Starring: Lee Minho, Jung YoungHwa
“Hee
Sun.. aku galau,” kata Yu Ri memelas, mereka ngobrol duduk di sebuah
café.
“masih ada hubungan nya dengan kasus kamu
kemarin-kemarin itu di pantai??,” tanya Hee Sun keheranan
Yu Ri mengangguk,”ye.. geu bakk-i muoes?? ,”
”aduh.. gimana ya?? Kemarin juga ternyata
jadi gossip di TK.. aku gak enak hati mau cerita sama kamu,” Hee Sun
kebingungan juga dengan temannya ini
”jadi..kepala sekolah tahu soal aku??,” Yu
Ri sudah ketakutan duluan
Hee Sun mengangguk,”Ye..nappeun geos-eul!”
”semua karena Min Ju dan teman-temannya
itu??,”
Hee Sun mengangguk.
”Aya!
Naega mueos eulhaeya haneunga??Aku harus bagaimana dong??aduhh,” Yu Ri
benar benar takut
”umm,” Hee Sun mikir,”tapi kan.. kepala sekolah belum panggil kamu”
”aduh..anak anak kecil itu..tukang
gossip..aku hanya menolong cowok itu,” Yu Ri hampir menangis, tapi dia tahan
tahan
”kalau aku diberhentikan gimana ini??”
”ah..masak iya kepala sekolah sampai berfikir
seperti itu?? Aku rasa enggak mungkin deh,”
”ibunya juga penggosip kok..jadi anaknya
juga sama,”tambah Hee Sun
”jadi..aku harus bagaimanaaaaa??,”
”tunggu saja deh.. reaksi kepala sekolah
selanjutnya..aku yakin hanya jadi gossip sekilas,” Hee Sun berusaha
menyemangati teman akrabnya itu
”kamu yakin??,” Yu Ri sudah memelas
”eh, hehehe..gak juga sih,” jawab Hee Sun
Beberapa hari kemudian..
Min Ju, si anak TK yang kepo dan sok tahu memanggil teman-temannya
di dalam kelas saat jam istirahat
”eh.. kalian tahu tidak?? Ibu Kim masuk
tivi!,” kata Min Ju dengan ekspresi seperti ibu-ibu penggosip
”beneran, Min Ju??,” kata anak yang lain
”iya.. aku lihat Ibu Kim disitu direkam,”
katanya,”ternyata Ibu Kim cinta dengan Oppa Yonghwa.. aku cemburu”
”mereka kan.. orang dewasa, Min Ju.. kata
Eomma ku.. kamu harus besar dulu, baru boleh pacaran,”
”tidak begitu, Min young.. aku cinta Oppa
Yonghwa.. tapi malah direbut Ibu Kim.. ini tidak bisa dibiarkan!,” gaya Min Ju
langsung seperti artis sinetron/drama
Beberapa anak cewek mengangguk.
”tapi nanti kalau kita melawan Ibu Kim.. kita bakalan dimarahi kepala sekolah dan
juga ibu Jo (Hee Sun maksudnya),” kata anak lain
”aku tidak peduli,” Min Ju melipat
tangannya, dia sungguh tidak suka kalau gurunya sendiri akan merebut Yonghwa,
idolanya, padahal aslinya menolong.
”memangnya kalau nanti Oppa Yonghwa
pacaran dengan ibu Kim.. kamu
mau apa?,” tanya yang lain
”aku bilang pada kepala sekolah.. kalau
Ibu Kim jahat.. ibu Kim sudah merebut Oppa Yonghwa dari tanganku,” balas Min Ju
dengan berapi-api.
”ayo anak-anak.. sekarang kita kumpul di
luar.. ke lapangan... jangan lupa bawa bola kalian.. ayo ayo!!,” Yu Ri dan Hee
Sun berteriak meminta anak-anak didik mereka berkumpul di lapangan pagi itu
Semua anak keluar, kecuali Min Ju. Yu Ri
langsung heran dengan tingkah anak itu.
Yu Ri masuk lagi ke dalam kelas,”ada apa,
Min Ju?? Apa kamu sakit??”
Min Ju melipat tangannya dan menggeleng.
Yu Ri senyum dan menghampirinya, lalu
berjongkok,”ada apa?? Apa ada teman yang menyakiti mu??”
Min Ju menggeleng.
”cerita saja pada ibu kalau ada masalah,”
senyum Yu Ri lagi.
Min Ju jadi cemberut,”aku benci ibu Kim”
Yu Ri kaget dengan pernyataan anak
didiknya itu,”ada apa??ibu pernah salah apa dengan Min Ju akhir akhir ini??”,
tapi dia tetap tersenyum dengannya
Min Ju dengan masih cemberut menjawab,”kenapa
ibu Kim waktu itu cium Oppa Yonghwa??”
Yu Ri ingin tertawa dengan pertanyaan anak
didiknya itu, tetapi dia coba menjelaskan,”ah.. ibu sangat minta maaf kepada
Min Ju dan juga teman-teman yang suka dengan Oppa Yonghwa..tetapi kalau Oppa
tidak diperlakukan begitu oleh ibu.. Oppa bisa meninggal saat itu juga..karena
di dalam tubuh Oppa ada banyak air yang bisa membuat Oppa tidak bisa bernafas”
”tapi kenapa harus dicium?? Apa ibu Kim
tidak tahu?? Ibu Kim masuk tv ketika ibu cium Oppa! Ini tidak bisa dibiarkan!,”
gaya Min Ju langsung seperti sedang bermain drama saja.
Yu Ri berusaha tersenyum lagi,”ah.. itu
namanya pertolongan pertama, Min Ju yang baik. Memang caranya seperti itu.. ibu
Kim tidak bisa apa apa lagi”
”kalau kita tidak melakukan itu... Oppa bisa meninggal,”
Min Ju masih cemberut,”aku benar benar
tidak bisa terima ini, Ibu Kim.. sekarang jadi ibu Kim yang terkenal di tivi karena
ibu cium Oppa.. bukan aku! Seharusnya aku!”, tingkahnya benar benar seperti
atis drama
Yu Ri masih ingin tertawa dengan tingkah
anak didiknya itu, tetapi sekali lagi dia berusaha menenangkannya.
”kalau nanti kamu tidak menjadi Min Ju
yang ceria, Oppa Yonghwa boleh jadi kurang cintanya padamu loh, Min Ju,” bujuk
Yu Ri
Min Ju mikir juga,”ah..masak iya, ibu
Kim??”
”apa yang kamu tahu dari Oppa Yonghwa??,”
senyum Yu Ri
”Oppa baik, cakep, manis.. dan sepertinya
Oppa suka dengan cewek seperti aku,” kata Min Ju kepedean
”selama ini.. Min Ju apa tidak ceria??,”
”aku ceria kok, Ibu,”
”kalau nanti ternyata Oppa tidak suka
dengan perempuan yang suka cemberut.. Min Ju akan disukai Oppa tidak??”
Min Ju menggeleng.
”jadi.. sekarang Min Ju harus tetap
tersenyum biar Oppa Yonghwa tetap suka.. okay??,” senyum Yu Ri
Min Ju diam dulu, tampaknya dia berfikir,
lalu,”ah.. baiklah...aelasseo, Ibu
Kim”
Dia lalu meminta Yu Ri memegang tangannya
untuk keluar kelas, sambil membawa bola.
”Saya tidak menyangka ibu akan lakukan itu
di depan anak-anak,” kata kepala sekolah Jun
”saya minta maaf, pak..saya tidak
bermaksud tidak mendidik mereka..saat itu memang Jung Yonghwa jika tidak
ditolong...dia bisa meninggal,” jawab Yu Ri, dia berdiri menunduk hormat.
”gossip tentang ibu Kim sudah
beredar..bahkan sampai tv...bagaimana ini??,”
Yu Ri kaget,”apa sampai segitunya??”
Kepala sekolah Jung mengangguk,”dan
sekarang..dewan murid sedang bicarakan tentang ibu Kim...”
”apaa...saya akan dipecat??,” Yu Ri
penasaran tapi juga agak ketakutan
”kami tidak tahu...tetapi orangtua
salahsatu dewan murid dari Kim Min Ju melaporkan tingkah anaknya yang aneh,
mendadak murung dan lalu bercerita tentang Anda di pantai itu”
Yu Ri jadi agak pucat juga,”ternyata dari
Min Ju ya??umm,” katanya dalam hati
”kami masih akan mengadakan rapat... mohon
maaf ibu Kim.. ,” kata kepala sekolah
Yu Ri menunduk hormat,”tidak apa, Pak
Jung.. saya faham”
Hee Sun menonton tivi gossip
entertainment..
”wah.. itu kan.. Yonghwa?!,” dia kaget,
lalu dia besarkan volume tv nya
Dia mendengarkan dengan serius sekali
”jadi.. kamu memang ditolong dengan
seorang guru, Yonghwa??,” kata reporter
Yonghwa mengangguk, dia menjawab dengan
suara lembut,”iya.. orangnya sangat manis, lembut dan aku enggak nyangka dia
akan menolongku..dia seorang guru TK..tapi aku tidak tahu dia berasal dari TK
mana..aku belum sempat tahu namanya.. menyesal sekali tidak bisa kenal lebih
jauh untuk berterima kasih”
”wah..sayang sekali...apa..sekiranya bisa
tumbuh tanda bunga cinta begitu??,”
Yonghwa tertawa,”ah.. kamu bisa saja.. ”
”umm...tidak tahu.. tapi aku rasa..dia
memang cewek yang baik”
Hee Sun mengangguk angguk di depan
tv,”ya.. Yu Ri memang cewek baik..kalau kamu pacari dia, kamu untung loh,
Yonghwa”, sambil makan cemilan
Lalu dia lekas menelepon Yu Ri,”hi.. lekas buka KLL entertaiment.. ada Jung
Yonghwa sedang di tanya.. tentang kamu.. lekas!,”
Dia langsung menutup teleponnya lagi tanpa
basa basi. Yu Ri memandang HP nya dengan aneh, lalu lekas menstel tv di rumah
susunnya.
Ternyata benar.. interview dengan Yonghwa
masih berlangsung.
”lalu.. apa yang akan kamu lakukan
Yonghwa..supaya bisa bertemu dan berterima kasih lebih jauh?? Nyawa mu sudah
terselamatkan loh...mungkin..ada baiknya dia jadi pacar kamu..kamu masih jomblo
kan?? Hehehehe,” canda reporter cewek
”aku ingin ajak dia makan malam.. cewek
baik juga harus kita treatment dengan
baik,” senyum Yonghwa agak malu-malu
”atau.. ada ide untuk dibuatkan lagu,”
kata temannya yang sesama grup yang kebetulan disebelahnya
Yonghwa menjawab dengan senyum dan agak
sedikit malu-malu,”atau bahkan aku bisa menyumbang skip drama suatu hari nanti
tentang sekelumit kisahku itu”
”ide bagus,” canda teman-temannya
Yu Ri hanya bingung dan bengong
memperhatikan wawancara Yonghwa yang terkesan akrab dengan para reporter
entertainment
”ternyata dia memang akrab dan baik..
pantas saja Min Ju dan teman-temannya suka,” gumam Yu Ri
”Oppa malu sekali sepertinya kalau
membicarakan ini,” canda reporter
Yonghwa senyum senyum, tetapi
teman-temannya sesama grup malah bercanda padanya.
”Oppa ini romantis.. tidak heran semua
lagu nya romantis,” lanjut reporter cewek
”Ne..
benar itu... Oppa memang musikus talented,”
puji reporter cowok
”jadi.. bagaimana, Oppa.. apa masih akan mencari??,” tanya reporter cowok
”Jika Tuhan ijinkan.. mungkin aku akan
bertemu dia lagi.. hwagsinhabnida,”
balas Yonghwa dengan senyum
Yu Ri mematikan tv nya, lalu dia
termenung,”masalahnya bukan karena akan ketemu atau tidak, Oppa Yonghwa.. tetapi
aku terjerat terancam dikeluarkan dari sekolahku karena kecerobohanku menolong
Oppa,”
Dia hari itu benar-benar tidak mood melakukan apapun, karena esoknya,
dia akan mendapatkan keputusan apakah dia harus pindah mengajar atau tidak,
karena ulahnya sendiri dan sekarang beberapa media sedang heboh.
Esoknya...
”kami sengaja memanggil Ibu Kim disini,
kita akan membicarakan keputusan apa yang bisa diambil,” kata dewan sekolah.
Kim Yu Ri menunduk hormat pada semuanya,
kepala sekolah, guru dan dewan sekolah. Dia sudah pasrah dengan keputusan
mereka. Hee Sun juga ada dalam ruangan itu.
”kami tidak setuju dengan apa yang ibu
lakukan saat membawa anak anak pergi ke pantai,” kata Cho seorang ibu yang
paling utama, ketua dewan murid
Yu Ri membela dirinya,”mohon maaf
sebelumnnya..karena saya hanya menyelamatkan seseorang.. dalam prosedur memang
seperti itu..jika menekan dan membuang air yang terperangkap di perut sudah
tidak dapat lagi dengan tekanan, maka dilakukan dengan mouth to mouth,”
”kenapa harus di depan anak-anak?? Apa ibu
tidak berfikir?? Sekarang, anak saya, Min Ju sangat sibuk pikirannya.. dia
memikirkan ibu Kim sebagai guru yang tidak sopan, tidak mendidik mereka karena
ibu Kim menggunakan cara tersebut untuk menolong aktor itu,” kata Han, ibu dari
Min Ju.
”maaf..untuk Min Ju.. saya sudah
menjelaskannya beberapa kali, saya pikir dia sudah mengerti,” balas Yu Ri
”sepertinya bukan cuma Min Ju saja yang
terpengaruh atas kejadian itu.. yang lain juga yang sedang disitu, termasuk
anak saya,” kata orangtua yang lain
”ya, benar.. mestinya sebagai guru,
apalagi guru TK, ibu Kim mengajarkan yang baik pada anak-anak.. tidak seperti
itu..apa tidak ada oranglain yang bisa menolong??,”
Hee Sun angkat bicara,”maafkan saya..
waktu itu, ibu Kim sangat spontan menolong Jung Yonghwa, saya melihat sendiri
beliau setelah membawa anak-anak pergi ke posko penjaga pantai, lalu dia baru
menolong Jung Yonghwa yang sudah tenggelam.. saat itu penjaga pantai terlambat
beraksi.. jadi.. saya pikir, ini masalah spontanitas dan sebaiknya kemarin yang
melihat akan kami berikan pengertian”
Salah seorang tua murid bicara lagi,”guru
adalah contoh anak-anak.. jika anak-anak sudah melihat itu..akan terus dia
rekam”
”benar,” timpal yang lain
”jadi.. bagaimana ini kepala sekolah??,”
kata orangtua murid
”kita ambil suara.. kecuali suara
saya..tidak terhitung..apakah pewakilan orangtua murid disini dan juga staff
pengajar yang lain akan tetap menjadikan Ibu Kim sebagai guru atau tidak,”
jawab Kepala sekolah
Yu Ri sudah pasrah.. meeka pun ambil
suara...
”Maaf ibu Kim... kami tidak bisa
mempertahankan Anda mengajar disini lagi,” kepala sekolah menunduk hormat
Hee Sun tidak setuju,”ini tidak adil, pak
Kepsek.. Ibu Kim sama sekali
tidak salah..dia hanya menolong”
”masalahnya, ini akan selalu terpatri di
anak anak dan mereka bisa saja akan terdidik dengan hal itu,” balas
salahseorang orangtua murid.
Yu RI tersenyum,”saya siap dengan
keputusan yang sudah diambil. Terima kasih atas kepercayaan kalian semua
semenjak saya mengajar disini”, dia menunduk hormat pada semuanya
Hee Sun masih tidak suka,”ini tidak
benar..tidak begini caranya Ibu Kim tidak bisa dipecat hanya karena hal ini”
”Keputusan sudah diambil,” jawab kepala
Sekolah.
Kim Yu Ri menunduk hormat pada semuanya..
hari itu, dia resmi berhenti bekerja di TK tersebut.
”Kenapa sih.. kamu tidak melawan saja, Yu
Ri?? Aku kesal dengan dewan murid itu.. mereka terlalu sombong,” kata Hee Sun
dalam rumah susun nya tempat Yu Ri tinggal
”aku akan mencari pekerjaan yang baru,”
balas Yu Ri, santai, sambil nonton tv.
”kamu yakin bisa dapat cepat??,”
Yu Ri mengangguk.
”haaa.. karena menolong cowok itu.. kamu
malah kehilangan pekerjaan.. sungguh tidak adil banget,” keluh Hee Sun
”guru TK masih banyak dibutuhkan kok,” Yu
RI berusaha tersenyum
”iya juga..kamu kuat banget.. penjaga pantai atau pelatih renang juga
masih dibutuhkan,” kata Hee Sun
Yu Ri mengangguk,”jadi...anggap saja yang
kemarin itu salahku, karena aku bertindak duluan tanpa berfikir”
”hey Yu Ri.. kamu sadar gak sih.. hal
seperti itu kalau kamu lakukan lagi..kamu bisa benar benar rugi?? Sekarang
Yonghwa itu masih tetap hidup, tapi dia enggak tahu kamu dimana.. mungkin dia juga santai saja dengan seperti itu..
namanya aktor”
”ah.. sudah, biar saja.. menolong orang
itu tidak harus kamu bertemu lagi dengannya, Hee Sun,” ujar Yu Ri
”kamu bijak banget deh.. aneh,”
Yu Ri senyum dengan perkataan Hee Sun.
Hari-hari berlalu...
Yonghwa mengeluarkan sebuah lagu, dia pun
di wawancara lagi
”lagu mu sungguh romantis sekali, Oppa
Yonghwa.. boleh dinyanyikan liriknya sedikit saja?,” kata pembawa acara
disebuah talkshow
Yonghwa senyum,”lagu ini terinspirasi dari
cewek yang beberapa minggu lalu sudah menolongku dari bahaya.. aku berterima kasih padanya,”
Lalu dia pun menyanyi baitnya
”kala nafasku akan segera berakhir.. kau
menarik tanganku dengan lembut.. kau pertahankan jiwa ku, dalam genggamanmu..
tidak kusangka.. kau akan menjadi penyelamatku.. disaat aku tidak tahu kemana
menuju.. ku berjanji..aku akan mencarimu..sampai aku mencintaimu ..sampai
nanti..”
Semua yang di talkshow itu bertepuk tangan
dengan suara Yonghwa yang lembut menyanyikan lagu tersebut
”wah.. romantis sekali..nolaega eolmana lomaentig!,” kata
pembawa acara
Yonghwa tersenyum manis.. dalam hatinya
dia memang ingin sekali bertemu orang yang menyelamatkan nyawanya.. tapi sampai
detik itu, dia belum bertemu juga..
”jadi.. lagu itu beneran ditujukan untuk
dia?? Wah.. beruntung sekali perempuan itu ya?,” kata pembawa acara satu nya
lagi
”begitulah,” jawab Yonghwa singkat dengan
ekspresi senang,”jika saya bertemu lagi suatu hari nanti..saya ingin sesuatu
yang lebih, hehe”
”wah.. apa itu?? Geuge mwonde?? Ui gwangye??”, goda pembawa acara
”ye,
eojjeomyeon, haha,” Yonghwa berani mengatakannya, kalau kemungkinan dia
akan berhubungan lebih jauh lagi
Pembawa acara jadi heboh dengan pernyataan
Yonghwa itu
Sementara, ternyata Yu Ri dan Hee Sun yang
sedang menonton acara itu hanya menaruh wajah mereka di lutut.. tidak
bersemangat..
”sepertinya Jung Yonghwa itu masih
berharap kamu ketemu sama dia,” kata Hee Sun
”terlalu berkhayal.. aku tidak tahu dia
apa bisa kenal aku atau tidak..atau hanya basa basi saja.. namanya juga dunia
hiburan.. apa saja bisa jadi bahan cerita,” jawab Yu Ri, dia masih menaruh
dagunya di lutut yang dilipat.
”Kisah cintaku diambang hancur... kamu
juga dipecat.. gimana dong hidup kita?? Cowok-cowok cantik itu sungguh tidak
bertanggung jawab deh,” keluh Hee Sun
”Yonghwa itu tidak salah kok,” balas Yu
Ri,”aku saja yang ceroboh..terlalu cepat mengambil tindakan”
”huff... sepertinya.. kita ini salah...
pacaran dan menolong cowok cantik..,” keluh Hee Sun lagi,”apalagi Jung Yonghwa
itu idola para cewek”
Yu Ri mengangguk.
”ya.. lama-lama aku mengerti.. kalau kita
gak bisa dekat dekat cowok macam itu,” kata Hee Sun
”kalau kamu terancam putus dengan Seung Ho
itu.. ya sudah.. mungkin memang nasib mu..dan juga nasibku.. jadi berhenti
kerja.. juga karena cowok macam itu,” kata Yu Ri
Mereka saling menoleh lalu menaruh dagunya
lagi di lutut yang dilipat..memikirkan nasib mereka masing-masing ke depannya..
Bersambung ke part 5...