This is me....

Minggu, Januari 05, 2014

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 17: Genitnya Kwon yun dan kue cinta Minho)

”sepertinya kamu ini bahagia sekali, Minho..setelah kamu benar benar di terima sekretarismu itu,” Kwon yun cengar cengir, sengaja memancing Minho dengan bicara bahasa Indonesia
Minho mengeplak kepalanya Kwon yun,”I told you.. speak with me by Korean or English,”, lalu dia santai duduk di kursi direkturnya
Aya! Dasar bodoh!,” Kwon yun sedikit memaki.. dia kesakitan kepalanya dipukul sepupunya sendiri. Minho malah tertawa..
”we just pass two problems.. ah.. gomaseubnida.. all the commissaries now believe in my working hard,” Minho sangat senang beberapa masalah yang lalu bisa diselesaikan, terutama tentang masalah keuangan kemarin dan juga masalah cintanya.
“yeah yeah.. it’s because of love,” Kwon yun nyengir kuda
“lalu.. kapan aku bisa pacaran lagi?,” lanjutnya
Minho menyimak perkataan Kwon yun lalu membuka kamus online nya,”Jangan merebut Rima saya.. atau kamu mati”, dia menjawab dengan menunjukkan kamus online nya pada Kwon Yun
”possesive Lee Minho.. bodoh, norak, menyebalkan,” Kwon yun meledek lagi sepupunya itu

Sabtu, Januari 04, 2014

ENGLISH- My Girl Is Ex Gangster (23rd Part : I love you,Park Minhyo)

Minho got home with his bloody jacket..because he defended himself from the attack and also helped Minhyo eventhough he saw her very cold and she seemed not know him anymore..
“ah. Now I am alike gangster…I have martial art just to take care of my own self..not for fighting,” he murmured,”it must be very dangerous for me and eomma,”
Minho entered his house but then his mom was in the kitchen.. Minho suddenly entered his room.. wanted to hide his bloody t-shirt..
And his mom called him,”Minho..why are you avoiding me??”
 Minho turned his head,”ah,eomma.. I am sorry.. I didn’t see you”, he lied to his own mom..
Mrs Lee asked him to come closed to her.. but Minho was a bit in doubt
“whats wrong my dear?,” said his mom again
“aah.. I just fought.. to defend Minhyo, eomma,” Minho scratched his head..sneered at his mom
Mrs Lee was shocked,”did you kill someone??”
Minho shook his head,”no, eomma.. take it easy.. I just made them fainted.. to protect Minhyo”
“but why is it full of blood??,” his mom still wondered..
“I must change my t-shirt.. later we talk..,” then he went to his room..
His mom just stared at him.. then sat on the kitchen chair..

Jumat, Januari 03, 2014

Our Resonances (part 6)

Hea Jung mengamuk di kamarnya, dia melempar segala apapun dengan kekuatan telekinetiknya..
“sialan cewek itu!!,” dia memaki maki seorang cewek, yang dimaksud adalah aiko
“aku bisa buat dia cacat kalau oppa pacaran sama dia! Huh!”
Dia sibuk terus memaki maki.. kekuatannya tidak terkendali..
“paman soujiro....,” lalu dia bergumam.. di kamar itu tidak ada yang namanya soujiro..tetapi dia berbicara seolah kepada orang yang bernama Soujiro..
”aku sama sekali tidak ingin oppa Minho dengan cewek itu, paman.. jadi aku mohon..bantu aku pisahkan oppa dari dia,”
”kamu tidak tahu apa yang akan terjadi...semua akan sesuai dengan keinginanmu,” jawab bayangan Soujiro yang menempel di dinding kamar Hea Jung
Mata cewek itu senang sekali, berbinar,”jadi.. sonyeo itu akan segera mampus??”

lilin bagimu


ku temukan jalan agar kita kembali
terjal, penuh duri dan onak.. tetaplah kita menjalaninya
tak akan ada hidup begitu licinnya bagai kulit ini
tetaplah terus menyusurinya

tetaplah tengadahkan kepala kita ke langit biru
kita tidak sendirian di jalan ini
andai bisa kubawa bintang untukmu
lekas ku pergi kepada langit..untuk ku bawa ke pangkuan hati

sampai jika memang inilah jalan kita
tak perlu ragu, sedih dan terasa penyiksaan panjang
lupakan semua hari yang membuat kita menangis
lindungi hari esok agar lebih bersinar terang

jika memang aku bisa menjadi lillin untukmu
aku akan lebih ..menjadi matahari untuk menyinari harimu
jika hanya ada satu tetes air di bumi ini.. 
aku akan berikan padamu, agar dahaga mu sirna

ketika semua bayangan indah pergi, jangan pernah berada ditengah salju 
bakarlah sinar untuk menuntun kita..kembali ke jalan itu
jangan pernah ragu.. kita bisa melewatinya
walau duri duri menusuk kaki ..buatlah aku percaya..kita bisa melewatinya lagi

tidurlah dalam duka.. tertawalah dalam suka
semua tentangmu yang membuat aku bahagia
tak membuat pundi pundi emas menjual rasa ku untuk mu
dalam kesunyian ku berdoa, engkau dalam pelukan senyuman abadi

memori


kemana ku akan melangkah pergi
bayangan mu serasa ada disamping ku
selalu aku yakin kan diriku.. bahwa dirimu sulit tergantikan
tujuh samudera ku layari.. hanya untuk dirimu

kepercayaan itulah yang masih ku genggam
seiring waktu, ku tak pernah berharap ia hilang
bintang bintang dilangit pun tersenyum
cinta kita menggantung tinggi, tertawa bersama para bintang

aku tidak ingin menjadi bintang redup untuk mu
pastikan sinarku akan menuntun mu
kembali padaku.. walau ribuan tahun terlewati
semasa itu akan seperti kejapan mata

jangan pernah lupakan memori indah
bahkan kala mata kita terpejam
dan hanya bisa kita lihat seberkas cahaya di ujung jalan 
penantian selalu akan berujung.. walau sampai akhir dunia

benarkah semua kenyataan hidup hanya sebatas jengkal langkah ini?
sampai kapan lagi ku bisa membuka mata dan melihat mu lagi?
ku termenung.. memberanikan diri menantang matahari
agar ku bisa melihat wajahmu kembali hidup

kepercayaan menjadi melodi yang indah
menghilangkan air mata, duka yang berubah menjadi tawa
akankah kita terus melangkah ..sampai akhir?
ingin rasanya hanya berdiri disini.. tak ingin ku kotori kaki ku lagi

jikalau semua harus berakhir.. 
hanya dalam mimpi kita akan bertemu lagi
mimpi yang tak pernah terbatas waktu 
dan biarkan aku tertidur sampai engkau kembali

Kamis, Januari 02, 2014

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 16: Bukan Sandiwara Cinta kan??)

”Appa.. this is still holiday.. why do you want us to discuss it??,” Minho menggerutu di ruang makan besar hotel itu, ini masih 1 januari tetapi ayahnya minta mereka semua berdiskusi lanjutan soal apa yang akan di bahas esok ditanggal 2 januari. Dia menggerutu sambil makan. Kwon Yun santai saja menikmati sarapan paginya tanpa banyak bicara. Begitu juga dengan Rima
Lee senior malah akhirnya berbasa basi dengan Rima,”Nona... tadi malam bagaimana acaranya??”
Kwon yun malah yang jawab sebelum Rima bicara,”samchon..mereka romantis sekali..saya iri, hahaha”
Lee senior tersenyum saja,”benar begitu, Nona? Saya sudah tahu hubungan Nona Rima dengan Minho”
Rima kaget lalu menjawab agak sedikit panik,”saya..biasa saja”
Tapi Lee senior malah tertawa,”hahaha.. banyak sekali memang perempuan malu malu”
Kwon yun malah pengen menggoda Rima,”itu loh, samchon.. yang kemarin aku ceritakan,”

Selasa, Desember 31, 2013

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 15: Would you be my girlfriend? Rima salanghae)

Rima memilih pulang sendiri walaupun Minho menawarkan diri untuk mengantarnya. Dia sudah mulai tidak enak perasaan dengan Bossnya karena Minho bilang suka padanya. Bagi dia, pekerjaan tidak ada hubungannya dengan sebuah hubungan walau dia memang ramah dengan Boss nya itu, supaya semua pekerjaan bisa terkendali dibawah dia yang masih baru jadi Boss.
Minho tidak mau memaksa, walau dia sempat manyun karena Rima tidak mau diantar pulang. Lagipula, Rima gak mau memberikan harapan pada Minho yang dia anggap murni boss hubungan kerja saja.
”kamu benar benar menunjukkan rasa suka mu padanya,” kata Kwon yun dalam bahasa Indonesia. Dia sengaja berbahasa supaya Minho belajar.
Lagi lagi Minho membuka kamus online dan menjawab,”itu memang aku menyukai dia”
”you win?,” kata Kwon yun. Minho tertawa.

Senin, Desember 30, 2013

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 14: Galau.. Galau.. Galau)

Esok datang.. Rima pun siap siap lagi kerja..
Beh Hamid cengengesan godain anak perempuan satu satunya itu.. pagi itu, Rima memakai baju yang pernah diberikan Minho untuknya sebagai hadiah ulang tahun..
“itu kan.. baju dari si Minho ya?? Cie cie.. lu pake juge.. ehem ehem,” kata beh Hamid, menggoda
”aih.. tuh kan, babeh.. kebiasaan deh,” Rima agak cemberut
”yah.. gimane lagi?? Lu di ari pertama kerja lagi di sono... pake baju nyang dari die.. ya kalo gue jadi si muke kotak ntu.. bisa aje gue ke Ge Er an.. lu ape kagak kepikiran??,” balas beh Hamid
”aye belum ada baju untuk kerja lagi, beh.. kemarin beluman sempet di cuci..,” Rima sibuk membungkus makanan
”lu bawa lagi buat si Mister ya.. eni,” ujar Salma
”iye Nyak.. makasih,” Rima menerima bungkusan dari ibunya
”aye pergi, Nyak.. Beh,” dia cium tangan kedua orangtuanya, lalu pergi..
Tetapi di depan.. ternyata sudah muncul sosok Minho..
”Mr Lee??,” Rima heran

Minggu, Desember 29, 2013

The Violin (part 2: she’s a whore? I don’t believe!)

“haven’t you seen her again, Chung Jin?,” Minho asked his friend, chung jin, the owner of the pub..
“that’s weird.. she sometimes is here but for last 2 weeks I haven’t seen her either,” replied chung jin
“what’s her occupation actually??,” asked Minho again
Chung jin shook his head,”don’t know, never ask her.. she just was here to wait for her clients, I found they were men and then had a chit chat for a while, paid for the drink and went away..,”
“umm…,” Minho muttered.. he sat in front of the bar desk..
“rumour said she is a whore,” said the bartender, a half whispered to Minho
“what? Are you sure??,” Minho also a half whispered to him but quiet shocked.

The God of Dream (PART 20: I will always protect Sara cchi.. my lover!)

Ryouji was very panic and also shocked when he knew Sara’s condition from Hiro whom he was still busy shaking her body after calling him..
Ryouji soon went to the Kanamichi park.. to see what had happened to her…
Then he saw Hiro was still busy shaking Sara’s body.. Hiro still couldn’t believe that Sara’s soul was taken by those evil spirits..
“Sara cchi.. okiyo! Okiyo..! (wake up, Sara-red),” he shook and yelled to Sara fainted body..
Ryouji came near by them..,”doushite?? (what’s wrong?-red),”
“she just felt choked and when I fought with those spirits, the female one has taken her soul..,” Hiro was very sad, panic and he felt not know how to do..
“it’s because of you.. Ryouji kun!,” then he laid Sara down to the long rear chair of car from his lap, stood up and appointed to Ryouji’s face.. he was very angry with Ryouji..
“it’s because of you! I’ve already told you that I am angry if you sacrifice her and Natsu chan.. but you made that plan.. bakayarou! (stupid as*s h*le-red)” then he punched Ryouji’s face…

Sabtu, Desember 28, 2013

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 13: The Galau Minho)

Esoknya, karena Rima berjanji akan mengembalikan mobil yang sudah pernah Minho berikan sebelumnya, maka dia pun kembali ke kantor sebentar saja, menyerahkan mobil itu sekaligus mengambil surat referensi untuk pekerjaan barunya, yang dia temui adalah Yudha. Dia datang bersama ayahnya-beh Hamid- yang menunggu di bawah.
”gede juga kantornya si muke kotak eni,” gumam beh Hamid dalam hatinya sambil melihat lihat ruang tunggu.
”babeh disini aje ye..aye Cuma bentaran kok,” kata Rima. Lalu dia naik ke lantai 8, menuju ruang Yudha.
“kuncinya sudah saya serah terimakan ya, Pak,” senyum Rima pada Yudha, memberikan kunci mobil, ”tolong saya titip ini juga ya?”, Rima menyerahkan sebuah bungkusan untuk Minho pada Yudha.
“Mr Lee belum aku beritahu kamu kesini sepagi ini,Bu.. padahal tadi dia berpesan,” balas Yudha, menyerahkan form tanda terima barang dan juga surat referensi
”coba di cek dulu suratnya,”lanjutnya lagi.
Rima lalu mengecek surat referensi tersebut,”terima kasih. Ini sudah benar”

Rabu, Desember 25, 2013

ENGLISH- My Girl Is Ex Gangster (22nd Part : why Minho betrays me?)

“uh..,” Minhyo complained..Minhyo kissed him rudely…she held his shoulder too uptight..then Minho went down from her body
“what’s up??,” asked him..
“thinking about something,” replied her shortly…then she laid back to him…
“must be about sungyoung again,” he touched her back gently
Minhyo was quiet…
“Park Minhyo..answer me,”
“hu um,” she replied shortly and pretended to sleep…
“haaaahhh….you are always worry she will hurt you…why are you so anxiety with her?? Your jealousy is very harmful for yourself, “
“no…I think it’s gonna be happened…,” said Minhyo
“what’s the proof???,” asked Minho
She just kept quiet…couldn’t answer his question..
They were quiet for several minutes…
“ah…you must pretend to sleep…I know,” then they were back to back..
At that night…they slept back to back..Minho really didn’t understand why his lover was very worried about his ex..

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 12: Kamu dipecat, Rima!)

Meeting antara pihak perusahaan Minho dengan supplier karoseri berlangsung hari ini sekitar jam 9 pagi. Kwon Yun dengan rajinnya datang lebih pagi, jam 7 bersama Minho lalu langsung masuk ke ruangan Rima..
Minho menunjuk nunjuk Kwon Yun dari ruangannya sendiri supaya gak masuk ke ruangan sekretarisnya, tapi dasar memang Kwon Yun orangnya iseng, tetap saja dia tidak menghiraukan Minho..
”ergh, Kwon Yun.. you already have secretary.. don’t disturb her, will ya??,” gerutu Minho dalam hatinya
“Pagi.. annyeong haseyo Miss Rima..,” sapa Kwon Yun ramah sekali.. dia langsung duduk di depan meja kerja Rima
“ah.. pagi, Mr Kwon Yun.. mau meeting kah pagi ini bersama Mr Lee?”, Rima kembali menyapanya baik baik
Kwon Yun senyum manis,”tepat sekali.. eh.. kenapa kemarin kamu tidak ajak ajak saya??”
”ajak Mr Kwon?? Kemana ya??,” Rima bingung
”alah.. kamu suka begitu.. kamu kalau pacaran dengan sepupu saya, sekali kali saya ini diajak juga.. begitu.. jadi bisa pacaran bersama,hehehe,”
”pacaran??,” Rima bingung, ”saya tidak pacaran, Mr Kwon.. mungkin salah orang??” lalu dalam hatinya,”aduh.. jangan jangan Mr Lee cerita yang tadi malam sama dia”
Benar saja,”tadi malam.. kalian pergi bersama lagi kan? Ayo kemana??,” kata Kwon Yun memancing mancing cerita

Minggu, Desember 22, 2013

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 11: eh Minho muke kotak..lu demen kagak sama anak gue?)

Karena Rima gak bisa ngeles dari permintaan Minho, maka akhirnya mereka pun pergi ke acara keluarga besar betawi dari ayahnya Rima, beh Hamid. Minho sengaja menyuruh Suryanto pulang duluan, entah apa maksudnya. Dia malah membekali Sur uang untuk jalan pulang, ke rumah sewaan mereka.
Sepanjang jalan, dia selalu saja siul siul dan dia menyetel lagu lagu korea yang sama sekali gak dimengerti oleh Rima. Dia senyum senyum pada sekretarisnya itu, padahal aslinya Rima bête dengan kelakuannya yang rada anak anak, tapi dia tetap diam saja, berusaha menghormati atasannya..
“turn left?,” kata Minho
Rima mengangguk, dia duduk di sebelah Minho,”yes, turn left.. after at that intersection, turn right and there is a red fence.. that’s our direction”
“oh.. okay,” balas Minho santai.. dia masih sibuk siul siul

*Sakura di hati*


Ketika dingin menyapa musim semi
Ku hanya mengucap kata "aku ingin selalu bersama mu"
Hidup dalam sebuah keharmonisan
selamanya.. selalu disini bersamamu

Tahanlah sinar itu.. jangan redup
Karena aku akan selalu bersama mu
selamanya dalam harmoni keabadian
selalu selamanya..

buatlah aku percaya akan sebuah keajaiban rasa
yang membuat ku tetap bertahan disini
janganlah lagi terlalu banyak hilang air mata
janganlah lagi pergi dari diri ini

lihatlah...kita masih berjalan di satu garis
jika kau pergi, maka kau mengambil bagian dari jiwa ini
lihatlah... betapa kerasnya rasa sesal dijiwa jika kau tidak disini
lalu..setan setan merah hanya akan merebutku dari para malaikat 

setiap orang mencari makna hidup dengan cinta
ku temukan dalam keanehan dirimu saja
matahari, bulan, langit , bumi dan bintang mengakuinya
hanya kau yang bisa disisiku saja

sebuah garis tipis yang bisa membuat kita menangis dan tertawa
tetapi.. garis itu sangat menyimpan berjuta kata dan rasa
ketika ku berusaha mencarinya.. yang membuat hidup berharga
itu lah rasa cinta.. yang membuat kau disini selamanya

ku menjadikan mu tempat terakhir berlayarnya sebuah kapal mengelilingi samudera 
sakitmu, luka mu, tangis mu, sedih mu, akan juga kutanggung rasa
biarlah angin musim dingin berlalu juga, berganti mekarnya bunga bunga di musim semi
karena salju dingin yang berganti dengan sakura ...sakura itu yang kusimpan di hati ini

hanya kata yang ku punya

ku sentuh butiran salju di sahara
merasakan sinar matahari di alaska
terbang bersama kawanan burung di langit khatulistiwa
menari bersama kupu kupu di hamparan kebun bunga

hanya kata yang ku punya
untuk ku bawa dalam keabadian cinta 
embun pagi begitu mempesona jiwa muda
diantara titik titik hujan pemecah kesunyian hampa

ada sebait makna dalam kata terucap
adakah akhirnya perjalanan menghentikan kata itu?
disini menghitung hari dan banyak perjalanan ...hatipun tertutup
dimana aku cari makna kata itu?

ketika tanpa kata, tanpa suara, menjadi sangat bermakna
seulas senyum cukup menggambarkan rasa 
semua terasa berbeda..kala pintu harapan kembali terbuka
semua akan berlabuh akhirnya didermaga jua

katakan semua warna bahagia kepada ku
kepada mereka yang haus oase ditengah padang pasir
ketika ku terbang ke langit biru bebas tanpa sayap
ku berkata pada langit "turunkan salju ditengah gurun"

jika memang kehendak langit berbeda
akan ku bawa sekumpulan bintang untukmu saja
ku genggam panasnya bara matahari untukmu saja
semua untukmu saja...

biarkan pintu kembali terbuka
menuju persimpangan dengan cahaya terang 
tidak lagi menoleh, membuka lembar buku yang baru
membiarkan dia menghilang diantara kerumunan

biarkan aku berdiri menunggu dipersimpangan ini
melihat kau tersenyum kembali
dan kita tak pernah melihat wajah sendu lagi
berdiri diantara kerumunan kegundahan hati

tidak akan ada yang pergi, menghilang bersama mimpi
tidak akan ada yang menangis ditengah rembulan malam
tidak akan ada yang termenung ketika terik matahari jatuh ke bumi
tidak akan lagi terpisah...antara kita..disini

Sabtu, Desember 21, 2013

My Two Adorable Wives (17th Part: Finally Get Divorced with chan chan)

After last night Minho and Minhyo’s family met, they finally went back to the city..
“how can I tell it to Chan chan?? I will be very guilty.. this really dilemma,” said Minho in the bus.. he took a deep breathe for several times..
Then.. it was Sunday.. the meeting was held.. in Lee family house..
Minyo didn’t attend it, because Minho in the end thought.. she might be prone to be suspected as their disarray household..
Minho sat like he was defendant to that case..
“so.. we don’t have much words to say, Lee Minho.. we have already waited for several months to you to choose.. whether it’s that scarlet woman or my daughter.. no time to platitude.. so… choose one of them”, said Chan chan’s father
Minho took a deep breathe, then..,”I divorce Han chan chan
Chan chan was very shocked.. she screamed ,”Minho Nampeon.. how come??”
She was slumped hearing Minho said so,”Minho nampyeon.. wae yo??”
Minho came to her,”I am so sorry, Chan chan… I am so sorry… I break my own promise to keep you,”
He bowed deeply to her… his tears were falling down .. till on the floor…

My Two Adorable Wives (16th Part: whom must I choose?conflict still goes on)

Chan chan’s mom still hunted her to divorce with Minho as long as possible. Even more when she knew Minho was happier in Minhyo’s apartment. She really scolded her daughter to divorce with him quickly.
“no advantage at all if you just follow his life… separate from now.. there will be still many guys want you outside,” said her mom
Chan chan wasn’t surprised with her mom’s words as in fact, it had been several months ago happened like this.. she smiled at her mom
“are you sure, eomma?? I am still in doubt that I will divorce him..,” said chan chan to her
Her mom then slapped her right cheek,”Plak!”
Chan chan wiped her cheek off..,”why, eomma?? Why do you want me suffer from being lonely?? I am happy with Minho eventhough now he has another woman.. I am happy.. “
“your happiness is fake.. actually you are depressed, chan chan.. hurry up register your divorce statement,” said her mom
Chan chan still kept quite in front of her mom.. looked at her deeply..
“what is it, chan chan?? You wanna against me??” her mother bugled her eyes
“no..i guess I have my own life, eomma,” replied her
Her mom smiled at her sonically,”well..okay, deal.. never see me or your father no more..”
Then she was our from han chan’s apartment..
Chan chan pratfall ..she really couldn’t understand why her mom really had a heart to her..
“if you want me to against you…it’s my disjunctive,” she said..

Our Resonances (part 5)

“there is no love than your love..you are my everything..”, Minho latihan bernyanyi untuk album barunya nanti. Kakaknya, Joy memperhatikan dengan penuh semangat.
“bagus.. tapi vibrasi mu masih kurang.. kayaknya daritadi kamu salah terus deh.. kenapa sih?,” gerutu Joy pada adiknya sendiri
Minho duduk lalu garuk garuk kepala,”gak tahu..akhir akhir ini sering pusing kepala”
”umm..memangnya gak bisa sembuhkan diri sendiri??,” tanya Joy..
”lagi drop,” balas Minho singkat. Lalu dia keluar ruangan rekaman
Joy mengejar,”hey.. belum selesai nih.. kamu mau kemana?? Jangan moody gitu dong”
”gak tahu nih..rasanya malas banget,” balas Minho
”ah..gila.. semua kan tetap berjalan loh..,” kata Joy, masih mengikutinya
”umm...siapa ya...soujiro itu? Kenapa bisa masuk ke kehidupan ku lagi??” gumam Minho dalam hatinya
Joy menepuk-nepuk pundaknya,”hey..ingat..promosi album sebentar lagi..jangan sampai kamu ribut karena persoalan mimpi aja”
”aku juga bingung... rasanya kok aneh ya? Kepala ku seperti mau pecah”, balas Minho
”ah..sudah sudah..fokus karir album.. nanti juga masalahnya selesai,” balas Joy

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 10: beh Hamid,”Itu namanya Marek appe, Minho muke kotak!”)

”beh.. ijinin aye ke luar negeri ya.. ikutan boss aye,” kata Rima, duduk di depan ayahnya yang lagi asik nonton berita
”mau ngapain lu?? Mobil udah dikasih..eh..sekarang malah mau liburan ke luar negeri segale? Pan gue malu ntar diomongin tetangge.. mana sodare semua,” beh Hamid melihat anaknya dengan serius
”tuh kan babeh negatif duluan.. aye sama Mr Lee mau ketemu sama jajaran direksi sana, beh... lagipula..bukan die nyang minta.. babeh nye..”,
Hamid memperbaiki letak sarung nya..,”trus.. lu mau ngapain disono??”
”ya kerja beh.. 1 mingguan gitu,”
”gue kok rada rada aneh sama boss lu gitu ye??,” Hamid malah garuk kepalanya
”nape, beh?? Ah... babeh dari kemaren kemaren aye kerja juga gitu melulu dah.. jangan Ge Er deh beh.. Mr Lee tuh biase aje kali sama aye, beh”
”eh..pan babeh dah tue eni.. dah ngerti dah perasaan laki mah,”
Rima malah ketawa,”ah, babeh keterlaluan.. lebih sensi dari enyak”
”kagak..tapi masak iye babeh lu kendiri kagak boleh punya perasaan sama anaknye? Sapa sapa dulu juga nyang deket sama lu..babeh bisa ngerasain”
Rima menaruh tangannya diatas meja,”yaa.. beh.. eni pan deket juge karena pegawean, beh.. bukannye ape ape gitu”
”elu tuh..suka aje ngeles kalo dibilangin..lu beloman pengen demenan sama laki gitu??”, Hamid menggoda anaknya sendiri
Rima malah ketawa tapi tidak kencang,”ih.. babeh ade ade aje.. jauh lah beh.. ngayal banget deh”

ENGLISH- My Girl Is Ex Gangster (21th Part : My once in a life time just with Minho)

“I don’t wanna quit from the operation!,” Minhyo yelled to Minho in her apartment
“I’ll tell your father then..you should concern about your safety,” Minho yelled back to her
“try it.. I am not afraid of it,” she threatened him
“why are you so stubborn, Park Minhyo?? Haven’t you learned from the past…lately when both of your friends, Dae Hee and Min Mi were in danger??i guess it’s not because of themselves ..but because of you were their target..i remind you again....that you are until now being their target,” Minho was sick over to her.. because she was really hard to be told..
“like I care,” she griped to him
“like I care.. like I care??because I care about you, Park Minhyo,” said Minho loudly..
Minhyo slammed some books on the floor.. she nagged Minho..she was really angry because Minho forbade her to join the operation no more..and she disliked it..
Minho then came closed to her,”you just can be quite if I treat you like this,”
Then he roughly kissed her..,”pffftt”
“nah.. then you are quiet now,” Minho smiled at her devilishly
“uh!,” she was grumpy..,”bad Lee Minho.. sucks”

Jumat, Desember 20, 2013

The Violin (part 1: Her play amazed me)

Minho..you are great.. your performance really has made Mr Jo amazed,” said the promoter , after that persn called Minho performed his single concert
Minho tossed him,”well.. it’s also because of you... gomaseubnida (Thanks-red)”
“what concert will you make again after this??,” asked the promoter again
“later after I will be back to Seoul again.. just wait.. my agent hasn’t decided it, but.. actually I want to be independent.. perhaps i can get that chance..,” replied Minho again
”welcome back to Korea! Hwaiting (fighting-red)!”

Aku Bukan Bang Thoyib (Part 9: ke Korea dan Persaingan)

”my father agrees that.. we can go to Korea next week.. right after we have done the survey and give the reports to him and all commissaries,” kata Minho memulai pekerjaan barunya hari itu
“eh..apa si Kwon yun ada bercerita tentang mu?,” bahasa Indonesia nya masih hancur lebur.. Rima berusaha tertawa tapi dia tahan tahan..
“maksudnya apa, Mr Lee?,” tanya Rima yang duduk di depannya
Minho malah bingung..akhirnya dia berbahasa inggris juga,”i mean.. has he told you about the survey or anything else??,”
“oh.. I got it.. yes, 2 days ago.. tetapi saya sudah menginformasikan kepada Mr Kwon yun dari Bu Sheilla bahwa survey akan segera dilakukan.. dan saat ini sedang berjalan..,” balas Rima
Minho berfikir dulu, dia berusaha mencerna kata kata sekretarisnya.. dia sudah berjanji akan belajar bahasa Indonesia dan tidak berusaha berbahasa inggris sampai dia benar benar menyerah tidak tahu artinya.. jadi, mulai kemarin, dia mendownload kamus online dan kemana mana jika bingung memakai kamus online tersebut..
”jadi.. survey itu akan tetap berjalan semuanya?,” tanya Minho lagi
”iya.. dan akan berakhir sekitar sabtu ini, Tuan Lee.. dan minggu depan baru kita akan bisa melihat hasilnya.. jadi.. apakah bisa dimundurkan kembali waktunya untuk pergi ke Korea??,” Rima balik tanya..
”wait, wait.. speak up bahasa with me slowly,” Minho tertawa..dia lalu membuka kamus online, senjata andalannya..

Akan kah...

ku tutup mataku, agar aku melihat sinar hatimu
ku tutup telingaku
agar aku mendengar kata indah mu
cinta itu benar benar buta
sampai kita tahu dimana batasnya..
aku yang bersuka cita karena mencintaimu
selalu ingin mendengar cerita mu
tertawa mu, tangis mu, marah mu

itu semua, karena aku ingin mendengar
kata hati mu..
aku yang terpana..
seakan semua dimensi terhenti ketika kita bertemu..
kaku dalam kebahagiaan..
aku berjanji hanya menatap masa depan mu
.. karena aku mencintai mu

tenggelam dalam samudera ini..
terasa semuanya berwarna warni
tangis jadi tawa..
sedih jadi senyum..
yang mana lagi?? semua terasa hangat..
ketika yang kuingat dirimu..

garis wajah mu melukis alam ku..
seperti embun jatuh di pagi hari...
terkumpul setetes demi setetes..
menyegarkan seluruh kumpulan memori cinta kita..
janganlah pergi semua kebahagiaan ini..
jangan tukar dengan air mata dan kesedihan..

dalam khayalku.. dalam nyataku...
kamu membesarkan cinta dan hati ku
yang semakin indah, lembut dan lebih dari pelangi
membuatku terasa hidup..
teruslah hidup dan tumbuh dalam hatiku
dalam angan ku, dalam setiap nafas kehidupan cinta kita..
dari sini.. kuyakinkan..
aishiteru..

Tangis mu

kenapa tangis mu melukai hatiku??
tidak ada jawabannya
hanya bisa kutampung air matamu
dengan tangan ku yang terbuka ini..
ketika waktu dan kita hanya bisa diam..
aku berdoa agar cerita kita indah..
dalam diam.. ku berdoa untuk mu
untuk kita...
dalam kesenyapan tanpa cahaya..
aku berharap setitik sinar menerangi jalan kita..
sampai pada lorong kehidupan selanjutnya..

jangan kau ingkari perjanjian hati mu
dengan langit...
sebelum jatuh wajah mu menghadap dunia
lembar demi lembar ku buka kehidupan ini..
mari kita tulis bersama.. lembar berikut..
tanpa menoleh lembar kemarin...

ditengah gundah mu dalam harap
biarkan lagi aku tampung air matamu
sampai senyum muncul di sudut bibir mu
dan kau bisa berdiri tegak
memandang langit biru cerah
mengusap air mata
mencari kehidupan..
mencari impian yang tertunda kemarin..

biarkan hujan turun...
pelan pelan air nya mengusap
jiwa mu yang lelah..
langit mencintaimu..
agar kau tetap ada.. dalam buku kehidupan..
langit.. hapuslah air matanya..
dalam dekapan tangan ku..

*Fuyu no Uta (syair musim dingin)*

Modotte eranda..
Kimi ni kiseki o mite..
Toki kara, isshou ni nagareboshi o tanoshimiru..
Sorera ga sonzai to shite
Bokutachi no inori no rikuesuto o shounin..
Kore wa boku no chansu..
Koudaina kuukan ni yokotawatteru..
Kaze ni chousen shite tatte
Mugen no sora o yokogitte katto
Itsumo.. burendo shitakatta tamashii..
Hanasu mou kotoba nai
kimi ni yoi omoide o sagashiteru
boku wa.. nani o sagashite no?
seikatsu no jishou ni..

sudeni.. soko ni kimi to isshou ni..
Kaiyou ni sotte tookumade..
Tori to tobu..
Yama no sukairain o noboru
Juubun na tsukareta boku..
Kimi to isshouni.. isshou ni..
Ie ni modotte.. Yuki wa ochi hajimete ita koto mite.
Kono toori no egao ni so tsu te
Susumete kita..

Ha ga ochiteru..Karyuu tooketsu yuki ni okikae..
Sono atatakai kokoro o tamotsu..kimi ni..
touketsu tsumetai kaze ni fuka re, yuki no ma ni
Bokutachi ha odori to isshoni utau..
Sagi sagi wa tsubasa o habataki
omoide o bakku kangei..
Yuki ga hanasu koto ga dekite dake..
Mohaya kotoba de wa nai

Tsuki no megami no you ni..Hotaru no korekushon hanashi
tsuneni chikyuu de kagayai nozonde..
Tentou sono chiisana yoku o motte..
Kimi to isshou ni, boku wa itsumo itte " Sayounara kanashimi"
Kimi ni...itsumo futatabi yukimichi o toreesu shitakatta
Yuki ga toke made.. Taiyou de no mie..
Kimi no kao ni kagayaite kita..
Boku no soba ni ite..Tenshi no hane o furikaeru
Utsukushi inori o kii te.
 

Dandelion

kita selalu datang berdua..
sampai ke bukit yang penuh bunga..
berputar putar terbang bersama debu debu dandelion
sampai senja tiba
dan mentari menghilang di balik cakrawala

tidak lupa jalan setapak ini kita susuri..
lalu.. petiklah bunga putih yang indah..
kumpulan eidelweis yang abadi..
tidak pernah mati sampai dunia berakhir..

don't ever leave me..say you never go..
tetapi.. aku selalu menunggu disini..
sampai bunga bunga mekar
dari waktu ke waktu

dandelion bermekaran lagi
bertebaran.. mengabarkan pesan hatiku padamu..
walau terpisah dengan jarak dan waktu
ku tak peduli..

tetap menunggu disini bersama mereka..
sampai waktu kita bertemu kembali
berputar putar kembali
terbang bersama kembali
dengan dandelion yang bermekaran

Doushite I love you?

doushite.. boku wa kimi o aishiteru?
hanya pertanyaan itu saja yang memutar dihatiku
ketika sama sekali aku tak memperhatikan mu
jauh menghilang diantara kerumunan bayangan manusia

doushite.. boku wa kimi o aishiteru?
itu lagi pertanyaan..
yang membuat aku butuh jawaban
hanya dari hatimu..
ketika aku menerima bayangmu dalam titik titik hujan
aku kembali lagi bertanya "doushite?"

semakin ku bertanya
semakin sulit mendapat jawaban
tanpa dari hatimu..
yang pelan pelan menghampiri jiwaku.."doushite?"

bayangmu ada di sisi ku
pergi kemana aku melangkah
menuntun setiap hentakan kaki
seperti api matahari yang menyemangati seluruh mahluk di bumi

jembatan kehidupan ini terus terhubung
tanpa kenal lelah
diantara jutaan peristiwa setiap harinya
ku kembali bertanya "doushite.. boku wa kimi o aishiteru?"

"doushite..?"
ketika kamu tersenyum dan lalu menghilang tanpa jejak
aku terlalu sibuk mencari langkah mu
dalam keseharian.. dalam siang, malam
dalam mimpi, dalam kenyataan
"doushite??"

dan.. ku terus mencari jawabannya
membaca isi hati dan degup jantungmu
sampai aku menemukan cahaya kecil
yang berbicara ketika mata ini terpejam
"dakara, boku wa soba ni ite..aishiteru kara...."


Coretan Hati

Coretan hati..menata warna malam gelap
Serasa cinta berterbangan menembus langit malam
Bulir bulir udara terhempas ke langit tinggi
Menahan warna jiwa..
Menegakkan pandangan... bintang bintang menatapku ceria
Seolah tidak akan ada duka dihari esok
Daun daun tertidur dalam kelembutan angin laut

O, suasana cinta berbalut sendu..
akankah semua ini akan berakhir seperti angin yang kuraba ini??
antara khayal dan nyata ku meniti lagi lorong waktu
bersinar.. bersinar..tentu saja karena tatapan matamu..

ketika semua sisi dunia hening..
cinta mu padaku tak akan pernah berhenti..
dalam kegundahan harapan akan cinta seperti merpati..
janji janji yang terikat akan terus terikat kuat
benang merah tidak akan berganti biru..
sampai batas waktu lebur habis tak tersisa..

kulihat titik titik embun bersahaja..
menyejukkan tiap jiwa yang merasakan pagi
ketika aku merasa di dunia berbeda..
kau adalah jiwa ku..dan aku adalah jiwa mu
embun embun pagi menggiring kita kembali ke dunia

kumpulkan.. kumpulkan kesejukannya
kumpulkan harapan harapan yang terus baru..
dalam buku penuh cinta dan warna kasih aku menulis
walau mungkin kau seperti tidak ada..
bagiku..kau tetap ada..

embun mungkin dapat menguap ketika matahari terik
hujan mungkin tidak membasahi bumi ketika musim kering tiba..
tetapi air wajahmu tetap membasahkan ku..
tak akan pernah terhapus ingatan ku tentang mu..
karena semua nya tentang mu..
warna warni gelombang hidupku tentang mu
ketika kita jauh...
ku sampaikan pada titik titik kaki ribuan bintang berkilau
agar cinta kita akan tetap abadi..sampai di kehidupan nanti..
 

Puzzle Hati

ku pejamkan mata.. melihat hati berbicara..
kau memberikan puzzle puzzle hatimu padaku
tidak saja sendiri ... jiwa mu menemani ku dalam lelapku
kapankah puzzle puzzle hati ini akan tersusun rapi..
untuk nama ku dan namamu??

seiring waktu yang bergerak cepat
bagai roda pedati paman petani yang tidak sabar menuai padi..
begitu juga rasa hatiku, tidak sabar melihat senyum mu
bagai tikus yang membutuhkan padi
ikan yang membutuhkan air
laut yang membutuhkan garam
sisi kehidupanku membutuhkan mu,
walau hanya bayanganmu..

anyaman anyaman impian terus terajut
benang benang emas terpilin rapi
bagai pakaian seorang permainsuri..
ketika raga mu tidak lagi ku rasa..
ku urai kembali pintal pintal anyaman impian

bulan dilangit hanya mengejekku..
mengapa tak selesai selesai juga pintal pintal impian ini
menjadi baju yang indah..
sampai akhirnya, bulan pun bosan..

burung gagak bernyanyi sember untukku
disetiap malam..
berharap..aku tertidur tidak menunggumu
agar air di cawan kehidupan yang kujaga untukmu
dapat ia minum..sehingga ku berpaling darimu..

menunggu..menunggu...
ku pintal..ku urai...
puzzle puzzle hati..
sampai kulihat dirimu..
ada di ujung jalan itu lagi..
 

Asa No Chu

boku wa kimi ni koi o shite..
segala kelembutan yang diberikan alam
terkesan jelas di mata mu
tanpa ragu

mengapa ruang ini menjadi begitu sepi
tubuh ini hanya bisa diam
memandang sudut hati
terpaku dalam kelam

jika ku berharap banyak darimu
setetes air dari surga saja cukup untuk ku
hati yang luas seperti terlupakan
hanya bisa mengingatmu kala itu

mengapa ruang hati ini kembali sepi
ketika kau menghilang diantara kepakan sayap elang
tubuh seperti debu..pecah satu satu keping
lebur... air mata saja yang terlihat

awan menggiring pelukan ku
malam merindui siang,gelap memaksa siang berganti
ku menanti tanganmu melindungi
raga dan jiwa lemah ini..

jembatan langit terhampar
tapaki satu per satu tangga meteor
mereka berbicara dalam semburat sinar
menggambarkan hati kita yang tak pernah pudar

ku petik satu bintang untukmu
lihat...dewi cinta tersenyum untukmu
cinta dan benci hanya setipis kulit ini
kebahagiaan yang mana menyatukannya?

ku tak ingin mengingatkannya lagi
semuanya akan terhapus
seperti musim pada setiap masa berganti
sampai sang dewi menangis

dan saat itu... mari kita bergandeng tangan
ku selalu ingin disampingmu
apa yang kau ragukan lagi
tertawa bersama..dalam dunia yang penuh warna

berjanjilah pada ku
seperti kau berjanji pada langit
saat cahaya akan kembali menjadi cahaya
tinta samudera hidup
masih terus menulis..sampai kebodohanku
terhenti padamu
 

*Bukan syair cinta part 2*

Setiap malam ku menunggu cahaya
Bersujud memeluk api cinta yang tak pernah padam
Setitik saja ku berharap
Jiwaku menjadi tenang

Setiap nafas diberikan untukku
Menanti timbangan di akhir waktu
Untuk apa aku disini? Mau kemana jalanku?
Hanya bisa menuju lorong putih itu

Jiwa jiwa yang tenang telah dahulu pergi
Bertemu kekasih cahaya diatas segala cahaya
Kekasih jiwa yang tak pernah mati
Walau segala hancur lebur disini

Hati...bawalah diri menuju cahaya
Jangan palingkan aku dari Nya
Hati...tetaplah engkau menuju Nya
Sampai aku gila hanya mengingat nama Nya