This is me....

Sabtu, Agustus 31, 2013

"Annyeong haseyo (hallo), kakak Minho!" (cerita anak-part 4)

"ini.. diminum, bapak Minho.. maaf, kami gak punya apa-apa,cuma teh aja" kata ibunya syifa
lalu dia juga menawarkan gorengan dari ummi amin yang tadi..

"dipanggilnya kakak, ummi,bukan bapak," jawab syifa
Minho senyum
"ibu semua tinggal disini??," tanya Minho
"iya..," jawab ibunya syifa
"abi kapan pulang ummi?," tanya syifa
"sebentar lagi, jam 12," jawab ibunya
sementara anak anak diluar ramai sekali sampai depan pintu melihat Minho
Minho berjongkok di depan syifa,"mereka lihat apa?,"

"mereka bingung lihat kakak Minho," jawab syifa

"Annyeong haseyo (hallo), kakak Minho!" (cerita anak-part 3)

Anak anak sekolah kelas 4,5,6 biasanya pulang jam 12.30..tetapi kelas 3 pulang jam 10.30...
Minho berjalan ke luar sekolah.. dia berusaha menyetop taxi
"syi..fa??," katanya
Syifa menoleh,"iya kakak Minho.. kakak Minho mau pulang ya??," dia melihat wajah Minho sangat mendongak karena dia masih kecil.. sangat beda jauh tingginya sama Minho

Minho mengangguk senyum,"kamu..ingin pulang juga??,"
Syifa mengangguk,"iya, kakak.. rumah kakak dimana??,"
"Bukan rumah.. tapi apartment.. gedung.. tinggi," Minho ber ekspresi dengan mengangkat tangannya lebih dari kepalanya..

"Annyeong haseyo (hallo), kakak Minho!" (cerita anak-part 2)

Mereka masih berkumpul di ruangan rapat guru, anak anak cukup akrab sama Minho
"kakak dokter memang sekolah nya dimana??," tanya syifa
"saya sekolah di seoul.. jauh sekali," jawab Minho senyum tapi agak terbata bata
"terus.. kenapa kakak Minho kok ke Indonesia??," tanya Bagas
"iya.. saya dapat tugas pergi ke negara yang jauh.. lalu jadi pembina untuk belajar kesehatan.. lalu saya ambil indonesia," senyum nya
"terusss.. kakak belajar bahasa Indonesia dimana??," tanya syifa lagi. dia sibuk membetulkan jilbab nya yang agak berantakan karena tadi kepala nya di usap usap Minho
"saya belajar di embassy," jawab Minho
"embassy??," tanya syifa lagi
"kedutaan.. anak anak," kata pak burhan
"ooo....," mereka kompak

"Annyeong haseyo (hello),kakak Minho!" (cerita anak-Part 1)

Suasana SD 05 warakas sangat cerah pagi itu.. Hari senin biasanya semua anak Indonesia upacara dan begitu juga di SDN 05 warakas, tanjung priuk...
Kepala sekolah biasanya memberikan bimbingan kepada semua murid pas di bagian arahan pembina upacara..
Hari ini wajah Pak Achmad, kepala sekolah sangat ceria... anak anak dibelakang agak berbisik bisik, karena disamping pak ahmad yang berdiri di podium ada seorang lelaki yang tinggi, putih dan wajahnya cakep sekali..
"selamat pagi anak-anak ku semua," kata Pak achmad
"selamat pagi, paaaaaaaaaaakkkkkkkkkkk," anak anak kompak membalas salam pak achmad
Lelaki yang berdiri di sebelah pak achmad senyum manis pada anak-anak di sana..

Heal me,doc (part 3: Aku sembuh..tetapi..)

Minho pulang ke apartmentnya..
“tadaima,” (aku pulang), kata Minho di depan pintu, sementara sudah menunggu ken diruang tamu apartment sewaan mereka bersama
Ken berdiri menghampiri
“okaeri, Minho kun..serius kamu daritadi di apartment cewek itu?,” Tanya Ken
Minho mengangguk lalu jalan ke dapur..mengambil minum
Ken menghampiri dan memegang pundak Minho, lalu menariknya
”ngapain??kalian sudah tidur bareng ya?,”
”gak perlu tahu,” senyum Minho
”perlu tahu.. kayaknya kamu sudah jatuh cinta sama dia,” balas Ken
”yang penting dia sudah bisa mengucap dua kata,” balas Minho sambil asik minum berdiri
”o begitu..,” balas Ken singkat

Kamis, Agustus 29, 2013

Part III, 100 Years of Love (Eomma kangen Minho..pulanglah, nak..)

Minho benar-benar tidak bisa kembali… dia merayakan natal pertama di tahun 1910 dengan SungMi, father Macwright dan semua guru yang ada disekolah itu. Sementara dia belum melihat tingkah penjajahan jepang sangat menyebalkan.. masih bersikap sok mencari perhatian dengan mengajarkan budaya jepang kepada orang-orang korea.. padahal dia tahu sejarah, bahwa nanti akan banyak rakyat korea menderita dibawah kekuasaan jepang dalam segi apapun. Sementara di dunianya, tahun 2013 justru sedang musim panas..

“eomma kangen Minho…kemana saja kamu,nak??,” ibunya sakit karena anaknya tidak ketemu ketemu
”sabar, ibu... mudah-mudahan oppa minho bisa kembali,” kata Shinshi ketika menjenguk ibunya minho di rumah sakit
”kamu benar benar tidak tahu kemana dia perginya, Shinshi??ibu benar benar khawatir,” kata ibunya minho

Heal me,doc (part 2: I am alone, doc minho..help me)

"kamu ini keterlaluan, Chie-chan... semua jadi batal acara kita karena sakitmu!," kata Kaito membentak
"aku tidak tahu harus bagaimana," kata chie dalam tulisannya kepada Kaito
"ah... ini sudah hari ke enam, hampir seminggu nih.. hampir seminggu...,” Kaito mengomel
”kamu harus pergi lagi ke dokter itu.. aku sudah berikan hasil cerita mu kepada penerbit dan dia bilang kamu bagus..untung terselamatkan dengan cerita..tapi enggak dengan nyanyi...kontrak diundur dan kita bisa rugi," kaito mengomel terus dengan suara nya yang mirip perempuan
Chie menangis..tapi tidak bersuara isak tangisnya.. hanya keluar air mata
"gak ada gunanya nangis.. tetap aja suara mu susah keluar," ketus kaito

Chie menulis lagi buat Kaito,"baiklah..aku mau pulang dulu,", katanya menunduk lesu
"sana pulang...hati-hati," jawab kaito

Heal me, doc (Part 1: pasien pertama ku dengan selective mutism)

Eisei Hospital..
Disana banyak dokter muda yang baru bertugas.. dokter senior memang ada, tetapi tidak banyak dan kebanyakan dokter senior bertugas memberikan pendidikan..
Hari senin biasanya banyak pasien.. tapi senin ini justru sedikit sekali...

"Nona Nakamura Chie..silahkan masuk," kata seorang perawat memanggil seorang cewek muda. Cewek itu kecil, mungkin sekitar 163cm saja, kurus dan memakai sweater warna cream muda, memakai rok dibawah lutut sedikit dan sepatu tinggi..
cewek yang bernama Chie itu menulis kepada perawat, lalu ditunjukkan,"terima kasih", dalam bentuk tulisan
Perawat mengarahkan jalannya kepada Chie..
"mari," kata perawat. dia berdiri di hadapan seorang dokter muda tinggi, putih, berambut tidak pendek tapi juga tidak gondrong
Dokter tersenyum padanya,"silahkan duduk"
Chie melihat papan nama dokter di depannya.. Lee minho
Chie senyum dan duduk diam..

Selasa, Agustus 27, 2013

The God of Dream (Part 16: Legenda Kuchisake Onna ada lagi??)

Esok paginya.. di sekolah muncul gossip bahwa pinggiran kota tokyo ada peristiwa pembunuhan...
“kuchisake onna,” kata takumi
“kuchisake onna.. apaan tu??,” Hiro bingung
“itu.. aslinya legenda dari daerah nagasaki.. pada jaman heian, ada seorang selir penguasa yang selingkuh.. lalu dia membunuh selir itu dengan cara digunting atau ditebas rahangnya sampai ada tebasan lebar dari mulut ke batas telinganya,” kata Ryo
“whoah.. mengerikan sekali,” balas Hiro
“tapi memang ada hantunya ya?? aku belum pernah ke nagasaki,” lanjutnya

PART 15: PAPA... SARANGHEYO (PAPA.. I LOVE YOU: AKU BENCI CUCU-CUCUKU)

“kamu tahu gak.. Haru sayang..aku tuh gak sabar banget nunggu 3 hari lagi,” peluk Minho
“sebentar kok 3 hari itu, Minho kun,” balas Haru
“kenapa ani san pulang buru buru sih?? Tanggung sekali kalau tunggu 3 hari,” minho menggerutu
“gak boleh begitu, Minho kun.. ani chan sibuk sekali sama tokonya.. kasihan ane kalau urus sendirian,” Haru melepaskan pelukan Minho.. lantas dia menuju kamar anak anaknya
“ntar dulu ah.. mereka kan masih tidur,” Minho menarik tangan haru,lalu memeluknya lagi
“besok aku mau pulang,” kata Minho
Haru menoleh melihat wajah Minho,”apa??memang berani?? Nanti diusir ibu,”
“ah.. ki ni shinai (gak peduli).. yang penting aku bilang sama eomma .. aku mau nikah sama kamu.. selesai,” Minho pegang pegang pipi haru
“bukan begitu.. sedari awal ibu mu sama sekali tidak setuju..padahal aku sendiri ingin bertemu sama orangtua mu.. ingin minta maaf,” jawab Haru
“soal apa lagi?? Soal mayako??,” tanya Minho
Haru mengangguk
“sudah..aku gak mau bahas itu lagi.. aku mau sekarang kita pergi ke mall.. lalu beli baju perayaan.. beli cincin..beli Kimono kan harus pilih pilih.. gak bisa sembarangan,” balas Minho

Senin, Agustus 26, 2013

Part II, 100 Years of Love (Lee Minho menghilang)

“jadi aku beneran ada di tahun 1910??,” tanya Minho ke Sungmi
SungMi mengangguk,”itu..sudah aku kasih buktinya”
“addduhh.. jadi teori fisika kuantum itu bisa beneran ya.. soal teleportasi!,” dia makin bingung
”padahal aku Cuma kutak kutik rumusnya sedikit aja..uh!,” dia menggerutu sambil berjalan bolak balik
SungMi bingung melihat tingkahnya
”maksudnya fisika kuantum apa??,” tanya Sungmi
”eh.. kerja mu apaan sih?? Guru bukan??atau dosen gitu??,” tanya Minho
”aku guru.. kamu kan tahu.. ini adalah sekolah missionary,” jawab Sungmi
”ini kampus.. di jamanku.. ini jadi universitas terkenal... tapi gedungnya masih sama loh.. ini sekarang jadi ruang kuliah kimia,” kata Minho

Minggu, Agustus 25, 2013

Part I, 100 Years of Love (Fisika dan Teleportasi)

Universitas di Seoul, 2013..


"Minho... tungguin aku dong!," suara seorang cewek teriak dari jauh
"oi... Lee Min hooooooooo!!!," cewek itu mengejar ngejar dia sampai kelelahan.. 
akhirnya cowok yang bernama Lee min ho itu menoleh...

"aigoo.. Park Shin shi... kamu darimana saja sih??," dia berdiri di depan cewek yang bernama Park Shin Shi
"haahh...langkah mu cepat sekali... tadi dari mengerjakan tugas fisika kuantum," Shin shi ngos ngosan

"wah.. jadi sudah dikerjain tugas buat test besok?? hebat!!," Minho duduk di batu batasan air mancur di tengah universitas

"teori yang sulit..menyebalkan! harusnya kamu sebagai kakak kelasku memberitahu caranya, ini kan pelajaranmu tahun lalu, kakak kelas!" kata Shin shi ikutan duduk

PART 14: PAPA... SARANGHEYO (PAPA.. I LOVE YOU: ANAK-ANAKKU CUCU-CUCU MU,OMMA)

Paginya, haru bangun dan mendapati minho masih tidur memeluknya..
“Minho kun..sudah pagi..bangun,” haru mencoba melepaskan pelukannya
“jgt5dxhhvtrwgvijbgtr,” gumam tidak jelas keluar dari mulut Minho
“Minho kun kebiasaan, kalau tidur suka mengigau gak jelas,hihihihi,” haru tertawa kecil
Haru menarik-narik kuping minho yang lebar
“bangunnn...okiyo, anata (bangun dong, sayang)...,” sambil dia menarik narik kuping minho
Minho akhirnya bangun juga,”eh...ohayou, sayang,” dia senyum dan mencium pipi haru..
“uh....sana mandi,bau..aku mau bangunkan anak anak dulu...mereka harus disiplin..pagi-pagi harus sarapan,” haru baru bisa bangun

The God of Dream (part 15: Selamat berpisah, Yuuki-chan)

Seninnya, seluruh anak sekolah kembali masuk...
Tapi lima sekawan malah tidak membahas tentang hasil rekaman mereka di sekolah, sebab hari minggunya, Ryo mengirim sms untuk semuanya supaya langsung saja di bahas di kantor polisi. Lalu sorenya, sehabis pulang sekolah, mereka pun pergi ke kantor polisi dengan membawa bukti alat perekam
“jadi..apa yang mau kalian laporkan kesini??,” kata kepala polisi daerah dekat sekolah
“ini,” Ryo menyerahkan rekaman video yang berupa pulpen
“apa ini??,” kata kepala polisi
“kami ingin membantu bapak mengungkap kematian seorang murid di sekolah kami,  sekitar 3-4 bulan yang lalu,” kata Ryo sebagai jubir teman temannya
“itu pulpen video recorder, pak.. nanti dibuka, bisa langsung jadi USB dan dihubungkan dengan komputer/laptop,” Hiro mengambil kembali pulpen itu dari atas meja, lalu dia membuka ½ pulpen dan memang ada semacam konektor USB
“kami berhasil merekam pengakuan tersangka,” kata Hiro lagi

the God of Dream (Part 14: Kado spesial untuk Sara)

"Hiro kunn... teman mu telepon!," ibu nya teriak dari lantai bawah
lalu ibunya naik ke atas,"hah..kamu tidur, nak???" dan membangunkannya
"hah.. mama..aku lupa ada janji pergi dating!," kata hiro ,dia buru buru turun
"ya...masahiro disini," katanya masih sedikit mengantuk

"oi..ini aku, takumi.. kamu sudah siap??," 
"belum..aku ketiduran,"
"hah..ini 15 menit lagi.. ayo cepat mandi!," takumi langsung menutup teleponnya
Hiro buru buru berlari naik tangga lagi dan mandi di kamar mandi dalam kamarnya

dia sangat sibuk sekali, semua baju dikeluarkan dari lemarinya, buru buru dia pakai dan buru buru dia semprotkan parfum

lalu pergi.. "aku pergi, mama..pulang malam!',Katanya berteriak
ibu nya cuma bisa berdecak saja
"pasti baju baju dikamarnya berantakan.. dasar anak ku..sudah mulai dewasa..sibuk dengan dunianya", ibunya tersenyum
Lalu dia ngebut menuju stasiun terdekat dengan mobilnya

PART 13: PAPA... SARANGHEYO (PAPA.. I LOVE YOU: HOLD ME TIGHT AGAIN, HARU)

Press confrence selesai jam 7 malam.. tetapi Minho masih berbicara dengan pihak manajemen..
Pak watanabe, manajemen utama menghampirinya,“saya tidak menduga ternyata kamu berhasil menyimpan gosip yang selama ini wartawan sudah cium berhasil dielakkan..walau akhirnya bisa dibuka juga,”
“seperti kata pepatah.. sepandai apapun menyimpan sesuatu..akan terungkap juga” kata Minho santai
“jadi.. bagaimana keputusan manajemen terhadap karir ku??,” kata Minho seperti menantang manajemen
Watanabe terseyum tipis,”sepertinya kami harus meminta pendapat para fans, terkait dengan dorama terakhir yang melibatkan polling mereka,”

PART 12: PAPA... SARANGHEYO (PAPA.. I LOVE YOU: PEMBERONTAKAN MINHO)

Malam itu Minho datang lagi ke RS...dia membawa baju anak anak dan juga boneka..
Lalu dia langsung menuju kamar tempat haru di rawat..
“malam, ani san,” katanya menunduk hormat pada kamui
“malam,” jawab kamui yang berdiri di samping tempat tidur haru
“aku bawa makanan, baju bayi, sepatunya dan boneka,” Minho tersenyum pada haru
Lalu dia duduk di depan agak ke samping, mencium bibir nya haru, kamui buru buru menarik pundaknya
“gak tahu sopan.. di depan orang,” kata kamui
Minho garuk garuk kepalanya,”kebiasaan, ani-san.. gomen,”
“memang kehidupan dunia  entertainment seperti itu ya?,” kamui duduk di sebelah haru
“ah..enggak juga sih.. tapi memang aku gak bisa tahan dengan haru kok,” jawab minho polos

PART 11: PAPA... SARANGHEYO (PAPA.. I LOVE YOU: PERMOHONAN MAAF MINHO )

Hari berganti malam..syuting selesai
“terima kasih untuk hari ini... otsukaresama deshita,” kata sutradara dan semuanya sama sama mengucap
“hai.. lee san.. actingmu bagus banget hari ini.. kerja kita bagus!,” kata salah seorang teman mainnya
“ah.. tidak seberapa.. terima kasih kerjasamanya hari ini,” katanya dari jauh melambaikan tangan pada teman mainnya,”sampai jumpa besok pagi”, dengan wajah ceria
Akhirnya Minho pergi lagi ke RS Meishin, tempat dimana haru sudah memasuki hari ke dua di RS tersebut..
“i miss haru&my children,” dia sangat gembira..  terburu buru dia larikan mobilnya ke RS
“aku harus berfikir memberikan nama kepada anak anak ku,” dia senyum senyum sendiri
Lalu dia melihat kaca depan mobil dan menyisir rambutnya dengan tangan kiri
“aku harus tampil cakep di depan haru dan anak anak,”senyumnya
“pergi dulu sebentar ke toko bunga.. buat haru,” dia lalu berbelok ke toko bunga

PART 10: PAPA... SARANGHEYO (PAPA.. I LOVE YOU: MY BELOVED SON AND DAUGHTER )

Minho tidak perduli sang bidan melihat tingkahnya seperti seorang suami kepada isterinya yang khawatir mau melahirkan, dia cuek saja.
“apa Miharu bisa bertahan??,” tanya dia ke bidan itu
“air ketubannya sudah mulai pecah.... tapi mudah mudahan masih kuat...yang penting bayi tidak terus mencari jalan keluar terlalu cepat...jadi bisa diperlambat sedikit..tetapi akan sakit sekali,” ujar sang bidan
Haru mengerang kesakitan
“ani,” keluhnya
Minho mencari cari hp di dompetnya miharu
“Ani?? (kakak laki laki),” tanyanya dalam hati
Dia menemukan sebuah nama di hp dengan initial: Ani kamui
“mungkin ini kakaknya,” katanya dalam hati
“berapa lama lagi sampai??,” katanya kepada petugas kesehatan di depannya
“sudah mau sampai tuan...dua blok lagi,” jawab sang petugas
“suruh supirnya ngebut... kalian seperti nenek nenek!,” minho membentak

PART 9: PAPA... SARANGHEYO (PAPA.. I LOVE YOU: MENYELAMATKAN MU UNTUK DIRIKU,HARU...BERTAHANLAH UNTUK ANAK ANAK KITA)

“kamu tahu gak sih.. Minho kun..dengan kamu mabuk begini..aku panik sekali! Buat apa mabuk mabuk tadi malam??padahal pagi ini kita harus siap untuk acara tunangan kita,” mayako mengumpat pada minho yang sedang sakit kepala dan sibuk memegang kepalanya
“pagi ini kamu harus fitting baju,” tambah lagi mayako mengumpat
“ya..ya..jangan cerewet..aku masih pusing,” kata minho masih memegang kepalanya lalu dia bangkit dari tempat tidur dan mengambil minum
“kamu kenapa sih,sayang... harus mabuk segala tadi malam??,” mayako menghampirinya, memeluknya
“urusan kerjaan belum selesai... drama terus kejar kejar aku.. habis acara tunangan, besok aku harus main drama baru lagi.. bingung antara akan bantu mengurus perusahaan papa mu atau tetap menjadi aktor....,” kilahnya masih berdiri dipeluk mayako