This is me....

Senin, November 18, 2013

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 7: Surprising Birthday)


Esoknya, pagi pagi sekali..mereka semua keluar berolahraga dan berjalan jalan di seputar kebun teh yang sejuk.. semua menggerak gerakkan tangannya.. menghirup udara segar pegunungan di tengah tengah perkebunan teh..
Mereka menapaki satu per satu kebun teh...
Sepanjang perjalanan setapak.. mereka bertemu dengan pemetik teh dan saling tersenyum ramah..
Mereka akhirnya memilih tidak berlari..tapi berjalan kaki saja menyusuri kebun kebun yang sedang sibuk oleh para pemetik teh..
”this is very fresh,” kata Minho
“hi, kids! Mau berlomba lari denganku??,” tawar kwon yun.. pagi pagi dia sudah sibuk ingin main dengan anak anak yudha..
”ayo uncle..lomba lariii,” kata anaknya yudha yang paling besar.. yang kecil ikut ikutan lagi
Mira mengejar ngejar,”awas nanti jatuh sayang,” pada anaknya yang paling kecil, 3 tahun
”mama..aku mau balapan sama om kwon,” kata dia
”ikut lari dengan tante yuk??,” tiba tiba Rima menawarkan diri
Kwon yun malah senang,”ayo kita mencari lapangan”
Minho kumat lagi cemberutnya.. tapi tanpa mereka sadari..dia benar benar iri kwon yun benar benar bisa mengambil hati..




Di sebuah saung dekat dengan kebun kebun teh yang memang difasilitasi pihak villa.. mereka saling duduk.. sementara Rima, kwon yun, dan anak anak yudha malah asik bermain pagi..
Minho melihat dia tertawa tawa dengan kwon yun dan anak anak yudha.. bermain tradisional dan mereka mengejek kwon yun karena kalah terus..
” om kwon culang nih..,” kata anaknya yudha yang paling kecil
Kwon yun menggendong dan mengangkat angkatnya..,”hahahaha.. supaya om kwon bisa gendong kamu”
”kita main galasin yuk.. nanti biar om kwon kalah lagi, hehehehe,” kata Rima
”ayo tante.. suruh om kwon yang jaga,” kata anak yudha yang tengah,” om yang tinggi itu ajak juga dong, om kwon....,”
”ah..sebentar.. dia itu galak.. jadi harus di bujuk lama,” bisik kwon yun pada anaknya yudha yang tengah, anaknya yudha cekikikan..

Lalu dia menghampiri Minho, berbicara dalam bahasa korea kalau anak anak yudha ingin bermain dengan mereka. Awalnya Minho menolak, karena dia gak tahu permainan apa itu.. tapi kwon yun bilang dia juga gak tahu dan gak ada salahnya mencoba.. lalu akhirnya Minho ikutan juga..
“main dampu aja, tante… biar om tinggi ini kalah,” kata anaknya yudha yang paling besar, iseng..
”ada 6 orang.. iya bisa.. ayo main,” balas Rima.. Lalu dia membuat dampu kotak kotak dan atasnya berbentuk gunung..
“ini.. seperti apa mainnya, Miss??,” tanya kwon yun
”kamu bisa tunjukkan kan.. dek??,” pinta rima ke anaknya yudha yang paling besar
”begini loh om.. lihat aku,” kata anaknya yudha mempraktekkan.. Minho terlihat serius memperhatikan..
“bisa??,” katanya lagi setelah mempraktekkan
Minho garuk garuk kepala.. tapi kwon yun bilang,”ayo! Aku bisa!” dia tertawa
”kwon,” balas Minho ringan..
Kwon yun menepuk tepuk pundak Minho,”bisa”
” om yang tinggi ini mau jadi kelompoknya siapa??,” tanya anak yudha yang tengah
”begini aja.. kita main kacang kacang panjang.. nanti siapa yang panjang, ikut siapa..yang pendek ikutan yang pendek lagi,gimana??,” tawar Rima
”bagaimana?,” Minho benar benar super bingung..
”your fault living in this country but you don’t learn its language,” kwon yun meledeknya.. lalu menjelaskannya dalam bahasa korea, baru dia mengerti..
“oh.. it’s scissor and paper,” katanya
“it’s alike, but we prolong and shorten our hands,” balas Rima
“Alaesseo… okay,” kata Minho

Lalu dia mengikuti permainan.. akhirnya Minho di bawah tim nya Rima dan anak yudha yang paling kecil, tim kacang panjang
Mira, Yudha, Suryanto dan Suminah saling mendukung masing masing tim… mereka ikutan teriak teriak.. dan akhirnya, Tim Kwon Yun yang menang..
” om tinggi ini gak bisa main dampu,” keluh anaknya yudha yang paling kecil, dia nangis karena kalah
” om nya kan bukan orang indonesia, sayang.. om nya disana dulunya gak main ini,” peluk Rima pada anak itu
”tapi om kwon bisa,” balas dia lagi.. Rima Cuma senyum senyum dan elus elus rambut anak itu
”dia nangis karena kamu, Minho.. you made his team loosed,” sindir kwon yun
”me?,” tanya Minho
“yes, hehe.. but it’s okay.. kids,” balas Rima
oh.. I am sorry.. later I’ll give you bars of chocolate,” balas Minho senyum.. ikutan mengelus kepala anak itu
“nanti.. om Minho kasih coklat,” kata kwon yun
“Mr kwon yun hebat.. bisa main nya cepat meniru,” puji Rima pada kwon yun
“Minho dulu sering kalah kalau soal game dengan ku, hehe”, sindir kwon yun lagi padanya
Minho Cuma menoleh dan sedikit manyun..


Lantas mereka duduk lagi di saung..
Kelompok ibu ibu lagi lagi keluar dari saung supaya mereka bisa bawa makanan pagi ke saung tersebut..
”Bu Rima tuh ceria banget ternyata di luar ya.. padahal kalau dikantor kelihatannya pendiam,” kata Yudha memancing mancing Minho
”sur..,” balas Minho ringan, maksudnya ingin Sur menterjemahkan maksud yudha..
Lantas sur menterjemahkan untuknya..
”yes.. in fact, in her home.. she is always friendly with her parents and obey them,” Minho jawabnya malah ngaco
“there you are, Minho.. kamu mulai memuji sekretaris mu..,” kata kwon yun dalam hati
Yudha langsung berfikir dalam hatinya,”wah.. bakalan jadi gossip besar nih..gak biasanya boss gue sampe nyanjung nyanjung sekretarisnya, dah dua sekretaris lewat malah dia marahi terus,hehehe”
”Mister ini senang sama kerjaannya mbak Rima, pak yudha.. ,” kata Sur cengar cengir
”sok tau lu, sur,” balas Yudha..
Minho malah mengobrol soal pekerjaan,”Sir Yudha.. don’t forget, tomorrow Sur will accompany you to interview some future employees,”
“will Miss Rima come with me also??,” Tanya yudha
“tidak.. Rima harus ada di sisi saya.. ,” Minho benar benar salah kalimat.. itu malah bikin Yudha makin penasaran
Kwon yun sok pura pura polos.. dia mengalihkan wajahnya dari 3 orang cowok di depannya, tapi dia malah menutup mulutnya,”there you are again, Minho.. rasakan” katanya dalam hati
”ya elah, nih boss.. Romantis amat pake acara di sisi segala,” dalam hati yudha
” oh… okay.. but perhaps she will tell me about her plan after she spoke with Mr Ujang,” kata Yudha lagi pada Minho
“sure, you might tell her.. I let her to communicate with Mr Ujang and his friends, also to juanda,” balas Minho
“beneran asli ni boss gue.. sekarang jadi lembek semenjak ada mbak Rima,” dalam hati Yudha lagi,”kayaknya bakalan ada yang jatuh cinta nih.. tipikal si boss kayak witing trisno jalaran suku kulino”, yudha menebak nebak sifat Minho karena kebetulan dia juga lulusan psikologi dulu kuliahnya


”Sir yudha.. after we are successful with this factory.. I need a manager of human resources and I guess you’ll be in that pose,” kata Minho lagi,”I’ve already tracked your record and when I discussed with my father and also Rima, I guess you are able to be manager of human resources.. all divisions have already had managers, but it hasn’t.. so I guess.. be prepare for it”
Yudha senang sekali,”thank you very much Mr Lee… “
“so, your duty will be heavier than last time,” balas Minho
“of course Mr Lee.. so I hope you will guide me,”kata Yudha basa basi.. dia menunduk hormat pada Minho
“I owe you,” kata Minho pada Yudha,”Father, Mr Lee senior told me that you are such a good worker.. so I guess you deserve to have that position”
Kwon yun senang juga,”selamat ya.. Bapak Yudha.. jadi, juga bisa membantu saya.. jangan lupakan saya juga.. karena saya butuh bantuan bapak,”
”terima kasih, Mr Kwon yun.. saya janji bantu Mr Kwon yun,” balas Yudha

Kwon yun lalu berbicara pada Minho dalam bahasa korea soal hadiah mobil yang diberikan pada Rima. Minho bingung darimana dia bisa tahu, lantas kwon yun cerita bahwa ayah nya Minho sendiri yang beritahu dia dan dia kasih saran, lebih baik yudha di fasilitasi mobil karena dia sudah manager dan sudah mengabdi dari sejak ayahnya Minho memimpin usaha..Minho lalu berkata, nanti itu akan dibicarakan dengan ayahnya lagi..
Kwon yun meledeknya pelit karena begitu Minho berinisiatif memberikan Rima mobil, dia cepat tanggap, tetapi ketika dia berinisiatif supaya calon manager HRD nya ini punya mobil, Minho malah terkesan menangguhkan..
Minho Cuma berkata “ibdagchyeo (shut up)”, ketika kwon yun meledeknya..
”saya akan membuat langsung internal memo your position promotion tomorrow,” kata Minho pada Yudha..
“thank you very much, Mr Lee.. saya senang dan bahagia sekali,” kata Yudha.. setelah dia kerja hampir 10 tahun, baru bisa jadi manager..


Para ibu ibu datang dengan membawa makanan pagi, bersama penjaga villa..
”ini makananannya...,” kata bu Suminah senang...
”enak loh.. makanan tradisional orang sunda..Mr Lee.. bisa makannya kan??,” tanya Rima pada Minho
Malah kwon yun yang menjawab,”tentu.. aku suka semua masakan dunia..tidak tahu kalau Mr Lee yang di sebelah ku”
“apa ini?,” benar saja, Minho bingung lagi di beri masakan sunda..
”this is yellow rice.. nasi kuning,” kata Yudha
“yellow??,” Tanya Minho,”what’s this yellow colour made?? Curmin??,”
“yes, curmin..it’s safe,” balas Rima
“Ma.. aku punya kabar gembira.. Mr Lee baru angkat aku jadi manager,” kata Yudha pada isterinya, Mira..
”wah.. thanks very much, Mr Lee.. ,” Mira senyum dan menunduk hormat pada Minho
“ini semua berkat kebaikan ayah saya,” balas Minho
“beberapa hari yang lalu saya discussed dengan ayah dan merekomendasikan Bapak Yudha untuk posisi yang belum ada,” lanjutnya lagi dengan bahasa Indonesia yang terbata bata,”tetapi.. untuk job position yang kemarin.. for a mean time.. tetap dikerjakan,” lanjutnya lagi
“baik, Mr Lee,” balas Yudha
“wah.. selamat ya, Pak Yudha.. ,” senyum Rima
”kalau tidak salah.. tadi Mr Lee bilang.. ini rekomendasi Bu Rima juga,” kata Yudha..
“wah..enggak kok, Pak.. saya Cuma kasih saran aja.. kalau rekomendasi kan tetap dari yang punya perusahaan,” balas Rima, enteng..
”nah loh.. dasar si boss,” dalam hati yudha..”hahahaha.. ketahuan deh.. kayaknya si boss jatuh cinta sama sekretarisnya”, lanjutnya lagi, masih dalam hati


”ayo kita makan.. saya lapar..,” kata kwon yun,”hey.. kamu lapar tidak??,”katanya pada anaknya yudha yang paling kecil
”lapal, om..yuk makan,” jawab anaknya yudha, senyum pada kwon yun
“yuk,” kwon yun manis menuang nasi untuk anaknya yudha yang paling kecil, Mira merasa tidak enak, tapi kwon yun tidak mempermasalahkan..dia memang suka anak anak..
Mereka melihat di depan alas saung ada Nasi kuning, irisan telur iris iris tipis, cabai iris iris tipis, sambal, tempe goreng, tahu goreng, teh hitam panas dengan gula terpisah, teh hijau, kopi, ketan dengan kelapa, tauge goreng dan beberapa jenis lalapan..
“eh.. lalu.. yang menuang untuk Mr Lee.. siapa??,” canda kwon yun pada Minho
” oh.. maaf Mister.. saya lupa,” kata suminah.. dia malah melayani Suryanto suaminya yang ingin makan nasi kuning
”tidak apa.. saya berusaha sendiri,” balas Minho.. dia mengambil piring
”mari saya bantu,” Rima lebih dahulu mengambil piring untuknya,”which one do you want, Mr Lee?,”
Kwon yun pura pura batuk,”uhuk..aduh.. ini kenapa ya?? Tenggorokan terasa gatal
Yudha sebenarnya tahu, bahwa itu sindiran untuk Minho dari sepupunya.. tapi dia diam saja..
”kenapa, Mr Lee tenggorokannya?,” tanya Rima
”i want it,” Minho menunjuk pada nasi kuning
“oh.. okay..,” Rima mencoba menuang..,”is it?” katanya menunjukkan takaran nasi
“enough”, balas Minho
Kwon yun masih pura pura batuk..
”sebentar, Mr Lee,” kata Rima pada kwon yun
”here is Mr kwon yun,” malah Mira yang menuangkan air untuk kwon yun,”silahkan”
“yeah.. gagal,” kata kwon yun dalam hatinya, dia berharap Rima yang menuangkan air untuknya dan membuat Minho iri..
“terima kasih, bu Mira,” kata kwon yun.. lalu dia terpaksa minum air putih hangat itu, isengnya gagal dilakukan..
”do you want it too??,” Rima menunjuk pada irisan telur, cabai, tempe goreng dan tahu goreng serta sambal
“egg slices is okay?,” jawab Minho,”the chilli and tempeh are also okay”, lanjutnya lagi.. dia menolak tahu goreng, lalu Rima menaruh pada piringnya
Minho meminta juga teh hijau tanpa gula.. lalu Rima menuang dalam cangkirnya..
“uhuyy… kayak orang pacaran nih si boss.. atau bawaan orok kayaknya minta dilayanin?,”yudha cekikikan dalam hatinya, ternyata, isterinya Mira juga berpikiran yang sama..
”Mr Lee ini beda banget deh... kalau sama sekretarisnya.. ,” kata Mira dalam hatinya
Kwon yun malah iri,”ah.. si Minho ini..buat aku iri”, katanya dalam hati

Lalu mereka makan..
“aku juga ingin itu..tasty?,” Tanya Minho, menunjuk pada tauge goreng yang dibuat dari kecambah kacang hijau
“it’s green sprouts,” balas Rima,”mixed with tempeh,local legumes.. and the local legumes are a bit bitter but they are good for your stomach”, katanya masih menjelaskan
“it’s okay,” balas Minho.. Rima lalu mengambil piring yang lain untuknya..menuang dan memberikannya
“terima kasih,” balas Minho senyum, lalu dia memakannya dan mengatakan itu enak..
“aaaaaaaaa…. Si Minho sialaaaaannnn!!,” teriak Kwon yun dalam hatinya..dia benar benar iri.. tapi gak bisa menunjukkan rasa irinya di depan yang lain..
“eh..habis ini.. kita harus berfoto loh..,” kwon yun berinisiatif
”horee.. foto fotoooo.. aku mau foto sama om Kwon ya!,” kata anak anak yudha.. mereka memang suka sama kwon yun sejak pertama kali dalam mobil..sebab kwon yun ceria dan ramah dengan mereka
”aku mau foto sama om yang tinggi ini,”kata anak yudha yang paling kecil, dia cewek..
”wah.. kamu suka om yang tinggi ini ya?,” goda kwon yun padanya
Minho senyum saja ketika anaknya yudha yang cewek itu melihatnya makan
” om ini.. kalau aku dah besal.. mau gak.. jadi pacal ku??,” anaknya yudha yang kecil malah nembak Minho
Kwon yun tertawa,”hahahaha.. Mr Lee Minho disukai anak anak”

Yudha merasa malu anaknya berani nembak boss nya sendiri,”dek.. masak iya om nya jadi pacar kamu?? Om nya kan.. boss papa kerja”
Rima tertawa kecil.. bu Suminah malah ketawa ngakak.. suryanto ketawa kenceng kenceng…
”kamu..tidak jatuh cinta dengan om kwon yun ya??,” canda kwon yun padanya
”pacal itu apa ya?,” tanya Minho, yang dikerjain sendiri malah gak ngerti
”boyfriend in this case .. namjachingu,” balas kwon yun
Minho tertawa..”aa.. Namjachingu, hahahaha..boleh..sudah besar.. saya jadi namjachingu kamu”..Akhirnya malah anaknya yudha malu malu pada Minho..
“kamu..jatuh cinta sama om kwon yun saja dong.. jangan dengan om Minho.. om Minho galak,” canda kwon yun pada anaknya yudha
“kalau nanti..aku besal.. ya aku menikahnya dengan om kwon dong.. kalau sama om Minho Cuma pacalan aja,” balas anaknya yudha lagi, sandaran di samping kwon yun..
Ayahnya-yudha- menepok dahinya sendiri,”anak gue.. masih mau 4 tahun dah begini..malu maluin”
Kwon yun tertawa tawa lihat tingkah anak anak..
”Sellya gak boleh begitu sama om om nya ah,” kata Mira, malu anaknya berani sekali..
”tidak apa, ibu Mira,” balas kwon yun
”nanti ya menikahnya dengan om kwon.. gak apa.. om Minho jadi pacal aja,” kata kwon yun lagi pada Sellya, anak yudha yang paling kecil
”makanya, om kwon jangan kemana mana..,” balas Sellya
“hihihi..,” Rima tertawa kecil,”Sellya maunya sama om kwon ya??”
” om kwon baik sih.. kalau om Minho galak..,” balas Sellya
Minho Cuma cengar cengir, benar benar gak terlalu peduli dengan apa maksud Sellya
”kalau om kwon kan belum ada pacal nih.. kalau om Minho sudah ada pacal..,” balas kwon yun.. dia mulai mengejek Minho lewat percakapan dengan Sellya
“jangan berbohong.. kwon yun itu yeojachingu nya banyak,” Minho malah membuka rahasia kwon yun yang memang rada playboy dimana saja..

Suryanto cengar cengir kuda lihat tuannya kaku bercanda..
”kalau om Minho nanti pacalan sama kamu.. nanti kamu gak diajak jalan jalan dong,” ejek kwon yun lagi pada Sellya
”nanti aku jalan jalannya sama om kwon aja,” balas Sellya
”jadi.. kamu cinta nya pada om kwon dong?? Bukan sama om Minho??,” goda kwon yun lagi
”iya deh..aku nikahnya sama om kwon aja,” kata Sellya polos
”anak gue,” kata yudha, singkat..
Rima akhirnya tertawa agak keras juga.. melihat tingkah Sellya yang lucu berbicara..
”aduh.. lalu om kwon nya harus di indonesia terus dong, Sellya sayang? Om kwon bukan orang Indonesia loh.. jauh,” Tanya Rima
”tapi kan om kwon lama disini ya?,” tanya Sellya lagi
Kwon yun mengangguk,”iya.. nanti kan Sellya bisa pergi sama om ke korea,”
“om kwon baik kan tuh, ma??,” tanya sellya ke ibunya
”iya,” senyum Mira
”jadi.. kita pacalan dong nih??,” goda kwon yun pada sellya
Minho meledek,”semua perempuan kamu bisa jadikan yeojachingu”, dengan ekspresi wajah yang santai
Kwon yun balas meledek dengan bahasa korea yang artinya ”daripada kamu, Minho.. bingung pilih pacar.. sekretarismu aja kamu gak berani tembak jadi pacar”, meledek Minho yang egois nya sangat tinggi tapi malu malu kucing
”eh.. kita foto foto aja yuk??,” tawar Rima pada Sellya, dia lalu berdiri dan mengeluarkan kamera pocket


Mereka semua berjalan di tengah tengah kebun teh.. berfoto..
”sekarang berdua! Miss Rima.. mau kan.. foto dengan ku??,” pinta Kwon yun
“aku??,” tanya Rima.. kwon yun mengangguk,”iya dong.. boleh kan??”
Rima agak gugup..,”eh iya.. boleh”
Minho langsung mendehem..
“pak yudha…tolong foto kami,” kwon yun mengeluarkan kamera pocketnya dan memberikan pada yudha..
”wah.. persaingan dimulai,” kata yudha dalam hati, tapi di luar, dia bilang,”iya.. silahkan, Mr Kwon”
Kwon yun dan Rima foto bersampingan..
Kwon yun nyengir kuda, perasaan nya senang bisa menang dari Minho karena bisa foto bareng..
”cheese,” kata kwon yun
“flash,” kamera terbidik..
”terima kasih, hehehe,” kata kwon yun.. pura pura salting (salah tingkah-red)..
”eh.. Mr Lee tidak berfoto sama Miss Rima??,” tawar Yudha
Minho menolak,”aah.. tidak, terima kasih”
Kwon yun mendorong dorong nya,”ayooo.. sana kamu berfoto”
Lalu Minho dan Rima bersebelahan, tapi ketika mau di foto.. malah kwon yun ikutan nimbrung..
”aku ikut serta,” katanya langsung nimbrung berdiri di samping Rima
”cheese,” katanya kepedean di foto

Hasil fotonya sungguh aneh, Rima di tengah Cuma senyum, Kwon yun cheese pede senyum, sementara Minho agak kaku senyum..
Kwon yun malah tertawa,”hahahaha.. ini bagus untuk di taruh di atas meja kerja ku”
Yudha cengar cengir..
”aku mau foto dengan tante dan om Minho sama sama, papa..,” kata Sellya
”aduh..anak gue.. kumat lagi,” kata Yudha dalam hatinya
”fotonya sama tante Rima saja ya, sayang”, bujuk yudha pada anaknya
“enggak ah, papa.. aku mau foto beltiga,” balas Sellya
”foto sama kakak Rio dan Dewa juga ya?,” tawar Yudha, lalu dia memanggil dua anak cowoknya
Rima lalu berfoto menggandeng Sellya.. sementara Minho berada di samping Sellya..
”waahh.. ini foto yang bagus.. seperti foto keluarga!,” Kwon Yun mulai kumat menggoda
Minho menggaruk garuk kepalanya,”ibdagchyeo, kwon yun”, katanya sedikit kesal
Lalu Rio dan Dewa nimbrung di depan Rima..
”cheese yaaa,” kata Kwon yun yang ikut memfoto mereka..
”assikk.. aku difoto baleng tante lima,” kata Sellya
”sekalang aku mau foto sama om kwon,” tawar Sellya lagi
“sini..sini.. om juga mau sama Sellya,” senyum kwon yun


Mereka pun berfoto foto..semua saling berfoto mengambil angle diantara jalan setapak kebun teh yang juga terlihat puncak gunung salak dan pangrango serta gede di sisi lain..
”cukup Indah disini,” senyum Minho pada Rima.. yang masih tangannya memeluk leher Sellya..
Rima Cuma senyum saja.. tanpa sengaja, kwon yun mengambil foto mereka diam diam..
Kwon yun setengah berbisik pada Yudha,”pssst.. kamu bisa ambil candid tidak?? Kalau boss mu itu di candid dengan sekretarisnya, hehe”
Kwon yun benar benar cowok tipikal iseng, yudha cengar cengir saja
”bisa sih sebenarnya, Mr Kwon.. Cuma nanti kalau ketahuan, aku dimarahi”, balas Yudha
”ya.. jangan ketahuan dong.. ambil ya.. aku sudah ambil 3 nih.. waktu tadi mereka jalan di kebun teh.. si Minho ketahuan senyum sama Miss Rima..Miss Rima nya lagi nunduk, jadi dia tidak tahu kalau si Minho senyum pada dia, hehe”, balas kwon yun masih setengah berbisik pada Yudha
”ini tadi baru aku ambil,”dia menunjukkan view finder kamera nya pada Yudha
”wah.. kacau boss gue yang satu ini lagi.. terlalu ceria dan iseng sama saudaranya sendiri,” kata Yudha dalam hatinya
”itu kamera siapa?,” tanya kwon yun
“kamera saya satu, bu Rima satu,” balas Yudha
“kamu gunakan kamera mu untuk meng candid mereka ya? Hehe,” kwon yun benar benar iseng,”nanti mau aku tunjukkan kepada ayahnya di korea”
”waduh.. mati aja deh,” kata yudha dalam hati, tapi dia tidak bisa menolak apa kata kwon yun
”sebentar lagi kita kan pulang.. jadi.. jangan lupa ya,” balas kwon yun lagi pada yudha
”iya Mr,” jawab Yudha
Mereka terus berfoto foto sampai puas sebelum akhirnya harus kembali lagi ke Villa karena sudah waktunya pulang..


Minho iseng memetik bunga teh dipinggiran jalan yang dia lihat.. di pegang pegangnya..
”this smell is good.. fresh”, katanya pada Rima
”yes.. it’s called jasmine tea,” balas Rima
“if you really like to boiled some tea.. then I will ask the villa guard to show us the tea seller,” lanjutnya lagi
“boleh..i like tea,” senyum Minho.. dia masih memegang bunga melati untuk teh itu..
Sepanjang perjalanan antara menyusuri jalan kebun teh menuju Villa.. iseng iseng kwon yun benar benar mengambil banyak candid foto Rima, Minho dan juga Rima dan Minho yang bicara.. tanpa mereka sadari (yah.. namanya juga candid.. gak sadar dong pastinya difoto.. Aiko gimana sih? Hehe)

Sekitar jam 11 siang..akhirnya mereka pulang.. kembali ke bekasi lagi...
Sampai di bekasi sekitar sore.. semuanya berpisah.. tapi Sur mengantarkan Rima sampai ke rumahnya..
”alhamdulillah.. lu pulang juga,” kata beh Hamid senang, pulang anaknya selamat dan segar..dia berdiri di depan rumah bareng isterinya, Salma..
”iye, beh,” Rima cium tangan ayahnya
”ini, beh.. kite di kasih teh melati sama Mr Lee,” kata Rima menyerahkan kantung teh melati grade bagus untuk keluarganya
”terima kasih ye.. Muke kotak,” senyum beh Hamid
”lu masup dulu gih.. pan pastinye capek bener,” katanya lagi mempersilahkan semua masuk ke teras yang memang adem bener
Mereka semua duduk di teras.. teh yang tadi dibeli dibuka untuk diminum lagi..
”enak bener nih nteh.. mahal punye romannye,” kata Beh hamid mencium aroma teh yang memang benar benar asli..
”iye beh.. teh kualitas bagus pan,” balas Rima
”makasih banyak ye.. muke kotak.. lu pake ngasih gue nyang mahal mahal beginian.. padahal kagak usah,” kata Beh Hamid basa basi..
”eh.. gue dah belajar bise nyebut nama lu nih.. nama lu Minho kan ye??”, lanjutnya lagi
Minho senyum aja.. seperti biasa.. dia begitu bingung dengan percakapan antara dirinya dengan Beh Hamid
”my father said that he now can call your name, Mr Lee,” kata Rima
“oh.. I am glad, i appreciate it so.. terima kasih, Bapak babeh,” senyum Minho
“walah.. bapak babeh baru bisa panggil mister?,” tanya sur
”ah elu, Sur.. nama nye die susah.. makanye gue panggil aje kotak kotak.. eh Minho,” balas beh Hamid
Suminah cengar cengir lihat gaya beh Hamid yang emang polos, tanpa basa basi tapi sebenarnya baik.. betawi tulen..

”kue nye abis semua kan ye?,” tanya salma pada mereka
”habis, Bu.. enak tenanan .. kapan kapan dibikinin lagi dong,” jawab Suminah
”entar mbak.. aye bikinin lagi deh ye.. seneng aye kalo aye dan si Rima bikin kue, diabisin begitu,” senyum Salma pada suminah
”eh.. elu Minho.. apa kagak bangkrut nyewa vile?? Pan mahalan loh kalo malem mingguan mah,” tanya beh Hamid
”what?,” tanya Minho balik pada Beh Hamid
“itu loh Mister.. he said kalau sewa villa is expensive in Saturday night,” balas sur
oh.. actually nothing’s compared than what she and my staffs have done for this company,” balas Minho
“waduh.. die nyerocos inggeris lagi gue kagak ngarti.. lu terjemahin dah,” kata beh Hamid ke anaknya sendiri, Rima senyum senyum,”babeh sih..
Lalu dia menjelaskan apa maksud perkataan Minho tadi buat ayahnya sendiri..
”oh iye ye.. gue tau lu tajir..,” balas beh Hamid singkat
Minho mengenyitkan dahi nya..
Suminah mengobrol soal kue dengan salma, ibunya Rima.. mereka asik tukeran resep kue tradisional..
”aduh..saya senang deh.. kalau saya tuh bisa punya tetangga seperti ibu Salma ini.. di rumah sewa Mister susah.. masing masing,” kata Suminah
”lu maen aje ke sini kapan kapan.. disini mah rame pisan.. ada pengajian segale minggu siang, ” balas salma..


Tetangga lewat jalan.. beh Hamid teriak,”wei, Pul.. kemari lu.. gue punya nteh enak nih.. lu kemari!”
“ntu bungkus nteh masih banyak kan?? Lu kasih tu si ipul satu kotak buat enyaknye,” kata beh hamid ke Rima
Rima mengangguk lalu masuk ke dalam mengambil bungkus teh..
Saiful, anak tetangga yang dipanggil hamid mampir ke teras,”kenape, Beh?”
“elu bawa ntar bungkusan nteh yee.. nteh mahal..enak..dari boss anak gue,” kata beh Hamid.. menyuruh Saiful duduk di sampingnya
Minho senyum lihat saiful ..sur dan suminah ikutan senyum..
”tetangga aye.. emaknye adeknya laki aye,” kata salma ke Suminah
” oo.. masih saudara,” balas sum
“iye,” kata Salma ramah,”disini mah.. hampir sekampung sodaraan”
Rima lalu keluar rumah..dia membungkus teh yang tadi dikasih..”ini buat enyak lu.. enak banget ni,”
Saiful berdiri menerima teh itu,”makasi ye, mpok (kakak-red) “ pada Rima
“lu bilang.. ntu teh mahalll,” kata beh hamid pamer
”iye, beh.. pasti.. aye pamit dulu dah.. makasih ye, cing salme (encing-bibi),” kata saiful lalu dia salam dan pergi ke rumahnya..
”semua..dibagikan?,” tanya Minho heran
“we are living in neighbourhood.. so sometimes if we have some foods or stuffs can be shared, we will share with neighbours,” balas Rima
“ow.. that’s very nice,” balas Minho
“kalau di kampung mah.. begini mister,” kata suminah,”bagi bagi makanan”
“iye.. namanye juga di kampung.. lu kagak baek, kagak enak same tetangge.. iye ga, Sur?? Apelagi orang jawa tuh.. gue pan dulu di pabrik punya temen jawa banyak,” kata beh Hamid
”iye bapak babeh.. tolong menolong,” balas sur
Cukup lama mereka ngobrol sampai sore.. akhirnya pamit pulang juga...


”elu dikasih apaan aja sama mereka?,” tanya salma pada Rima
”Cuma teh itu aje, nyak.. Mr Lee beli banyak,” balas Rima.. dia lalu membuka tasnya yang daritadi dia tidak buka..
Dilihatnya, ada bunga jasmine..
”perasaan tadi aye gak metik metik ni bunga.. sape nyang taro??”, katanya heran dalam hati..
”nape lu bingung??,” tanya ibunya sendiri
”gak ape ape, nyak.. heran aje aye.. tadi aye gak metik metik bunga melati perasaan.. kok ade bunga di tas aye??,” jawab Rima masih heran
”lah elu.. masak iye setan yang naro?? Ade ade aje lu,” kata salma..
”sape ye??,” Rima heran
Lalu dia sms kwon yun,”sorry, Mr kwon.. did you put jasmine flower into my bag?? Just ask. Thanks”
Kwon yun membalas sms Rima,”tidak.. mengapa ya??”
Rima membalas lagi,”ah..tidak apa apa, terima kasih.. maaf menganggu”
“bukan Mr kwon juga yang naro.. bingung,” kata Rima ke Ibunya
”ntu mah gue tau.. palingan si Minho nyang naro,” timpal beh hamid..
”alah babeh sok tau,” balas Rima
”nyang semobil same lu sape aje?? Cuma si Minho doangan pan??,” tanya beh hamid lagi
”iye beh,” jawab Rima singkat
”kagak mungkin si Sur nyang naro..bisa digorok bininye ntar di rumah.. Apa setan nyang naro??,” lanjut Hamid lagi
”eh, babeh.. ade ade aje.. pake bawa bawa setan segale”, balas Rima
Beh Hamid ketawa,”abisnye.. sape lagi?? Lu bilang bukan si sur.. sape lagi kalo bukan si Minho atawa setan??”
”eh, babeh ah..,” lalu dia masuk kamar
Beh hamid duduk di depan meja makan..
”romannye tu lelaki muke kotak naksir sama anak kite,” katanya datar
Salma duduk di depan suaminya,”alah si babeh.. terlalu”
”perasaan gue aje.. pan gue sama sama lelaki”, balas beh Hamid
”kagak bisa lah, beh.. emangnye anak kite mau jadi apaan?,” salma berdiri lagi
”ya kagak.. gue Cuma nebak doangan,” kata beh Hamid lagi


”tomorrow is her birthday,” kata Minho dalam hatinya..
“Suryanto!,” Minho memanggil supirnya
Sur masuk ke ruangan ke ruang nonton tv,”ya mister??”
“tolong rumah di jaga.. saya ingin pergi.. shopping”, balas Minho
”baik, Mister,” balas Sur
Lalu Minho mengambil kunci mobil di atas meja dan dia pergi..


”she said that someone put jasmine flower in her bag,” kata kwon yun menelepon Minho
“don’t know,” balas Minho enteng.. dia keliling keliling sebuah mall megah di bekasi..
”sepertinya kamu,” balas kwon yun enteng lagi
”ibdagchyeo,” balas Minho langsung sengit
”kenapa marah??tidak perlu marah kalau tidak melakukan,” kwon yun jadi sedikit kesal juga, lalu dia main menutup teleponnya,”si Minho.. unfriendly,” katanya menggerutu
Sebenarnya baik Minho atau kwon yun sama sama sedang tidak tahu kalau mereka ada di mall yang sama.. tapi kwon yun jalan bersama pacarnya..
Tiba tiba, dia melihat Minho dari kejauhan masuk ke butik batik ternama..
Kwon yun lalu menarik tangan pacarnya,”eh.. kamu diam disini ya?? Saya ingin membuntuti saudara saya..,”
”memang ada apa??,” tanya pacarnya, heran
”sudah..diam disini sebentar saja..,” katanya. Pacarnya mengangguk..

Lalu dia jalan ke butik itu..
”uhmmm.. apa iya.. dia beli baju ini??,” kwon yun mengelus elus dagu nya yang tidak berjenggot
Lalu dia mencoba melirik sedikit ke dalam etalase butik terkenal itu..dilihatnya...dia bingung,”buat apa dia pergi beli baju panjang perempuan??”
Dia melihat Minho dibantu SPG butik memilih baju batik panjang untuk perempuan..
Lalu kwon yun agak mendekat lagi ke etalase..,”buat apa si Minho pilih baju perempuan?? Uhmmm...aneh”
”eh..dia kemana lagi??,” kwon masih heran dalam hatinya..setelah Minho memilih baju panjang warna sedikit pink dan salem.. dia melihat kain kain panjang..
”itu seperti kain yang dipakai buat menutup kepala yang Miss Rima pakai,” kata kwon yun lagi dalam hatinya..dia semakin dekat dengan etalase.. memepet kaca etalase.. saking penasaran mengintip sepupunya lagi beli apa..
Tiba tiba SPG lain mendekat,” silahkan Pak.. silahkan masuk kalau ada yang minat”, kata SPG itu ramah
Kwon yun menggerakkan tangannya,”ah.. tidak.. hanya lihat lihat,” lalu dia menunjuk pada kemeja batik yang di belakang kaca etalase itu,”ini sepertinya bagus ya??model apa??” katanya basa basi supaya tidak dicurigai
”ini namanya batik parang, Pak..kalau bapak berminat..silahkan masuk,” balas SPG itu ramah,”kebetulan kita lagi ada diskon loh”
”aah.. nanti saja.. nanti saya kembali.. kalau berminat,” kwon yun nyengir kuda..
”enggak apa..terima kasih..silahkan datang kembali” balas SPG butik batik mahal itu, ramah..
Lalu dia jalan lagi ke tempat pacarnya tadi menunggu...
”si Minho beli baju untuk siapa ya??,” katanya masih repot dengan urusan sepupunya..
Lalu dia menghampiri pacarnya,”eh.. bagaimana kalau kita nonton saja yuk?? Sepertinya ada movie yang bagus minggu ini,” katanya lalu memegang tangan pacarnya dan pergi ke 21 cineplex..
Padahal dalam hatinya, dia masih penasaran.. Minho beli baju buat siapa...


Minho pulang bawa baju yang sudah dijadikan kado..
”besok birthday nya,” katanya siul siul.. lalu masuk rumah dan pergi ke kamarnya..
”good night, Mr Lee.. can i ask you something??,” Rima meneleponnya malam malam
Minho dengan suara ceria menjawab,”ya.. ada apa?”
”i just wanna ask you something.. I wonder whom put jasmine flowers in my hand bag,” kata Rima agak pelan bertanya pada Minho, takut dia tersinggung
“I don’t know,” balas Minho pura pura cuek
“oh.. sorry if i disturb you this night.. thanks for the answer.. good night,” balas Rima lagi
”hey wait..,” kata Minho
”ya?,”
”menurut kamu.. arti putih itu apa? In indonesian term??”, katanya bertanya pada Rima
”pure, chaste,” balas Rima
”so.. it means that someone put it adore you as pure woman,” Minho mencoba mengira ngira
“ah.. I just want to thank him/her if she/he thinks me so..,” balas Rima lagi
“emm.. eemm… ,” Minho agak agak genit
“ada apa, Mr Lee?,” Tanya Rima lagi..
“nothing.. good night,” balas Minho, lalu dia sendiri yang menutup teleponnya dari Rima
“ih.. kok aneh sih??,” Rima agak sedikit nyinyir dengan tingkah boss nya tadi..
Tahu tahu ada sms lagi datang dari Minho,”you are a pure girl”
“heh??,” Rima kaget lihat sms itu..,”ah..pasti die salah sms, suka begitu”
Lalu Rima tidur..
“she didn’t reply my text,huh??,” Minho menggerutu..


Esoknya.. Rima pergi kerja seperti biasa.. dia sama sekali tidak merasa ada yang aneh.. seperti biasa saja.. karena pagi pagi sekali dia harus bicara dengan Yudha terkait urusan pagi ini, yudha harus berangkat ke calon pabrik baru untuk perekrutan karyawan.. sebelumnya, harus ada yang di diskusikan beberapa point yang mereka tahu supaya perekrutan seminimal mungkin kecil gagalnya atau salah dalam mengambil orang setempat sebagai karyawan..
Jadi dia pagi pagi ½ jam sebelum jam kantor harus sudah di ruangan nya..
Saat mau naik ke lantai 10, tempat kerjanya.. dia melihat Tina di lantai bawah dekat lift.. dia lalu menyampaikan salam ke Tina.. Tina terlihat agak cuek.. dia heran..
”salam gue gak dijawab... muslim kan wajib jawab salam.. kenape ye?,” kata Rima dalam hati, heran
”munafik banget ni cewek,” kata Tina dalam hatinya..
Mereka lantas sama sama naik lift.. Rima mencoba senyum.. tapi Tina tetap cuek..
”bu Tina nanti ikut pak Yudha ke pabrik yang baru??,” tanya Rima ramah
”gak,” balas Tina singkat.. lalu dia sampai duluan di lantai 8.. tempat dia kerja.. dan tanpa basa basi langsung keluar lift..

Rima melanjutkan sampai lantai 10..
Dia kaget, ketika ingin menuju ruangannya.. ruangan nya gelap
”biasanya Bang Irfan nyalain ruangan aye.. kok mendadak gelap begini.. apa lampunya mati??”
Lalu dia masuk.. dan mencoba menyalakan saklar yang ada dekat kursinya.. tiba tiba dia merasa ada yang memegang pundaknya dalam gelap.. refleks Rima langsung memelintir.. menggunakan silatnya..
” ouch! Aya!,” suara cowok mengaduh
Buru buru dia memencet tombol lampu ruangan.. Rima kaget.. lampu ruangan menyala..ternyata tangan yang dia pelintir itu tangan Minho
”astagfirullah.. aduh.. i am so sorry, Mr Lee,” Rima benar benar panik.. dia menunduk nunduk minta maaf.. karena yang dia pelintir tangan boss nya sendiri..
Minho mengibas kibas tangan kirinya yang masih kesakitan tadi akibat di plintir..
Rima masih menunduk hormat padanya, minta maaf..,”I am really sorry.. it was just reflect”
“sakit,” kata Minho.. ”kamu punya martial art??”
Rima masih menunduk minta maaf,”iya.. saya punya.. silat, Mr Lee.. saya minta maaf”
”ah.. huuuuhh...,” Minho meniup niup tangannya yang diplintir tadi..
Rima sama sekali tidak melihat kalau di atas mejanya ada birthday cake..

”look at your desk,” kata Minho
“birthday cake??,” kata Rima heran
“Happy birthday,” senyum Minho
“aye kan gak pernah ngerayain nyang begini begini,” Rima berkata dalam hatinya sambil garuk garuk kepalanya
“why confused??,” Minho malah heran
”thank you very much.. gomaseubnida, Mr Lee”, Rima menunduk hormat
”but i never celebrate my birthday,” katanya lagi pada Minho
“never??,” Tanya Minho. Rima mengangguk mengiyakan
”then.. this is your 1st birthday celebration with me??”, Tanya Minho lagi
“yes,” balas Rima
Wajah Minho malah jadi salting.. dia ke GR an..
“now.. blow the candle and i will sing happy birthday for you,” kata Minho lagi
“noo.. noo.. no need..,” balas Rima
“no.. that’s okay,” balas Minho
”aduh elah.. gue kan belom pernah kayak begini beginian.. egh,” gerutu Rima dalam hatinya..
”you close your eyes.. and make a wish,” kata Minho
“make a wish??,” Tanya Rima
“yes.. such as prayer,” balas Minho

“ah.. okay.. ,” Rima lalu memejamkan matanya,”aku berdoa.. semoga semua nya dalam keadaan indah, damai.. hidup tenang, hati tenang.. selamat dunia akhirat.. dan perusahaan ini semakin baik dan maju.. dan aku berterima kasih kepada Mr Lee, ayah Mr Lee dan juga seluruh teman disini atas kebaikan kalian,”
Minho mendekatkan wajahnya ke wajah Rima ketika dia mengucapkan doa dalam matanya yang terpejam..
“ah,” lalu dia berdiri lagi seperti biasa, buru buru ketika dia melihat sepertinya doa Rima sudah selesai
”blow the candle,” kata Minho..lalu dia meniup lilin dan minho bernyanyi untuknya
”thank you very much, Mr Lee,” kata Rima
“now cut the cake,” perintah Minho lagi
“it’s really the 1st time for me to celebrate my birthday like this,” kata Rima lagi.. sambil memotong kue
Minho senyum padanya.. ,”kue itu untuk ku,”
Tanpa ragu, Rima memberikan padanya potongan kue itu..
“aku berterima kasih.. di terima baik di perusahaan ini, Mr Lee,” kata Rima menunduk hormat pada Minho
”dont mention it,” balas Minho.. sambil memakan kue..
”emm..mmm..,” Minho mulai lagi seperti tadi malam..
”what’s wrong??,” tanya Rima
” oh no.. eww.. the butter is really tasty.. I’d prefer to buy you with mango cream than chocolate.. it seems that chocolate is just for children birthday,” kata Minho basa basi..

“I’ll cut some slices and let some staffs enjoy it also,” kata rima
Minho mencegah,”no.. hajiman.. jangan”
”why??”, Rima Tanya balik
“no..no.. it’s just.. bring it to your home,” kata Minho senyum..sambil mengelap ujung bibirnya yang kena krim mangga
“ah,sorry.. here is..,” Rima menyodorkan tissue padanya
Tapi Minho malah sengaja.. dia malah menjatuhkan piring kue kertasnya hingga krim mangga kena kemejanya
“aduh..yah,” katanya mengeluh
“ah.. wait a moment.. I’ll take some water,” kata Rima..
“tidak perlu,” katanya
“lalu?? That cream is oily.. your clothes will be dirty,” balas Rima
“aaa.. tidak usah,” balas Minho.. dia bingung mau apa dalam kepura puraannya..
Rima lalu membereskan kue yang tumpah tepat di bawah kaki Minho..
Minho ikutan ber jongkok ..

”Rima..”, katanya
”ya, Mr Lee?,” Rima mendongakkan kepalanya..
Minho agak menatap dia sedikit dalam.. lalu.. ,”ah.. tidak jadi”
Lalu dia berdiri..
Rima masih bingung dengan tingkah boss nya itu pagi pagi yang sudah aneh..”kenapa tidak jadi? Ada apa??”
”tidak.. tidak ada apa apa,” Minho menggerak gerakkan tangannya..
”aneh deh boss aye.. kok pagi pagi begini gugupan ya??,” kata Rima dalam hati..
”later i ask pak Irfan to clean the floor,” kata Rima
“aa.. kue nya.. hide it,” kata Minho mengingatkan
”kenapa harus diumpetin sih??,”tanya Rima dalam hatinya
Lalu Minho buru buru ke ruangannya.. dan kembali lagi ke ruangan Rima..

”ini.. my birthday present.. for you,” katanya menyerahkan kado yang dia beli tadi malam..
”i dont believe this... you are so kind to me, Mr Lee.. thank you very much..this year is very my surprising birthday,” kata Rima.. dia heran mendapat kado segala dari Minho
” open it up,” pinta Minho
Rima lalu membuka.. dilihatnya ternyata baju panjang (gamis-red) batik dan jilbab berbordir yang warnanya hampir senada dengan warna gamis..
“wah.. sepertinya ini mahal,” dalam hati Rima berkata
Rima menunduk hormat pada Minho,”gomaseubnida, terima kasih banyak, Mr Lee”
”hehe..tidak apa.. itu hadiah.. karena kamu tidak suka mobil,” kata Minho salting..
”maaf.. kalau mobil.. saya tidak bisa,” balas Rima
”aku..tidak tahu.. kamu suka apa..,” kata Minho..
”ini saja.. saya sudah sangat berterima kasih, Mr Lee,” senyum Rima pada Minho
”ini sangat berkesan.. very surprising me,” lanjutnya lagi
”iya,”Minho malah salting..,”nanti malam.. dinner ya?,” lanjutnya lagi
”aduh..mulai lagi deh.. aye bingung,” kata Rima dalam hati..”biasanya kalau gak diturutin... ngambekan ni boss”, lanjutnya lagi
”iya,” balas Rima
”ah.. okay.. selamat bekerja,” Minho lalu buru buru keluar ruangan Rima dan ke ruangan pribadinya..
Rima menuruti apa kata Minho yang membungkus kembali kue nya dan dimasukkan dalam lemari yang kosong di ruangannya..
Lalu dia bekerja seperti biasa.. dia meminta Yudha ke ruangannya dan berbicara tentang hari itu Yudha harus pergi ke desa Jambu untuk interview..
Minho mengintip dari kamera cctv apa yang mereka bicarakan.. beberapa kali dia berjingkat melihat apa yang dibicarakan mereka berdua..

”saya sih..tidak bisa pergi, Pak Yudha.. Mr Lee gak ijinkan saya pergi temani.. Cuma, saya Cuma mau kasih saran aja buat pak Yudha.. kalau kita perhatikan, dari pemikiran saya kemarin itu.. sepertinya kita butuh saja supervisor QC di perusahaan itu dari orang setempat..siapa tahu ada yang lulusan farmasi baik dari D3 atau S1 nya..mereka bisa juga kok diberdayakan.. saya pikir kalau kita mengambil juga posisi penting beberapa dari lingkungan mereka, cukup bagus juga.. mungkin yang perlu di hindari accounting.. uang berbahaya,”senyum Rima pada Yudha yang duduk di depannya..
”ide bagus juga, Bu Rima.. kenapa bu Rima tidak boleh ikut?? Kan bu Rima juga nanti bisa bantu menilai?,” tanya Yudha
”tidak tahu apa alasannya, Pak Yudha.. tapi saya kan harus ikut perintah boss,” jawab Rima
”mulai nih.. ada kepemilikan diri..boss mulai posesif nih,” kata hati Yudha
”saya titip salam saja untuk pak Juanda, pak Rusid dan pak Ujang..saya sudah titip pesan kalau mereka diikutkan dalam interview ini.. jadi kita mengandalkan kejujuran mereka dalam menilai juga.. dan itu tanggung jawab mereka juga nanti,” kata Rima,”saya sudah menghubungi.. ini no kontak mereka kalau pak Yudha butuh”
Rima menuliskan masing masing no kontak dan diberikan ke yudha..
”padahal sayang sekali kalau Bu Rima tidak ikut ya??,” tanya Yudha
Rima senyum,”saya harus selesaikan mengecek beberapa kontrak dan juga yang ada hubungannya dengan tanda tangan Mr Lee dari bagian accounting,”
”apa.. Mr Kwon yun akan datang juga??,” tanya Yudha
”ya.. nah.. jadi pak Yudha juga bisa melihat Mr kwon menilai mereka”, balas Rima
”ya.. okay.. saya permisi dulu, bu Rima.. terima kasih,” Yudha berdiri dan pamit..
Minho buru buru duduk lagi di kursinya yang tadinya berdiri..pura pura mengutak utik laptopnya..

Hari berlalu sampai siang... sampai sore lagi.. kwon yun tiba tiba datang ke kantor..bersama yudha..
”yo, Mr Lee Minho.. mannaseo banggawoyo..,” katanya masuk ruangan Minho dengan cueknya
“kamu sudah interview mereka??,” Tanya Minho, tanpa menjawab basa basi kwon yun
Kwon yun duduk ,” sudah.. sekitar 25 orang.. yudha bagus bekerjanya.. saya suka,”
”baju kamu.. kenapa??,” tanya nya lagi
”cream mango,” balas Minho singkat
”cream mango?? Siapa yang beli kue??,” kwon yun heran
”none of your business,” balas Minho cuek
“naa.. naa.. naa.. there must be a secret,” kwon yun berdiri lalu langsung keluar ruangan Minho dan pergi ke ruangan Rima


Dia main masuk ke ruangan Rima dan,”aroma kue nya ada disini,” katanya mencium cium ruangan seperti mengendus endus..
“ada apa, Mr Lee??,” Tanya Rima pada kwon yun
”disini ada kue! Aku tahu itu.. jangan berbohong.. aku chef pembuat kue,” kata kwon yun
”ayoo..dikeluarkan kue nya,” goda kwon yun pada Rima
Minho buru buru keluar ruangannya dan ke ruangan Rima
”tidak ada kue,” katanya langsung protes pada kwon yun
”ada.. aku mencium wangi butter cream,” balas kwon yun.. dia bersiul siul..
”pasti disini,” dia langsung membuka lemari kecil yang memang kosong... dan ternyata memang ada kue disitu..
”wow.. ada yang birthday,” dia benar benar iseng.. dikeluarkan kue nya
”jadi..hari ini... birthday mu, Miss?,” katanya pada Rima
“iya, Mr Lee,” balas Rima pada kwon yun
”whoah.. happy birthday!,” kwon yun berwajah ceria pada Rima.. Minho masih berdiri..
”terima kasih, Mr Lee,” balas Rima ramah
”sudah.. mendapat kado dari Mr Lee yang ini?,” kwon yun menggoda Minho lagi,”kemarin saya lihat dia sedang ada di mall..
“what?,” dalam hatinya Minho kaget.. ternyata tadi malam dia dan kwon yun satu mall..
Rima bingung..
Minho akhirnya santai,”dijawab saja,” katanya pada Rima
”iya..,” balas Rima pada kwon yun
”sudah..diberi sesuatu yang manis??,” goda kwon yun lagi
”Ibdagchyeo,” Minho langsung memotong pembicaraan kwon yun.. dia tahu arahnya kemana..
”lalu..nanti malam.. dinner dong??,” kwon yun santai duduk di depan kursi meja sekretaris..
Rima diam saja..
”dinner dong.. masak kamu tidak ajak dia, Mr Lee?,”lanjut kwon yun lagi.. isengnya kumat..
Tidak di jawab oleh Minho..
”Ya..baiklah.. aku pergi.. toko kue ku kata managernya banyak pesanan,” kwon yun berdiri dan dia lantas keluar ruangan Rima,”sampai jumpa besok ya, Miss Rima.. besok saja kadonya.. aku tidak tahu.. Mr Lee Minho tidak memberi tahu,” senyum kwon yun..
Rima menunduk hormat pada kwon yun..
Setelah kwon yun pergi.. barulah Minho bilang lagi pada Rima..,”dinner.. i’ll wait you on the street,”
Rima menunduk hormat pada Minho yang keluar ruangan…
”aduh.. rasanya malas kalau sudah punya boss posesif dan manja,” keluhnya dalam hati..


Sehabis pulang kerja, benar saja.. Minho menagih untuk makam malam bersama.. Rima sungguh merasa tidak enak karena dia di bawa ke tempat yang mahal..
Di dalam resto, dia benar benar tidak banyak bicara sama boss nya itu.. dan pesan makanan hati hati..
”it’s so weird that you never celebrate this moment,” kata Minho ramah
“I do..,” balas Rima,”my father thinks it’s not too important.. but we give some donation to orphans..,”
“that’s very good.. no party also??,” Tanya Minho lagi
“yes.. no party,” balas Rima
“what a simple life,” senyum Minho
Lalu mereka jalan pulang.. sampai di depan rumah Rima sepi sekali.. mereka keluar mobil..berdiri berhadap hadapan..
”terima kasih.. Mr Lee baik sekali,” katanya sambil membawa sisa kue dan kado..menunduk hormat
”tidak mengapa,” balas Minho senyum
Dia agak menunduk sedikit karena beda jauh tinggi dengan Rima.. lalu..agak melihat wajahnya..
Waktu seperti berhenti sejenak sampai kemudian..
”kenapa Mr Lee?,” tanya Rima
”ah..tidak apa..tidak jadi,” balas Minho menegakkan badannya kembali
”mulai lagi anehnya,” kata Rima dalam hati
”bapak babeh.. tidak ada?,” tanya Minho basa basi
”ingin bertemu??,” tanya Rima balik
”no need.. excuse me,” Minho lalu buru buru masuk mobilnya, pergi
Rima menunduk hormat sampai mobilnya jalan,”terima kasih”, katanya

Sampai dirumah..
”kamu kissed dia ya?,” sms dari kwon yun
Tidak dibalas sama sekali oleh Minho.. lalu kwon yun kirim sms lagi,”iya kan?”
”brengsek,” akhirnya Minho membalas nya dengan singkat..
Kwon yun menelepon ingin menggodanya, tapi sama sekali tidak diangkat
Kwon yun tertawa tawa di rumah sewanya,”Lee Minho jatuh cinta lagi,hahaha”

”kapan rekamannya mau di masukin ke laptop??,” tanya Tina
”gue lupa, say.. belum sempat hari ini.. besok deh,” balas Raffi,”tadi mereka jalan bareng lagi tuh.. gue lihat di jalan,”
”makin ketahuan.. munafik banget tu cewek.. aneh banget.. ada sih.. cewek kayak begitu??,”
”yah..kan lu tinggal tunjukin aja ke temen temen..,”
”nekat gak sih.. kalo kita sebar sebarin gitu??,” tanya Raffi, agak sedikit keder,”bisa bisa kita yang dipecat loh”
”pake akun lain dong.. susah susah banget sih? Upload dari warnet misalnya?,” tanya Tina balik
”ya udah..ntar gue kerjain,” kata Raffi..