.
“hebat..hebat.. jadi perempuan memang sebaiknya begitu,” puji Roh pada Areum
“ah...saya masih tidak seberapa, Roh ssi,” Areum merendah
“mari silahkan duduk.. kita bahas semuanya,” kata Kwang

“Jadi.. nanti Minho dan Areum akan berkeliling beberapa kota di Korea ini,” kata Roh,”sementara kami senang sekali penjualan semakin meningkat.. jadi moment ini penting untuk promosi”
“selama berapa lama promosi berjalan??,” tanya Areum, dia berpikir tentang usaha ayahnya, karena dia yang bagian manajemen keuangan
“kami sudah merencanakan... akan berlangsung bisa sampai 6 bulan.. kami sudah membuat agendanya.. ini, silahkan Nona Areum membacanya”, kata Min, asisten dari Roh
“aduh... mampus deh.. 6 bulan bersama cowok ini,” keluh hatinya Areum
“apa harus pergi setiap minggu selama 6 bulan ini??,” Areum sudah langsung bertanya macam macam
“bisa dilihat dalam kontrak itu.. kemungkinan memang setiap minggu.. jadi lebih baik Nona Areum segera mencari apartment yang memang dekat dengan daerah ini,” kata Kwang
“aduh.. bagaimana ini??,” Areum jadi panik sendiri, dia hanya ingat bagaimana harus mengatu manajemen keuangan usaha ayahnya, walau ayahnya bilang “semangat.. jangan terlalu pikirkan usaha disini.. kamu pasti bisa!”

“apa..ada yang memberatkan dari masalah tempat tinggal?? Geum Yi bisa membantu,” kata Kwang lagi
“bukannya.. Minho dan Areum ini pacaran?? Kenapa tidak mencari apartment yang saling dekat?? Biar lebih mudah juga saling berhubungan...atau..tidak masalah kan.. satu apartment??,” lanjut Kwang lagi
Areum langsung melihat Minho dengan tatapan sedikit nyinyir agar tidak terlalu kentara bencinya dia terhadap cowok itu dihadapan orang banyak, tapi Minho malah senyum manis padanya
“ekh, harus sama cowok ini?? Lebih baik bunuh diri deh!,” katanya dalam hati
“hai Minho... kamu belum sebarkan berita kalau kamu selama satu bulan ini pacaran dengan dia ya?? Fans mu bisa gelagapan nanti,” kata Geum Yi
Minho cuma senyum,”ah.. masih rahasia.. nanti saja kalau perjalanan ambassador ini dimulai,”. Sandiwaranya kumat lagi.
“ekh.. siapa juga yang mau sama kamu,” keluh hatinya Areum sambil menoleh lagi pada Minho
Lagi lagi Minho malah senyum manis banget ke Areum
“Minho ini sebenarnya mesra banget dengan Areum.. hehe,” canda Geum Yi
“saya akan coba bantu carikan.. dalam waktu minggu ini semua akan dimulai..harus cepat sekali.. dan.. di acara perkenalan produk ini.. nanti Nona Areum akan mempraktekkan bela diri anda loh,” kata Kwang
“ah.. dengan senang hati.. termasuk kalau Minho tidak bisa baik denganku.. akan aku tendang,” Areum malah bercanda kaku
Semuanya malah tertawa,”wah.. Minho harus hati hati punya pacar seperti Shin Areum ini,” kata Roh
“cewek ini.. awas saja,” kata hatinya Minho

“mana mungkin pacar ditendang..kalau dicium.. itu pasti,” balas Minho, santai.
Semuanya jadi tertawa,”iya.. pacar itu dicium, Nona Shin.. bukan di tendang, hehe,” kata Roh
“cowok ini memang menyebalkan.. bisa saja menimpali apapun, menyebalkan Lee Minho ini,” Areum melihatnya sekilas
Minho malah memegang tangannya di depan mereka, diletakkan diatas meja,”ada adegan ini gak, nanti.. kalau kami jadi ambassador, Roh ssi??”
Areum menarik sedikit tangan kanannya, tapi Minho mengeratkan genggamannya.
“nah.. sepertinya ada.. kalian harus selalu berpegangan tangan dalam acara nanti,” Roh tertipu dengan sikap Minho yang sedang manipulatif itu
“kalian akan jadi pasangan mesra sekali.. ,” kata Kwang. Sepertinya memang semua tertipu dengan Minho
“oh..pasti..satu bulan aku enggak ketemu cewekku.. pastinya kangen berat,” senyum Minho pada Areum
“ih.. menjijikkan.. ih,” Areum berusaha ingin melepaskan genggaman tangan Minho, tapi malah lebih erat lagi Minho menggenggamnya
“rasakan,” kata Minho, dia senyum licik pada Areum
Mereka lalu membicarakan kontrak yang lumayan besar dan memang sampai 1 tahun berjalan. Areum tidak banyak bicara, tapi dia sepertinya menyesal dengan kejadian ini.. yang awalnya sama sekali tidak dia sangka bisa sampai panjang sekali urusannya.

Selesai semua pembicaraan.. dia malah keluar kantor itu dengan wajah murung, lalu menelepon temannya, Myuk Byul
Myuk Byul senang sekali dengan berita itu, tapi Areum malah mengeluh,”aku malam ini harus menginap di rumahmu, Byul, aku tidak tahu harus kemana ke Seoul ini”
“menginap saja di apartmentku,” jawab Minho,iseng.. dia sudah berdiri di samping Areum yang sedang menelepon Myuk Byul. Dia langsung menjauh dari Minho. Minho menarik tangannya,“eh.. jangan jauh jauh dariku.. itu kata Kwang ssi,”
“ih.. lepasin,” Areum mencoba melepaskan genggaman tangan Minho
“hei, Areum.. kamu kenapa disana??,” teriak Byul
“enggak apa.. aku harus  ke rumahmu sekarang ya? Tunggu aku!,” dia langsung menutup teleponnya dan melangkah pergi
“hei.. tunggu dulu.. kamu gak percaya banget sih.. kalau aku harus jaga kamu!,” teriak Minho, mengejar Areum yang sudah terburu buru jalan
“bukan urusanmu!!,” balas Areum lagi dengan teriakan, dia lalu menyetop taksi dan pergi meninggalkan Minho
“cewek menyebalkan, huh!,” teriak Minho
Areum melihat Minho yang sedang menggerutu dari dalam taksi,”enak saja.. kamu pikir aku bisa kamu tipu..orang lain bisa..aku tidak.. dasar.. uh..nyesel banget kenapa bisa ketemu cowok macam itu!”
Dia terus menuju rumah Myuk Byul..

Tak berapa lama, Geum Yi menelepon Areum lagi,”Hallo Shin agassi.. apa kamu dan Minho sudah mendapatkan apartment??,”
Areum heran,”apa??aku sedang menuju rumah temanku”
aigooo... kami meminta tolong Minho supaya kamu tinggal di apartmentnya.. sementara dia tinggal di rumahnya.. “, kata Geum,”apa Minho tidak katakan padamu??besok aku baru akan mencarikanmu pergi sewa apartment baru.. ini aku sedang mencarikan”
Areum menepuk dahinya,”aduh.. aku tidak bisa begitu, Geum ssi
“Minho akan tinggal di rumahnya..gak jauh dari situ..ayolah, Areum.. ini untuk pekerjaan,” bujuk Geum
Areum menggaruk garuk kepalanya, dia kepusingan sendiri
“bagaimana?? Ayo dong,” bujuk Geum,”telepon Minho ya.. bilang kalau kamu tinggal disana sementara”
Areum diam saja..lalu,”aku tidak punya no mobile nya”
Geum kaget,”Apa??bukannya kalian pacaran ya??aaahh..pantas saja tadi Minho senang sekali..ternyata kalian memang benar benar tipe pacaran yang aneh..masak sesama pacar tidak punya nomor telepon pasangannya..pantas  saja Minho kangen banget sama kamu,”
“cowok itu memang menyebalkan.. kenapa sih semua orang percaya dia?? Huh!,” gerutu Areum dalam hatinya
“berikan saja no nya..aku akan hubungi dia,” kata Areum
“ya, baik..segera hubungi..aku dan yang lain akan mencarikan kamu apartment sewa,” balas Geum, lalu dia menutup teleponnya setelah memberikan no mobile phone nya Minho pada Areum

Dengan ragu Areum memencet no mobile Minho dan meneleponnya
“Hallo??,” kata Minho disana,”dengan siapa ini??”
Areum diam sejenak.. lalu,”Shin Areum”, katanya singkat
Minho ternyata sedang bersama teman-temannya, mood isengnya kumat lagi.
“oh..ada apa, sayang?? Jadi kan..tinggal di apartment ku??,”
Teman temannya yang sedang kumpul bersamanya jadi tertawa tawa, Areum sangat benci mendengarnya dari kejauhan.
“ekh.. apa kamu perlu aku bunuh, Minho?? Kalau bukan karena permintaan Kwang-ssi..pasti aku sama sekali gak mau tinggal ditempatmu!,” katanya, membentak pada Minho
“ya, sayang..sebentar ya..kamu ada dimana? Biar aku jemput saja ya??,” Minho malah makin iseng
“habis ini.. aku cincang kulitmu biar kamu gak macam macam lagi denganku.. aku ada di depan toko retail dekat dengan Zero Nine cafe”, balas Areum
“ya.. baiklah.. dekat dari tempat ku.. tunggu ya..aku pamit dulu dengan teman-teman..tunggu aku disana ya, sayang,” balas Minho, lalu dia tutup teleponnya
“aku jemput cewekku dulu ya.. besok kita ngobrol lagi..soalnya aku bakalan sibuk banget sepertinya sampai 6 bulan ke depan..fyuh,” katanya pada teman temannya
“romantis sekali Minho..sana bersenang senang dengan pacarmu itu, hahaha,” tawa teman temannya, lantas dia pun pamit pergi

“Aku disuruh menginap malam ini,” kata Arem judes, mereka bertemu tepat di depan Zero Nine cafe
Minho cuek, dia membantu Areum mengangkat tas kopernya,”masuk,” katanya singkat, menyuruh Areum masuk ke mobilnya
Dengan bete berat, Areum menuruti saja, tidak ada percakapan sepatah kata pun di dalam mobil itu.

“ayo masuk..aku gak akan perkosa kamu kok,” kata Minho ketika mereka ada di dalam apartment dua kamar itu
Areum melihat lihat sudut ruangan,”ish.. benar benar cowok sok rapi sekali..semuanya serba tertata rapi,” katanya dalam hati
“sehabis kamu taruh bajumu itu.. aku pergi,” kata Minho
“pakai kamarku.. ,” dia membuka kamarnya
“kamar sebelah??,” tanya Areum
“tempat kerjaku..aku gak mau ada siapapun masuk kamar itu,” balas Minho, datar
“kamu taruh saja kopermu dikamar ku.. tidur saja disini,” lanjutnya lagi
“kamarnya rapi sekali,” kata hatinya Areum ketika mereka masuk kamar itu
“wah..harus keluar segera,”keluh hatinya Minho, entah kenapa, dia malah jadi deg degan ketika masuk kamarnya sendiri
“sudah ya..aku tinggal.. ini kuncinya,” kata Minho, dia memberikan 1 set kunci seluruh ruangan.
“kalau kamu mau makan..semua ada di dalam kulkas,”
“besok aku kesini lagi.. jam 8, kamu sudah harus siap,” katanya lagi
Areum mengangguk.. Minho lalu jalan keluar ruangan apartment itu
“Minho.. terima kasih ya,” kata Areum sebelum Minho keluar dari pintu apartmentnya sendiri
Minho cuma diam, lalu dia pamit,”aku pergi”
“ternyata dia baik juga..,” kata hatinya Areum..
Minho jalan ke dalam lift sambil meniup niup mulutnya sendiri...,”gawat..gawat.. gawat”, katanya dalam hati.. lalu keluar dengan mobilnya, pergi ke rumah orangtuanya..

Bersambung ke part 8...